INDONESIA DIANTARANYA, INILAH BIJI KOPI TERSOHOR DI SELURUH DUNIA

0
30

Kopi memiliki aroma yang harum, dan diakui dapat memberikan stimulus bagi pengagum minuman hitam ini.
Tak heran jika San Francisco punya kedai kopi paling banyak per kapita, dikutip dari Redfin.
Sedangkan orang Italia udah menciptakan budaya kopi yang hampir tak tertandingi di mana pun di dunia.
Tak cuma di San Francisco dan Italia, kopi termasuk tersebar dan mengakar di kawasan tersebut.

Di sini, kita akan melihat sekilas peristiwa dan asal usul kopi dahulu dan menjelajahi wilayah penghasil kopi paling terkemuka di dunia, Kopidunia coba sharing beberapa varian kopi favorit yang kami dapatkan dalam beberapa tahun terakhir.

INDONESIA DIANTARANYA, INILAH

BIJI KOPI TERSOHOR DI SELURUH DUNIA

Sejarah Kopi Memiliki Cerita Panjang

INDONESIA DIANTARANYA, INILAH

BIJI KOPI TERSOHOR DI SELURUH DUNIA

Penemuan kopi sendiri berjalan secara tidak sengaja kala penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang selalu terjaga lebih-lebih sehabis matahari terbenam sehabis memakan sejenis buah berry. Ia pun coba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini sesudah itu tetap berkembang dan menyebar ke berbagai negara di Afrika, namun metode penyajiannya tetap menggunkan metode konvensional. Barulah sebagian ratus tahun lantas biji kopi ini dibawa melewati Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

INDONESIA DIANTARANYA, INILAH

BIJI KOPI TERSOHOR DI SELURUH DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang menjadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang sesudah itu dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya hingga ke semua dunia. Bangsa Arab mulai mempopulerkan ekstrak bijinya bersama cara diseduh bersama air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, terhadap tahun 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terdapat dua model kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yakni kultivar yang dibawa ke Jawa dan kemudian tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang ke-2 adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada saat ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut informasi yang telah dijelaskan didalam sejarah kopi sebelumnya, kita telah mengetahui kalau jenis kopi robusta adalah model yang paling berhasil bertahan di situasi tanah Indonesia. Bahkan, negara kita ini terhitung ke di dalam penghasil kopi robusta terbesar sehabis Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, type kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo terhadap th. 1898 oleh ahli botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi beragam negara, seperti Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya ditunaikan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul peristiwa kopi liberika atau yang punya nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, tipe satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di lebih dari satu negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika dapat tumbuh bersama dengan baik di daerah tropis dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, senantiasa tetap sanggup tumbuh dan berbuah kecuali ditanam di ketinggian hingga 1.200 mdpl. Suhu kebanyakan yang dibutuhkan adalah kurang lebih 27-30°C dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan tipe arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya cuma 10 % saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada type kopi yang dikategorikan di dalam varietas liberika yang mulanya dianggap sebagai tipe tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa lantas diakui dan diresmikan bersama nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei terhadap tahun 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita telah paham peristiwa asal usul kopi di atas, sehingga kita dapat simpulkan benua Afrika menjadi daerah kelahiran kopi. Sehingga tidak heran sampai pas ini nyaris setiap negara Afrika tengah menanamnya. Benua ini termasuk 8 dari 25 eksportir kopi populer di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya menjadi favorit terlama di kalangan fans kopi. Ada yang mengatakan hal tersebut dikarenakan gabungan negara ini unik pada iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang terlampau membedakan kopi kenya bersama lainnya adalah style pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor mengatakan : “Perkebunan kopi di kenya sering pakai campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan telah terbukti menghasilkan kopi yang luar biasa secara selamanya dari th. ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk menahan terhadap berbagai tipe penyakit, dapat tapi justru juga mendapat kelebihan bakal citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikianlah kecuali kita memperbandingkan bersama Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya tambah jadi product yang relatif tidak mahal di pasarnya, sebagian besar rata-rata di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama dengan rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling mengagumkan dan termahal juga di antaranya dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kita mendapatkan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari group kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini menjadi mesin produksi massal. Para konservasionis beranggapan hal tersebut sanggup mengancam populasi Luwak Liar. Akan namun semua angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber kebanyakan bukti di lapangan kalau lebih dari satu kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama foto-foto bahwa luwak di tempatkan terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mengkombinasikan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat sudah banyak melakukan pendampingan kepada petani kopi luwak bersama memberi tambahan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan menjaga luwak secara baik dan memberikan sertifikasi bagi yang sudah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang jadi fenomenal dunia, kopi paling baik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sebetulnya kopi sumatera juga memiliki banyak variasi rasa bergantung metode washing kopi. Sweet Maria melukiskan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling terkenal adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini telah banyak varian sistem layaknya honey, fullwashed, natural apalagi wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah hanya satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi teratas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak sanggup bersaing dengan Afrika, Asia atau Amerika latin dalam faktor hal kuantitasnya.

