Beranda Informasi Kemristek:Teknologi digital-produksi tingkatkan kemampuan bertahan UKM

Kemristek:Teknologi digital-produksi tingkatkan kemampuan bertahan UKM

Kemristek:Teknologi digital-produksi tingkatkan kemampuan bertahan UKM

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek) mendorong agar lebih banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terekspos dengan teknologi digital dan produksi agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di masa sulit akibat pandemi COVID-19.

"Kita sudah melihat bahwa eskposur terhadap digital sangat membantu mereka tetap melakukan kegiatan ekonominya, selain digital yang sudah jelas dampaknya untuk 'market access' (akses pasar), kita juga memberikan teknologi produksi," kata Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro dalam konferensi pers virtual Pengumuman Penerima Pendanaan Program UKM Indonesia Bangkit di Jakarta, Senin.

Baca juga: Menristek: Indonesia bertekad salip Vietnam dalam produksi kopi

Menristek Bambang menuturkan di masa pandemi COVID-19, UMKM perlu bertahan agar tetap mampu produktif. UMKM membutuhkan pembiayaan modal yang sudah difasilitasi pemerintah melalui berbagai program untuk dukungan terhadap UMKM. Selain itu, UMKM perlu sentuhan teknologi agar tetap mampu mengakses pasar.

Kemristek berfokus mendorong UMKM terhadap akses pasar (market access) dimana selama pandemi dengan adanya pembatasan pergerakan atau pembatasan orang berkumpul, mau tidak mau harus menggunakan pendekatan digital dalam menjalankan ekonomi minim kontak (less contact economy).

"Less contact economy yang bisa kita perkenalkan kepada UMKM adalah dengan membawa mereka ke dalam ekspos dari teknologi digital apapun yang mereka lakukan apakah dalam bentuk barang atau jasa," tutur Menristek Bambang.

Dengan teknologi digital, UMKM dapat menjangkau akses pasar meskipun ada pembatasan pergerakan secara fisik. Sementara itu, sentuhan teknologi produksi membantu UMKM bertahan karena teknologi produksi bisa mengurangi biaya produksi atau membuat biaya produksi menjadi lebih efisien dan meningkatkan keuntungan.

Baca Juga :  KOPI TERMAHAL DI DUNIA SAAT INI ADALAH INDONESIA
Baca Juga :  Resep Oreo Cheesecake tanpa oven

Baca juga: Menristek: Perusahaan swasta persiapkan diri produksi vaksin COVID-19

Baca juga: Menristek: Mutasi virus corona terdeteksi di sejumlah daerah Indonesia

Kemampuan bertahan UMKM sebagai pelaku ekonomi di tengah masa pandemi juga akan berdampak pada ekonomi nasional. Untuk itu, penguatan di sektor UMKM harus dilakukan, salah satunya melalui sentuhan teknologi yang membantu produktivitas UMKM.

Menristek Bambang mengatakan survei menunjukkan UMKM yang terekspos teknologi digital secara relatif mampu bertahan dibandingkan UMKM yang belum terekspos digital di masa pandemi seperti saat ini.

Untuk itu, Menristek mendorong para peneliti dan dosen serta perguruan tinggi dan lembaga penelitian untuk menghasilkan teknologi yang menjawab kebutuhan UMKM, industri, masyarakat dan bangsa.

Teknologi untuk menjawab permasalahan UMKM haruslah tepat guna, berbiaya murah dan mudah digunakan. Dia tidak ingin di masa pandemi ini, UMKM terbebani dengan investasi berbiaya mahal untuk menggunakan teknologi digital.

"Ini tugas peneliti, dosen untuk mencari solusi bagaimana caranya UMKM bisa melakukan aktivitas usaha dengan tetap melakukan protokol kesehatan dan bagaimana transformasi digital di UMKM itu bisa terjadi," ujar Menristek Bambang.

Baca juga: Menristek: Wujudkan bahan bakar nabati Indonesia berbasis sawit

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Polda Metro Jaya fasilitasi lima lokasi SIM Keliling Jumat ini

Polda Metro Jaya fasilitasi lima lokasi SIM Keliling Jumat ini Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memfasilitasi layanan keliling perpanjangan surat...

Kementan: Ekspor pertanian tumbuh 8,6 persen hingga Agustus 2020

Kementan: Ekspor pertanian tumbuh 8,6 persen hingga Agustus 2020 Secara kumulatif nilai ekspor pertanian periode Januari-Agustus 2020 mencapai 2,4 miliar dolar AS atau meningkat...

Kemenkumham beri sertifikat IG lada luwu timur dan beras enrekang

Kemenkumham beri sertifikat IG lada luwu timur dan beras enrekang Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Bambang Rantam Sariwanto menyerahkan sertifikat...

Lampung tawarkan tujuh proyek kepada investor Singapura

Lampung tawarkan tujuh proyek kepada investor Singapura Batam (ANTARA) - Pada seri keenam webinar Road to Indonesia Investment Day 2020, Lampung menawarkan tujuh proyek...

BKPM: pengajuan NIB Agustus cetak rekor terbanyak sepanjang 2020

BKPM: pengajuan NIB Agustus cetak rekor terbanyak sepanjang 2020 Lonjakan pemohon NIB untuk UMK memang menjadi kabar sangat baik. Jumlah pengajuan di bulan ini...