Beranda Informasi Awal September, realisasi anggaran Kementan capai 60,43 persen

Awal September, realisasi anggaran Kementan capai 60,43 persen

Awal September, realisasi anggaran Kementan capai 60,43 persen

Untuk mendorong produksi ternak, telah dihasilkan benih ternak unggul sebanyak 4,5 juta dosis atau 91,12 persen dari target

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian mencatat serapan atau realisasi anggaran hingga 11 September 2020 telah mencapai Rp8,49 triliun atau sebesar 68,75 persen dari pagu anggaran Tahun 2020 mencapai Rp14,05 triliun.

Dalam rapat kerja Komisi IV DPR dengan Kementerian Pertanian, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memaparkan realisasi anggaran tersebut di luar outstanding kontrak sebesar Rp1,16 triliun yang akan segera dibayarkan.

"Apabila memperhitungkan outstanding kontrak sebesar Rp1,16 triliun yang diperkirakan akan segera dibayarkan, maka realisasi anggaran sampai mencapai Rp9,66 triliun atau 68,75 persen," kata Mentan Syahrul dalam rapat kerja yang dilaksanakan di Komisi IV DPR Jakarta, Senin.

Ada pun kegiatan utama yang dilakukan Kementan dalam rangka menopang produksi komoditas pangan, yakni pengembangan padi telah mencapai 196.933 ha (45,20 persen), bantuan benih padi hibrida mencapai 5.395 ha (53,95 persen), bantuan benih padi inbrida 768.161 ha (37,07 persen), serta untuk bantuan benih jagung mencapai 859.446 ha (61,62 persen).

Sementara itu, pengembangan hortikultura utama dilakukan melalui kawasan bawang merah mencapai 1.140 ha (38 persen) dan kawasan aneka cabai 2.890 ha (57,80 persen).

Pengembangan komoditas perkebunan untuk kopi mencapai 3.150 (39,03 persen), kakao 1.990 ha (39,88 persen) dan karet 1.625 ha (39,88 persen). Selain itu, juga telah terealisasi penyediaan benih tanaman perkebunan sebanyak 53 juta batang (60,28 persen).

Baca Juga :  BERKENALAN DENGAN KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

"Untuk mendorong produksi ternak, telah dihasilkan benih ternak unggul sebanyak 4,5 juta dosis atau 91,12 persen dari target," kata Mentan Syahrul.

Kegiatan lain yang mendukung peningkatan produksi komoditas utama di atas, yaitu perbaikan irigasi, pembangunan sumber air, bantuan alsintan, asuransi pertanian, penyuluhan pertanian, stabilisasi pasokan dan harga pangan dan lainnya, realisasi fisik telah mencapai di atas 55 persen.

Baca Juga :  Kota Malang pecahkan rekor MURI membaca melalui gawai terbanyak

 

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Polda Metro Jaya fasilitasi lima lokasi SIM Keliling Jumat ini

Polda Metro Jaya fasilitasi lima lokasi SIM Keliling Jumat ini Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memfasilitasi layanan keliling perpanjangan surat...

Kementan: Ekspor pertanian tumbuh 8,6 persen hingga Agustus 2020

Kementan: Ekspor pertanian tumbuh 8,6 persen hingga Agustus 2020 Secara kumulatif nilai ekspor pertanian periode Januari-Agustus 2020 mencapai 2,4 miliar dolar AS atau meningkat...

Kemenkumham beri sertifikat IG lada luwu timur dan beras enrekang

Kemenkumham beri sertifikat IG lada luwu timur dan beras enrekang Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Bambang Rantam Sariwanto menyerahkan sertifikat...

Lampung tawarkan tujuh proyek kepada investor Singapura

Lampung tawarkan tujuh proyek kepada investor Singapura Batam (ANTARA) - Pada seri keenam webinar Road to Indonesia Investment Day 2020, Lampung menawarkan tujuh proyek...

BKPM: pengajuan NIB Agustus cetak rekor terbanyak sepanjang 2020

BKPM: pengajuan NIB Agustus cetak rekor terbanyak sepanjang 2020 Lonjakan pemohon NIB untuk UMK memang menjadi kabar sangat baik. Jumlah pengajuan di bulan ini...