Tentang Kopi Sulawesi Lengkap Dengan Karakternya

0
90
kopi sulawesi toraja

Penghasil kopi terbaik dengan citarasa yang dikenal dunia berasal dari Indonesia salah satunya Sulawesi. Di dalam sejarahnya, kopi sulawesi sudah ditanam sejak era kolonialisme Belanda. Kebun-kebun kopi ditanam di ketinggian yang cukup untuk pembudidayaan. Tanaman kopi di Sulawesi menyebar di Kabupaten Sigi dari pedalaman kawasan Taman Nasional Lindu, Kulawi, Pipikoro dan Palolo . Di Kabupaten Poso ada di tiga lembah yang terkenal dengan peninggala megalitikumnya yaitu Besoa, Napu dan Bada.

Penghasil Kopi Terbesar di Sulawesi

Kota / Kabupaten Penghasil Kopi Sulawesi :

  • Banggai Kepulauan
  • Banggai
  • Morowali
  • Poso
  • Donggala
  • Tolitoli
  • Buol
  • Parigi Moutong
  • Tojo Una-Una
  • Sigi
  • Banggai Laut
  • Morowali Utara

Kopi Sulawesi sebenarnya tidak bisa dianggap remeh, di mana industri penghasil kopi tepatnya di provinsi Sulawesi Tengah, dari 12 kabupaten hanya di Palu yang tidak tertanam kopi. Didapatkan dari Badan Pusat Statistik Sulteng Tahun 2016, bahwa Kabupaten Sigi adalah kabupaten dengan luas areal penanaman kopi terbesar di Sulawesi Tengah.

Kopi Sulawesi
Tongkonan di perkebunan kopi – Tribun Timur

Pegunungan tertinggi di Sulawesi Tengah (3.226 mdpl atau 10.584 kaki) yang tentunya sangat pas untuk menanam arabika. Jenis kopi Robusta menjadi produksi terbesar kopi di Sulawesi Tengah.

Iklim Wilayah Kopi Sulawesi

Sebelum menikmati kopi kita perlu mengetahui iklim di mana tempat dia ditanam. Sulawesi Tengah adalah daerah pegunungan dengan iklim yang hampir sama dengan Sumatera dan Kalimantan, tetapi dengan tanah yang kaya akan vulkanik dengan sistem tanam tradisional dari para petani.

Sebagian besar petani kecil menanam kopi di Sulawesi secara tradisi, kopi ditanam ke bagian yang menurut mereka cocok seperti ke daerah yang bisa menghasilkan produksi tinggi. Sebagian besar kopi yang tersebar dikenal dunia berasal dari pertanian di sekitar Kalossi dan dataran tinggi Toraja, dikarenakan daerah selatan di dataran rendah menghasilkan green bean berkualitas lebih rendah.

Suhu di dataran tinggi turun drastis ke 20 ° C sedang / rendah, menciptakan kabut dan lingkungan hutan yang lembab karena udara panas dan lembab (biasanya sekitar 30 ° C). Bisa sangat dirasakan jika bepergian dari pantai akan mendingin ketika sampai dataran tinggi.

Secara keseluruhan, wilayah ini kurang dikenal dan relatif baru di lokasi penanaman kopi. Tidak ada lembaga untuk menyatukan para petani dan sertifikasi organik sulit didapat . Kopi di Sulawesi belum mendaftarkan Indikasi Geografis ke DJHKI, padahal ini penting untuk melindungi kekhasan lokal sehingga tidak hilang budidayanya.

Namun kopi sulawesi adalah biji kopi yang menarik dengan perbedaan rasa yang halus dan smoother body dengan kopi Indonesia lainnya. Pasti patut dicoba jika Anda menikmati rasa earthy dan clean di cangkir pagi Anda!

Toraja dan Kalossi

Jika berbicara kopi sulawesi tentunya di kenal dua nama ini.

Toraja adalah daerah pertumbuhan utama di Sulawesi tengah, penuh dengan dataran tinggi dan tanah vulkanik. Kalossi hanyalah satu desa kecil – sebuah desa di mana kopi merupakan bagian penting dari budaya dan ekonomi mereka. Namun jika kita mendapatkan biji kopi toraja ada suatu ketidakpastian di mana dan berapa ketinggian biji kopi di tanam.

Sekitar beberapa abad lalu ketika sulawesi masih dikenal dengan nama pulau  Celebes  dan pada tahun 1970 naik popularitasnya sampai sekarang. Hanya kita memang sulit untuk mendapat kopi bersertifikasi di sini. Secara global rasanya jika dibandingkan dengan kopi sumatera yang sama-sama memiliki karakter Earthy, kopi sulawesi lebih smooth. Bagi yang menyukai karakter complex rasa yang sangat kentara dengan earthy smooth, kopi sulawesi sebenarnya cocok sebagai pilihan.

