Kementerian BUMN buka kesempatan milenial menjadi CEO

0
51

Kementerian BUMN buka kesempatan milenial menjadi CEO

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka kesempatan para milenial untuk menjadi chief executive officer (CEO) dan chief financial officer (CFO) yang akan memimpin Rumah BUMN.

"Para CEO dan CFO milenial ini nantinya akan memimpin Rumah BUMN yang ada di setiap provinsi," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga, dalam Sosialisasi CEO Muda Rumah BUMN di Jakarta, Selasa.

Rumah BUMN merupakan penguatan dari Rumah Kreatif BUMN yang bertujuan untuk melakukan pembinaan pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tujuan utama dari Rumah Kreatif BUMN tersebut, untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM, sehingga dapat terwujud UMKM yang berkualitas.

Baca juga: Erick Thohir: Mayoritas CEO besar bilang ekonomi pulih 2022

Baca juga: Kisah Christopher Farrel, usia 18 tahun jadi CEO dan kerja di Google

Saat ini, terdapat lima fungsi baru dari Rumah BUMN yang memiliki semangat kolaborasi, yakni pengembangan UMKN, Satuan Tugas Tanggap Bencana, Penyaluran Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), Pengelolaan coworking space dan kedai kopi, dan pusat kegiatan milenial BUMN.

Para milenial diberikan kesempatan untuk menjadi pemimpin dari Rumah BUMN tersebut. Arya mengatakan terdapat tiga alasan utama milenial mau bekerja, yakni kesempatan baru dan pengembangan karir, merasakan pengalaman dan budaya yang baru, dan aspek pembelajaran dan pelatihan.

Para milenial dipilih karena beberapa alasan, yakni ajang kolaborasi talenta muda terbaik BUMN, pengembangan karir yakni perpindahan talenta muda yang dinamis dan berkesesuaian, kompetensi dan kapabilitas yang tinggi menjadi target penting dalam pengembangan kemampuan dalam modul pelatihan serta pengayaan karir program CEO Muda. Program itu dirancang untuk meningkatkan semangat nasionalisme sehingga memperkaya loyalitas profesionalisme muda dalam bekerja untuk Indonesia.

Ketua Umum Forum Human Capital Indonesia Herdy Harman mengatakan program itu bertujuan menyaring talenta milenial BUMN yang terbaik untuk mengembangkan Rumah BUMN serta merupakan program pengayaan pengelolaan bisnis, pembentukan kompetensi manajeria, dan penajaman jiwa kepemimpinan dalam mempersiapkan pemimpin BUMN masa depan.

Baca juga: Deputi: Rumah BUMN momentum baru untuk berkolaborasi

Baca juga: Bakti Rumah Sakit BUMN hadapi wabah COVID-19

Setiap BUMN dapat mengirimkan nominasi CEO dan CFO muda (maksimal dua orang).

"Untuk kategori CEO merupakan karyawan aktif BUMN, maksimal usia 37 tahun pada akhir 2020, minimal pendidikan S1, minimal masa kerja dua tahun, berpengalaman dalam memimpin organisasi, memiliki nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (AKHLAK), dan lainnya," kata Herdy.

Persyaratan yang sama juga berlaku untuk jabatan CFO Rumah BUMN. Bedanya untuk CFO hanya diperkenankan untuk lulusan manajemen keuangan atau akuntansi. Para CEO dan CFO itu akan mendapatkan penugasan selama dua tahun.

Untuk pendaftaran dibuka pada pekan ketiga Agustus, seleksi video pada pekan keempat Agustus, penilaian pada pekan pertama September, program pelatihan pada pekan kedua dan ketiga September, inagurasi pada pekan keempat September, dan penempatan CEO dan CFO milenial pada pekan pertama Oktober.

Pewarta: Indriani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.