INILAH KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

0
34

Kopi mempunyai aroma yang harum, dan diakui mampu memberi tambahan stimulan bagi fans minuman hitam ini.
Tak heran terkecuali San Francisco punyai kedai kopi paling banyak per kapita, dikutip dari Redfin.
Sedangkan orang Italia udah menciptakan budaya kopi yang hampir tak tertandingi di mana pun di dunia.
Tak hanya di San Francisco dan Italia, kopi terhitung tersebar dan mengakar di kawasan tersebut.

Di sini, kita akan menyaksikan sekilas sejarah dan asal usul kopi dahulu dan menjelajahi wilayah penghasil kopi paling terkemuka di dunia, Kopidunia coba share beberapa varian kopi favorit yang kami dapatkan didalam lebih dari satu th. terakhir.

INILAH

KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

Di Mana Kopi Berasal?

Asal-usul kopi setidaknya bisa ditelusuri kembali pada abad ke 10. Kopi Arabika (Coffea Arabica), ini jadi style kopi yang dominan berasal dari hutan dataran tinggi Ethiopia Barat Daya dan Pegunungan Yaman. Di sana, tanaman kopi tumbuh bersama tinggi 30-39 kaki yang berada di alam liar. Tampak tiap tiap pohonnya bunga-bunga putih seperti melati dan ceri berwarna merah sampai ungu yang memuat biji-bijian.

INILAH

KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

” width=”944″ height=”625″ />

Jika menilik ke belakang tentang bagaimana kopi ditemukan, ada sebuah legenda yang menceritakan berkenaan awal dari peristiwa kopi. Konon, dulu hiduplah seorang penggembala kambing di Ethiopia bernama Kaldi.

Awalnya, ia sadar bahwa kambing-kambingnya menjadi terlalu energik dan tidak tidur di malam hari. Hal tersebut berlangsung sehabis hewan gembalanya memakan semacam buah beri berwarna merah dari suatu pohon.

Mengetahui hal itu, Kaldi kemudian melaporkannya kepada biarawan. Mendengar temuan Kaldi, biarawan tersebut pun tertarik untuk untuk coba buah beri yang dikonsumsi para kambing. Dan ternyata benar, ia sanggup terjaga sepanjang malam untuk berdoa.

Karena cita rasa pahit yang dihasilkannya, biarawan itu menjadi mengolahnya menjadi sebuah minuman dengan memanggang dan menyeduh buah beri tersebut. Kalau kamu pernah mendengar minum kopi dapat mengusir kantuk dan menambah tenaga, mungkin awal awalannya adalah dari cerita si Kaldi ini.

Dari Afrika Sampai Eropa

Menurut berbagai literatur disebutkan bahwa tanaman kopi atau coffee berasal sebuah area di Afrika yang bernama Abyssinia yang sementara ini termasuk wilayah negara Ethiopia dan Eritrea. Di pertengahan abad ke-15, biji coffee mulai diekspor dari Ethiopia ke Kota Mocha, Yaman.

Saat biji beri ini didatangkan ke Venesia pada th. 1615, para rohaniawan setempat kompak menolak, apalagi hingga mengutuknya. Saking besarnya kontroversi yang muncul, Paus Klemens VIII pun diminta untuk campur tangan mengatasi persoalan ini.

Meskipun begitu, keberadaan coffee shop semakin menjamur dan jadi pusat aktivitas sosial serta pusat komunikasi di kota-kota besar di Inggris, Austria, Perancis, Jerman, dan Belanda. Minuman bercita rasa pahit ini sesudah itu jadi menggantikan minuman yang biasa dikonsumsi sementara sarapan, yang pada kala itu mereka biasa minum bir atau wine.