Beberapa pecinta Jawa, kualitas varietas kopi Karibia jadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan lumayan tinggi, tanah yang subur serta drainase yang terlalu baik menciptakan iklim yang sempurna, menghasilkan kopi yang smooth yang tenar bersama dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain bisa didapatkan sekitar $45-$50. Untuk selagi ini 80% hasil tahunan negara berikut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir setiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seutuhnya berada di peringkat 10 negara teratas dalam perihal produksi kopi tahunan.

Berbeda dengan Panama, yang cuma membuahkan 13 juta poun pertahun, keluar dalam dekade terakhir ini jadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas keberhasilan tempat tersebut sanggup dikaitkan bersama dengan penemuan tahun 2004 yaitu varietas yang disebut-sebut bersama dengan Geisha.

Hacienda La Esmeralda menemukan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka langsung memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya terlampau unik, benar-benar khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi tersebut didalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di menjual seharga $60 per 500g Green Bean, berarti setelah jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang populer adalah memiliki rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak penggemar kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan tanya di mana area menanam kopi di Eropa, dikarenakan tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kami tampilkan? Anda tahu bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah daerah kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari kepentingan minum kopi menjadi sebuah sistem membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di di dalam atau luar ruangan kafe udah menjadi segi klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di tahun 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang menggantikan tekanan udara bersama uap pada th. 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso jadi menggembirakan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang saat itu tetap secara tak beraturan, kemudian muncul beragam inovasi yang lebih banyak di seluruh negeri. Semangat mendalam untuk tetap menyempurnakan kopi supaya membangkitkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah terhadap kualitas dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan tiap-tiap orang sepanjang hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona dapat dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling miliki nilai di dunia.

Asal usul kopi Kona bisa ditelusuri lagi ke tahun 1820-an, saat stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama pagi yang benar-benar cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang mempunyai rasa yang tidak seperti yang lain.

Salah satu daerah pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di tempat teduh terhadap ketinggian kurang lebih 1900 kaki di atas permukaan laut, dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod perihal harga product kira-kira $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi terlebih sebab keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga dikarenakan ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung sementara pematangan selama musim. Banyak operasi besar di negara lain manfaatkan cara mekanis, sehingga kopi mereka terhitung beberapa biji yang sangat masak dan lebih dari satu biji yang belum matang.”

Serupa bersama wine yang mempunyai banyak variasi rasa dan kelas, kopi juga miliki rasa dan kastanya masing-masing. Banyak sekali model kopi yang ada di dunia, namun sayangnya nggak semua orang mengerti kopi mana yang mempunyai kualitas baik dengan rasa yang lezat. Untuk kamu para penikmat kopi, selamat coba kopi jelajah dunia di atas.

Sumber :

forbes.com, aklcofee.com, ahlikopilampung.com, merdeka.com, Tirto.id, Wikipedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.