Beranda Informasi Pelaku usaha di kawasan wisata Borobudur mulai buka kembali

Pelaku usaha di kawasan wisata Borobudur mulai buka kembali

Pelaku usaha di kawasan wisata Borobudur mulai buka kembali

Kalau kita lihat taman parkir Candi Borobudur itu mobilnya agak banyak, sehingga saya nekad buka usaha kembali.

Magelang (ANTARA) – Para pelaku usaha di kawasan wisata Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai membuka usaha kembali di era adaptasi kebiasaan baru menyusul pembukaan kembali Taman Wisata Candi Borobudur beberapa waktu lalu.

Pemilik Pawon Luwak Coffee Prana Aji (58) di Magelang, Selasa, mengatakan dirinya telah membuka kembali usahanya mulai pekan lalu yang sebelumnya tutup sekitar lima bulan pada pandemi COVID-19 ini.

"Kami tutup mulai awal Maret 2020, sejak Februari 2020 itu sudah terasa mulai sepi dan kami tutup lima bulan lebih," kata pemilik kedai kopi di sekitar Candi Pawon di Dusun Brojonalan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur.

Baca juga: Anggota DPR dan artis gowes bareng promosikan wisata Borobudur

Ia menyampaikan dirinya memberanikan untuk membuka kembali usahanya setelah melihat taman parkir Candi Borobudur mulai banyak mobil pengunjung.

"Kalau kita lihat taman parkir Candi Borobudur itu mobilnya agak banyak, sehingga saya nekad buka usaha kembali," katanya.

Aji menuturkan meskipun belum banyak pengunjung, paling tidak sekarang ada pemasukan. Dalam seminggu kemarin tamu datang terutama pada Sabtu dan Minggu saja, kalau Senin-Jumat masih kosong.

"Pada hari Minggu kemarin kami dikunjungi beberapa artis dan anggota DPR RI. Saya merasa senang dengan kunjungan itu, kalau wisatawan dari luar kota mulai berdatangan artinya itu sudah kondusif, sudah aman. Kita berharap itu berlanjut, artis banyak followersnya, mudah-mudahan diikuti oleh wisatawan yang lain," katanya.

Baca Juga :  Ini penampakan kadal emas buntut cabang dua seharga jutaan rupiah

Baca juga: Kemenparekraf pastikan pembangunan "creative hub" terus berlanjut

Sekitar tiga pekan lalu para pedagang di Sentra Kerajinan Makanan Borobudur (SKMB) Taman Wisata Candi Borobudur juga sudah mulai beraktvitas meskipun mereka berjualan secara bergiliran untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Baca Juga :  Polisi minta keterangan wartawan ANTARA korban pengeroyokan

"Kami berjualan secara bergiliran antara nomor kios genap dengan nomor kios ganjil sehingga kami berjualan dua hari sekali," kata seorang pedagang SKMB Sri Winayah (50).

Menurut dia, selama berjualan saat pandemi COVID-19 penghasilannya menurun dibanding sebelum pandemi karena pengunjung belum banyak dan minat beli juga menurun.

Ia menyampaikan sebelumnya libur sekitar empat bulan dan tinggal di rumah saja sehingga tidak ada pemasukan.

"Mudah-mudahan corona segera berlalu dan kondisi ekonomi bisa pulih kembali," katanya. 

 

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...