Beranda Informasi Zona merah, Pemkot Sabang-Aceh gencarkan razia pelanggar protokol

Zona merah, Pemkot Sabang-Aceh gencarkan razia pelanggar protokol

Zona merah, Pemkot Sabang-Aceh gencarkan razia pelanggar protokol

Selama pandemi COVID-19 ini kita rutin melakukan razia penerapan protokol kesehatan di beberapa titik pusat keramaian di Sabang seperti di pasar, kedai kopi, pelabuban dan perkantoran dengan tujuan untuk lebih meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran

Sabang, Aceh (ANTARA) – Pemerintah Kota Sabang, Provinsi Aceh melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) gencar melakukan razia bagi warga pelanggar protokol kesehatan  sebagai upaya mendisiplinkan warga untuk terus menggunakan masker di tengah pandemi COVID-19, apalagi wilayah Pulau Weh itu masuk dalam kategori zona merah penyebaran COVID-19.

Berdasarkan pemetaan zonasi risiko daerah yang terdampak COVID-19 secara nasional, Pulau Weh di mana Kota Sabang berada masuk dalam kategori zona merah penyebaran COVID-19.

Kepala Satpol PP dan WH Kota Sabang Irfani, Jumat, di Sabang mengatakan bahwa pihaknya rutin melakukan razia penggunaan masker di beberapa titik pusat keramaian di Sabang karena masker sangat penting dipakai dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Selama pandemi COVID-19 ini kita rutin melakukan razia penerapan protokol kesehatan di beberapa titik pusat keramaian di Sabang seperti di pasar, kedai kopi, pelabuban dan perkantoran dengan tujuan untuk lebih meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran warga," kata Irfani.

Kata Irfani, razia rutin dilakukan mengacu pada Peraturan Wali (Perwal) Kota Sabang Nomor 30 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus corona.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, tim gabungan Satpol PP bersama unsur TNI/Polri juga akan melakukan razia berskala besar secara terus menerus di berbagai lokasi yang dianggap masih sangat kurang kepeduliannya terhadap penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Lokasi perpanjangan SIM di Jakarta, Rabu ini

"Dalam waktu dekat kami akan melakukan razia gabungan. Kita semua harus lebih waspada menghadapi pandemi COVID-19 yang kasusnya kian hari semakin meningkat," katanya.

Baca Juga :  Lokasi perpanjangan SIM di Jakarta, Rabu ini

Ia menegaskan bahwa wilayah Pulau Weh itu masuk dalam kategori zona merah penyebaran COVID-19 berdasarkan pemetaan zonasi resiko daerah yang terdampak COVID-19 secara nasional sehingga harus menegakkan disiplin protokol kesehatan.

"Untuk itu masyarakat diharapkan selalu menerapkan protokol kesehatan, terutama sekali penggunaan masker demi melindungi diri dan keluarga di rumah yang sangat rentan jika terkena virus corona yang mematikan itu," demikian Irfani.

Baca juga: 28 ruang isolasi COVID-19 disiapkan di Akper Ibnu Sina Kota Sabang

Baca juga: Pariwisata Sabang mulai beroperasi dalam normal baru

Baca juga: Wali Kota Sabang sumbangkan gajinya untuk penanganan COVID-19

Baca juga: Walikota: Keluar-masuk Sabang wajib miliki izin gugus tugas

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...