SELEMBAR SEJARAH VARIETAS BIJI KOPI DI DUNIA

0
42

Bagi Indonesia, kopi merupakan komoditas yang terlalu penting. Kopi udah jadi sumber penghidupan bagi jutaan petani di Indonesia yang membuahkan kopi yang dinikmati seluruh warga dunia. Dikatakan bahwa kopi terhitung menjadi minuman abad 21 yang telah mobilisasi produktivitas dan kreativitas di Sillicon Valley, AS, pusat inovasi teknologi komunikasi. Tidak seluruh negara dapat mendapat kesempatan ini, dikarenakan hanya negara penghasil kopi yang mampu menjadi negara potret.

Di sini, kami bakal memandang sekilas peristiwa dan asal usul kopi dahulu dan menjelajahi lokasi penghasil kopi paling terkemuka di dunia, Kopidunia coba share beberapa varian kopi favorit yang kami dapatkan didalam lebih dari satu tahun terakhir.

SELEMBAR SEJARAH

VARIETAS

BIJI KOPI DI DUNIA

Asal Usul Kopi Sebagai Minuman

SELEMBAR SEJARAH

VARIETAS 

BIJI KOPI DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja dikala penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang selamanya terjaga apalagi setelah matahari terbenam setelah memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini kemudian konsisten berkembang dan menyebar ke beragam negara di Afrika, tapi metode penyajiannya masih menggunkan metode konvensional. Barulah sebagian ratus th. lantas biji kopi ini dibawa melewati Laut Merah dan tiba di Negara Arab dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

SELEMBAR SEJARAH

VARIETAS

BIJI KOPI DI DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang jadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang lantas dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya sampai ke seluruh dunia. Bangsa Arab jadi mempopulerkan ekstrak bijinya dengan langkah diseduh dengan air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, pada th. 1616, Belanda sukses membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terkandung dua jenis kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yakni kultivar yang dibawa ke Jawa dan kemudian tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang ke dua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal bersama nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada kala ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut Info yang sudah dijelaskan dalam peristiwa kopi sebelumnya, kita sudah tahu kalau style kopi robusta adalah tipe yang paling berhasil bertahan di suasana tanah Indonesia. Bahkan, negara kita ini juga ke di dalam penghasil kopi robusta terbesar sehabis Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, style kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo pada th. 1898 oleh ahli botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi berbagai negara, layaknya Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dijalankan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul histori kopi liberika atau yang miliki nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, model satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di sebagian negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika bisa tumbuh dengan baik di tempat tropis bersama dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, selamanya tetap sanggup tumbuh dan berbuah jikalau ditanam di ketinggian sampai 1.200 mdpl. Suhu umumnya yang dibutuhkan adalah lebih kurang 27-30°C bersama dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan model arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya cuma 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada jenis kopi yang dikategorikan di dalam varietas liberika yang awalnya dianggap sebagai model tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa lantas diakui dan diresmikan bersama dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei pada tahun 2006.

SELEMBAR SEJARAH

VARIETAS

BIJI KOPI DI DUNIA

1. Kenya AA Coffee

Kopi Kenya AA ditanam pada ketinggian lebih dari 6.600 mtr. di atas permukaan air laut, tepatnya di dataran tinggi Kenya. Dataran tinggi Kenya menghasilkan biji kopi bersama rasa kuat dan tingkat keasaman yang menyegarkan. Kopi Kenya AA miliki perpaduan aroma bunga dan wine. Kopi ini disebut sebagai salah satu kopi favorit di berbagai restoran dunia. Setelah ditelan, kopi ini akan meninggalkan rasa jeruk dan berry yang fresh di lidah.

2. Sulawesi Toraja Coffee

Sulawesi Toraja merupakan kopi multidimensi yang tumbuh di dataran tinggi tenggara Pulau Sulawesi, tepatnya di area Toraja. Toraja dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi Arabika terbaik di dunia. Sulawesi Toraja punyai tekstur kopi yang kental, saat diseduh bersama dengan air panas bubuk kopi ini akan segera mengendap di bawah cangkir. Kopi ini punyai keseimbangan antara rasa coklat hitam dan buah. Saat anda menyeduh kopi ini dan menikmatinya tanpa gula, rasanya bukan pahit seperti kopi pada umumnya, tetapi gurih dan segar.

3. Hawaii Kona Coffee

Hawaii Kona adalah kopi arabika yang dibudidayakan di lereng Hualalai dan Mauna Loa, yang terdapat di pulau Hawaii. Hawaii Kona Coffee adalah salah satu kopi termahal di dunia. Kopi tipe ini hidup di suasana cuaca dimana pagi hari matahari bersinar cerah, sore yang berawan, berangin, hujan ringan, dan malam yang tenang. Kopi terenak di dunia ini tumbuh di tanah vulkanik yang kaya akan mineral. Hawaii Kona dikenal bersama rasa yang kaya namun bertekstur gampang bersama dengan aroma yang khas.