Metode Berkebun Kopi di Toraja

Proses perkebunan kopi di Toraja umumnya terjadi di 2 daerah berbeda. Untuk perkebunan kopi berlokasi di area perbukitan dengan ketinggian di atas 1100mdpl seperti daerah Sapan. Cuaca di daerah ini sering tidak menentu sehingga sulit untuk melakukan pasca panen. Fasilitas pengolahan paska panen tersedia di derah dataran rendah salah satunya Rantepao yang memiliki ketinggian 700-900mdpl. Perbedaan ketinggian yang cukup signifikan ini tentu memiliki jarak yang tidak pendek. Seorang prosesor harus melakukan perjalanan selama 30-45 menit antara Sapan dan Rantepao. Bagi mereka yang biasa melakukannya, ini jarak yang dekat dan tidak terlalu sulit.

Kelebihan dari Kopi Toraja ini adalah dalam proses penanamannya tidak menggunakan bahan kimia sebagai pupuk. Melainkan pupuk yang digunakan adalah pupuk bahan organik yang berasal dari kotoran kambing yang sengaja dipelihara di sekitar perkebunan kopi.

Sejarah Kopi Sulawesi

Wilayah pertama yang menjadi tempat penanaman kopi di sulawesi selatan dimulai sekitar abad 16. Setidaknya para ahli sejarah menyepakati , kopi toraja diperkenalkan oleh orang dari kerajaan gowa. Di dalam literatur Lontaraq Bilang – Catatan harian kerajaan gowa – menggambarkan bahwasanya Orang kerajaan Gowa melakukan pelayaran ke pelabuhan Suppa yang sekarang bernama Pare-pare. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan melintasi pegunungan Enrekang dan mengarungi hutan untuk sampai ke Toraja. Begitu dari penuturan Edwar Poelinggomang seorang Sejarawan Univ. Hasanuddin.

Dalam sumber lain, diperkirakan pada paruh pertama abad ke-18, seperti yang dilansir T Wiliam Bigalke saat membuka perkebunan kopi di kawasan Rantekarua. Sekitar tahun 1928 disebutkan bahwa di sa’dan ditemukan kopi berusia 200tahun. Dari sinilah cikal bakal kopi toraja hingga sampai saat ini terkenal di dunia.

Walaupun belum jelas kapan sejarah pasti perkopian di toraja bermula, namun kopi ini sudah menjadi komoditas perdagangan ke Eropa pada abad 19. Kopi toraja menempatkan posisi termahal di Batavia. Saat itu merek dagang masih tercampur dengan Kalossi yang memang daerah tersebut menjadi pasar induk perdagangan kopi.

Merek Kopi Asli Dari Tanah Sulawesi

1. Kopi Setia

Alamat :

Jl. Sungai Saddang Baru No.72, Balla Parang, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222

2. Marassa Coffee

ALamat :

No.30, BTP, Jl. Kesenangan 19 blok E baru Baru, Jl. Tamalanrea Raya, Tamalanrea, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245

3. Gerobak Kopi Toraja

Alamat :

Jl. Tanjung Dapura No.7, RT.Rw/RW.003/007, Sambung Jawa, Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90134

 

Manfaat Kopi Sulawesi

Terdapat banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh ketika mengkonsumsi kopi dalam takaran yang pas, tidak berlebihan. Kopi Dari Sulawesi sendiri memiliki segudang manfaat bagi tubuh para konsumennya. Seperti dapat membuat peredaran darah menjadi lebih lancar.

Dengan meminum kopi ini secara rutin juga dapat mengurangi kadar lemak jenuh yang terdapat dalam tubuh. Dapat juga meredakan sakit pada kepala dan meningkatkan kadar energi. Selain bermanfaat untuk kesehatan, kopi sulawesi seperti Toraja juga bermanfaat untuk kecantikan. Seperti dapat membuat kulit menjadi lebih kencang. Menghilangkan efek hitam dibawah mata. Membuat rambut tampak lebih subur dan masih banyak lagi.

Demikian artikel ulasan tentang kopi dari tanah sulawesi beserta jenis dan rasa serta cara pengolahannya. Bagi para pecinta kopi yang belum pernah mencoba Rasa Kopi Toraja yang khas ini. Ulasan diatas dapat menjadi gambaran umum seperti apa cita rasa dan aroma dari jenis-jenis kopi dari Sulawesi yang memiliki banyak penggemar ini.

Bagi anda yang memiliki produksi kopi dari tanah Toraja bisa diisi kolom komentar ya agar dimasukkan updatenya di artikel ini. Usaha kopinya sudah memiliki merek dan bisa terlihat di google map.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.