Beranda Informasi MPR dukung BUMDes dikembangkan bagi pemberdayaan masyarakat

MPR dukung BUMDes dikembangkan bagi pemberdayaan masyarakat

MPR dukung BUMDes dikembangkan bagi pemberdayaan masyarakat

BUMDes yang ada sudah seharusnya dijadikan sarana untuk memberdayakan masyarakat desa

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mendukung badan usaha milik desa (BUMDes) di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dikembangkan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

"Saya mendorong agar BUMDes lebih dikembangkan dan harus bisa menjadi contoh BUMDes di daerah-daerah lainnya. BUMDes yang ada sudah seharusnya dijadikan sarana untuk memberdayakan masyarakat desa," kata Jazilul dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Wakil Ketua MPR dorong pemerintah kembangkan wisata di Pulau Flores

Hal itu dikatakan Jazilul saat berkunjung ke Kabupaten Ende dan singgah di salah satu warung pinggir jalan, yang merupakan merupakan BUMDes.

Di warung itu, Jazilul bersama rombongan disuguhi jagung, pisang, dan ketela bakar serta kopi khas Ende.

Politisi PKB itu mengatakan apabila ada yang kurang dari BUMDes, maka pemerintah wajib membantu.

Dia mengungkapkan di BUMDes yang dikunjunginya itu tidak ada alat untuk mengemas dan meracik kopi, padahal alat seperti itu, pemerintah sudah mempersiapkannya.

Menurut Jazilul, di desa itu ada potensi kopi namun alat pengolahannya masih minim, padahal BUMDes itu berada di pasar terbuka di jalur lalu lintas menuju tempat wisata Danau Kelimutu.

"Saya berjanji akan membantu apa yang kurang di BUMDes itu. Pemerintah pusat dan daerah harus berkoordinasi untuk melihat BUMDes-BUMDes yang punya potensi," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Gus Jazil itu menambahkan pada era pandemi COVID-19, BUMDes secepatnya mengoordasikan potensi desa dan langsung dikerjakan karena akan membuat pertumbuhan ekonomi desa menggeliat.

Baca Juga :  Cegah COVID, Pemkab Cirebon batasi waktu operasional pusat belanja

Menurut dia, dengan adanya aktivitas ekonomi, maka ada produk yang diserap karena apabila ada permintaan maka produksi meningkat sehingga menciptakan lapangan pekerjaan.

Baca Juga :  DI MANA SAJABIJI KOPI YANG TERMAHAL DI DUNIA

Baca juga: MPR: Masa depan Indonesia pasca-pandemi ada di desa
Baca juga: Jazilul soroti kondisi Taman Renungan Bung Karno

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Es kopi pisang ijo untuk rayakan 17 Agustus

Es kopi pisang ijo untuk rayakan 17 Agustus Jakarta (ANTARA) - Gerai deli2go dari Shell Indonesia menghadirkan menu edisi terbatas Es Kopi Pisang Ijo...

Pengajuan izin usaha kopi kemasan meningkat di tengah pandemi

Pengajuan izin usaha kopi kemasan meningkat di tengah pandemi Saat ini banyak warga yang mengajukan pengurusan izin pendirian usaha pengolahan bubuk kopi kemasan skala...

PSI gelar Kopdarnas daring, rapatkan barisan untuk Pemilu 2024

PSI gelar Kopdarnas daring, rapatkan barisan untuk Pemilu 2024 Jakarta (ANTARA) - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar kopi darat nasional (Kopdarnas) dengan pengurus di...

Permintaan ekspor minim, Kopi Gayo menumpuk di gudang

Permintaan ekspor minim, Kopi Gayo menumpuk di gudang Kopi tertumpuk di gudang, kopi tidak terjual, kopi tidak dibeli. Itu kondisi saat iniBanda Aceh (ANTARA)...

Terdengar tiga kali suara ledakan sebelum korban penembakan ditemukan

Terdengar tiga kali suara ledakan sebelum korban penembakan ditemukan Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warga mendengar tiga kali suara ledakan sebelum menemukan jenazah korban penembakan...