Satu orang terluka dalam tabrakan beruntun di Tol Pulo Gebang

0
46

Satu orang terluka dalam tabrakan beruntun di Tol Pulo Gebang

korban luka dibawa ke Rumah Sakit Pondok Kopi, Jakarta Timur

Jakarta (ANTARA) – Satu orang dilaporkan terluka dalam peristiwa tabrakan beruntun melibatkan tiga kendaraan di KM51.800A Tol Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu.

"Korban luka bernama Lidia (22)  karyawan perusahaan swasta saat ini dirawat di Rumah Sakit Pondok Kopi, Jakarta Timur," kata Kepala Induk III Satuan Patroli Jalan Raya Polda Metro Jaya AKP Musyairi Haji di Jakarta.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada pukul 02.00 WIB di Jalan Tol Lingkar Luar Timur KM51.800A arah Rorotan.

Baca juga: Tumpahan solar di Jalan Basuki Rahmat timbulkan korban

Kendaraan yang terlibat di antaranya kendaraan light truck (truk kecil) B 9294 WQO, Toyota Alphard B 2300 WW, dan Daihatsu Xenia B 1509 KYH.

Menurut keterangan saksi, kata Musyairi, peristiwa diawali saat kendaraan truk yang dikendarai Syaiful Qomarudin (32) terguling di lajur tiga.

Baca juga: Selasa pagi, dua kecelakaan terjadi di Jakarta

Kemudian datang dari arah belakang mobil Alphard yang dikendarai Rocky Rosadi (31) dengan kecepatan tinggi.

"Diduga karena pengemudi Alphard mengantuk tidak bisa mengendalikan kendaraan kemudian menabrak truk  yang terguling itu," katanya.

Baca juga: Minibus ringsek akibat kecelakaan di KM10 Tol Slipi

Tidak lama kemudian mobil Xenia yang dikendarai Agung Pramono (34) yang berada di belakang Alphard tidak sempat menjaga jarak dan menabrak kendaraan Alphard.

"Posisi terakhir kendaraan menutup lajur tiga dan dua," katanya.

Mushairi menambahkan barang bukti dari seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke Mapolsek Cakung.

"Saat ini kasusnya ditangani Polsek Cakung," ujarnya.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.