Di akhir tahun 1800-an, kopi sudah jadi komoditas yang mendunia dan para pengusaha jadi melacak cara-cara baru untuk mendapatkan keuntungan dari minuman yang sedang populer terhadap pas itu. Kemudian di th. 1864, John dan Charles Arbuckle belanja coffee bean roaster dari Jabez Burns. Mereka kemudian menamai produk mereka bersama nama “Ariosa” dan menjualnya lagi kepada para koboi di Amerika Barat.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita sudah menyadari histori asal usul kopi di atas, supaya kita bisa simpulkan benua Afrika menjadi tempat kelahiran kopi. Sehingga tidak heran sampai kala ini nyaris tiap tiap negara Afrika tengah menanamnya. Benua ini terhitung 8 dari 25 eksportir kopi terkenal di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya jadi favorit terlama di kalangan pecinta kopi. Ada yang menyebutkan hal selanjutnya sebab gabungan negara ini unik pada iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang benar-benar membedakan kopi kenya bersama lainnya adalah tipe pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menyatakan : “Perkebunan kopi di kenya sering menggunakan campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan udah terbukti menghasilkan kopi yang luar biasa secara selamanya dari tahun ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk mencegah pada beragam model penyakit, dapat namun justru juga mendapat berlebihan dapat citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian terkecuali kami memperbandingkan dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya tambah jadi produk yang relatif tidak mahal di pasarnya, lebih dari satu besar biasanya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama rentang harga kurang dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling mengagumkan dan termahal juga di antaranya dari Asia Tenggara, terlebih Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kami mendapatkan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari kelompok kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini menjadi mesin memproduksi massal. Para konservasionis beranggapan perihal tersebut bisa mengancam populasi Luwak Liar. Akan tetapi seluruh angapan-anggapan selanjutnya banyak yang tidak bersumber umumnya bukti di lapangan jikalau lebih dari satu kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama dengan foto-foto bahwa luwak di letakkan pada kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mencampurkan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat telah banyak melaksanakan pendampingan kepada petani kopi luwak dengan mengimbuhkan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan menjaga luwak secara baik dan beri tambahan sertifikasi bagi yang sudah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang menjadi fenomenal dunia, kopi terbaik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sesungguhnya kopi sumatera juga punyai banyak variasi rasa terkait metode washing kopi. Sweet Maria menggambarkan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling tenar adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini telah banyak varian proses layaknya honey, fullwashed, natural bahkan wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah hanya satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak dapat berkompetisi bersama Afrika, Asia atau Amerika latin di dalam aspek perihal kuantitasnya.

Beberapa penggemar Jawa, mutu varietas kopi Karibia jadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan cukup tinggi, tanah yang subur dan juga drainase yang terlampau baik menciptakan iklim yang sempurna, menghasilkan kopi yang smooth yang terkenal dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain bisa didapatkan sekitar $45-$50. Untuk selagi ini 80% hasil tahunan negara tersebut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir tiap-tiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) sepenuhnya berada di peringkat 10 negara paling atas di dalam perihal produksi kopi tahunan.

Berbeda dengan Panama, yang hanya membuahkan 13 juta poun pertahun, nampak dalam dekade terakhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas kesuksesan daerah selanjutnya dapat dikaitkan bersama dengan penemuan th. 2004 yakni varietas yang disebut-sebut bersama Geisha.

Hacienda La Esmeralda menemukan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka segera memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya terlalu unik, amat khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi berikut didalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di menjual seharga $60 per 500g Green Bean, berarti sesudah jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang populer adalah punyai rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak pecinta kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan bertanya di mana daerah menanam kopi di Eropa, karena tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kami tampilkan? Anda sadar bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah daerah kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari keperluan minum kopi jadi sebuah sistem membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di di dalam atau luar ruangan kafe sudah menjadi segi klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di th. 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang menukar tekanan udara dengan uap pada tahun 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso menjadi mengasyikkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang pas itu masih secara tak beraturan, kemudian muncul beragam inovasi yang lebih banyak di seluruh negeri. Semangat mendalam untuk tetap menyempurnakan kopi supaya menghidupkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah terhadap kualitas dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai anggota dari kehidupan tiap-tiap orang sepanjang hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona dapat dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling berharga di dunia.

Asal usul kopi Kona sanggup ditelusuri kembali ke tahun 1820-an, ketika stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama dengan pagi yang amat cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang miliki rasa yang tidak layaknya yang lain.

Salah satu tempat pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di daerah teduh terhadap ketinggian sekitar 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod berkenaan harga product sekitar $33 per pon.

“Kopi Kona membuahkan harga yang lebih tinggi lebih-lebih karena keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga gara-gara ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung saat pematangan selama musim. Banyak operasi besar di negara lain memanfaatkan langkah mekanis, agar kopi mereka juga beberapa biji yang terlampau masak dan sebagian biji yang belum matang.”

Sekarang kamu sudah paham INILAH

KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

. Nah, kamu paling bahagia kopi dari mana, nih?

Sumber :

kopidi.com, wikipedia, davidsbeenhere.com, coffeereview.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.