4. Guatemala Antigua Coffee

Kopi Guatemala Antigua tumbuh di dataran dengan ketinggian lebih dari 4.600 meter di atas permukaan laut. Kelas dari biji kopi guatemala antigua yang dikenal sebagai Strictly Hard Bean dan terhitung didalam varietas kopi Arabica Catuai, Arabica Caturra, dan Arabica Bourbon. Antigua menyatakan mutu kopi Guatemala khas bersama rasa pedas dan tekstur yang lembut. Kopi ini adalah kopi premium luar biasa di mana sementara anda menyeduhnya, akan menghasilkan aroma yang menenangkan.

5. Java Arabica Coffee

Satu lagi kopi terbaik di dunia yang berasal dari Indonesia. Java Arabica adalah kopi yang tumbuh di tanah Jawa, tepatnya di Kawah Ijen, di sisi timur komplek gunung berapi bersama dengan ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut. Java Arabica punyai tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan bersama model kopi Indonesia lainnya. Kopi ini miliki perpaduan rasa pedas, tapi kala ditelan dia bakal meninggalkan rasa manis yang lembut. Kualitas Java Arabica sebagai salah satu kopi paling baik di dunia juga sebab sejak abad ke 18, di Pulau Jawa udah berdiri perkebunan kopi terbesar yang didirikan oleh pemerintahan Belanda.

6. Sumatra Lintong Coffee

Sumatra Lintong tumbuh di Kabupaten Lintong Nihuta, di selatan-barat dari Danau Toba. Ini merupakan tempat perkebunan kopi dataran tinggi yang terkenal bersama dengan keanekaragaman pohon pakis. Daerah ini menghasilkan 15.000 sampai 18.000 ton arabika per tahun. Kopi Sumatra Lintong ini juga merupakan kopi yang kondang di dunia yang dikemas bersama perpaduan rasa pedas dan rempah-rempah. Kopi Sumatra Lintong yang memiliki kwalitas baik berbeda bersama dengan kopi pada umumnya, ia punyai keasaman yang lebih segar.

7. Tanzania Peaberry Coffee

Tanzania Peaberry, kopi paling baik di dunia ini tumbuh di Gunung Semeru dan Gunung Kilimanjaro. Tanzania Peaberry adalah kopi dengan tekstur sedikit kental dan beraroma buah. Rasa dari kopi ini terlalu kaya, campuran dari rasa kismis, coklat, pahit kopi, dan saat ditelan bakal meninggalkan rasa manis. Berbeda bersama dengan biji kopi lain yang umumnya punyai 2 biji kopi, tanzania peaberry berasal dari buah yang terdiri dari satu biji kopi. Biasanya sebanyak 1 sampai 9 % tanaman kopi terdiri dari biji kopi peaberry, yang kerap dipisahkan dari biji kopi lainnya dan dijual bersama dengan harga premium, dikarenakan karakteristik dan tingkatan rasa yang khas.

8. Jamaica Blue Mountain Coffee

Tumbuh di distrik Jamaica’s Blue Mountain, kopi ini sering dideskripsikan sebagai kopi terenak di dunia yang miliki rasa sempurna. Jamaica blue mountain adalah kopi ringan dengan rasa manis yang lembut dan memiliki aroma coklat. Kopi ini miliki tingkat keasaman yang fresh, tanpa rasa pahit sedikit pun. Biji kopi Jamaica Blue Mountain tumbuh terhadap ketinggian pada 3.000 – 5.500 mtr. di atas permukaan laut. Kebanyakan dari biji kopi jamaica blue mountain adalah biji utuh didalam satu buah kopi.

9. Mocha Java Coffee

Mocha Java adalah kopi yang merupakan percampuran antara Arabian (Yemen) Mocha dan kopi Java Arabica Indonesia. Kopi ini disebut sebagai kopi campuran tertua di dunia, menggabungkan dua kopi premium dengan karakteristik yang saling melengkapi. Di Indonesia sendiri, kopi ini tumbuh di tempat perbukitan lereng Menoreh. Mocha Java terdiri dari dua jenis, yaitu Mocha java Single dan Mocha Java Double bersama dengan proses produksi yang berbeda.

10. Ethiopian Harrar Coffee

Ethiopian Harrar memilik rasa pedas dan aroma yang harum. Salah satu kopi paling baik di dunia ini tumbuh di alam liar yang eksotis dan diproses secara alami. Ethiopian Harrar ditanam di lahan pertanian kecil di wilayah Oromia, Ethiopia Selatan, terhadap ketinggian pada 4.500 dan 6.300 kaki. Kopi harrar dikenal miliki rasa keasaman wine dan buah bersama aroma harum blackberry. Saat dinikmati, kopi ini bakal meninggalkan rasa yang tajam di lidah dan bibir.

Cita rasa yang khas dan terus-menerus menjadi kekuatan tarik utama seorang menentukan menikati kopi, walau dengan harga super mahal. Apakah kamu berani coba mencicipi salah satunya di atas?

Sumber :

forbes.com, aklcofee.com, ahlikopilampung.com, merdeka.com, Tirto.id, Wikipedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.