Beranda Informasi Waspada, Trans Sulawesi poros Taweli-Toboli rawan longsor

Waspada, Trans Sulawesi poros Taweli-Toboli rawan longsor

Waspada, Trans Sulawesi poros Taweli-Toboli rawan longsor

Di sepanjang ruas jalan nasional itu sering terjadi tabrakan dan juga tanah longsor

Palu (ANTARA) – Jajaran Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah (Sulteng) mengingatkan bagi kendaraan yang melintas di jalur penghubung Trans Sulawesi poros Jalan Taweli-Toboli yang merupakan kebun kopi untuk tetap waspada karena rawan kecelakaan dan bencana tanah longsor.

"Di sepanjang ruas jalan nasional itu sering terjadi tabrakan dan juga tanah longsor," kata Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan dan Perkerataapian Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng, Sumarno di Palu, Selasa.

Jalan tersebut terkenal memiliki ratusan tikungan tajam dan di sisi kiri dan kanannya adalah tebing dan jurang cukup dalam.

Pada saat hujan, badan jalan licin dan seringkali terjadi tanah longsor sehingga butuh perhatian dan juga ekstra hati-hati saat melintas di jalur yang berkelok-kelok tersebut.

Baca juga: Jalur Taweli-Toboali Sulteng putus tertimbun longsor

Berdasarkan data yang ada, kata dia, sudah banyak kasus kecelakaan yang terjadi di sepanjang jalur yang terkenal dengan Kebun Kopi tersebut, bahkan kecelakaan menelan korban jiwa. Selain itu ancaman tanah longsor sewaktu-waktu bisa terjadi pada saat hujan lebat, sebab kondisi tanah labil.

Memang, lanjut dia, badan jalan di kawasan itu sudah semakin lebar dan jalannya mulus, sebab hampir setiap tahun ada pekerjaan pemeliharaan jalan dengan menghabiskan anggaran miliaran rupiah.

Baca juga: Buka-tutup jalan nasional Tawaeli-Toboli dihentikan sementara

Selama ini jalur Taweli-Toboli dengan jarak sekitar 42 kilometer menjadi jalur utama menuju Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng. Tidak heran jika arus lalu lintas kendaraan barang maupun penumpang dan kendaraan pribadi setiap hari padat melintas di jalur itu.

Baca Juga :  Membangkitkan kejayaan teh organik Gunung Talang
Baca Juga :  BEBERAPA SEJARAH SINGKAT KOPI DI DUNIA

Karena jalur terbilang rawan, katanya, maka beberapa alat berat siaga 1×24 jam untuk sewaktu-waktu digunakan jika badan jalan tertimbun longsor.

Menghadapi adaptasi baru bidang transportasi darat yang diberlakukan mulai 01 Agustus 2020, kata dia, di moda transportasi sudah dibuka penuh oleh pemerintah dalam hal ini Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, maka pengawasan menjadi perhatian serius dari semua pihak terkait di daerah ini.

Baca juga: Jalan trans Sulawesi amblas sudah bisa dilalui

 

Pewarta: Anas Masa
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

BMKG pasang sistem monitoring gempa di kawasan Danau Toba

BMKG pasang sistem monitoring gempa di kawasan Danau Toba Medan (ANTARA) - BMKG melalui Stasiun Geofisika Deli Serdang secara bertahap telah melakukan pemasangan Earthquake...

Panitia seleksi pemilihan calon Anggota KY gelar wawancara terbuka

Panitia seleksi pemilihan calon Anggota KY gelar wawancara terbuka Jakarta (ANTARA) - Panitia seleksi (pansel) pemilihan calon Anggota Komisi Yudisial (KY) menggelar tahap wawancara...

Pertamina berikan pelatihan bersertifikat kepada peternak sapi

Pertamina berikan pelatihan bersertifikat kepada peternak sapi Pelatihan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan COVID-19 yakni menjaga jarak. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok dengan waktu...

IPB University luncurkan sistem pemantauan lahan digital

IPB University luncurkan sistem pemantauan lahan digital Sistem monitoring ini sangat penting karena data yang dapat disediakan merupakan data yang benar,Jakarta (ANTARA) - IPB...

Hukum kemarin, tokoh agama tewas ditembak KKB hingga kecelakaan Cipali

Hukum kemarin, tokoh agama tewas ditembak KKB hingga kecelakaan Cipali Jakarta (ANTARA) - Ragam berita hukum di Tanah Air pada Minggu (20/9) menarik dibaca...