Beranda Informasi BRG dorong pemda rawan karhutla di Sumsel kembangkan PLTB

BRG dorong pemda rawan karhutla di Sumsel kembangkan PLTB

BRG dorong pemda rawan karhutla di Sumsel kembangkan PLTB

Palembang (ANTARA) – Badan Restorasi Gambut (BRG) terus berupaya mendorong pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Selatan yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengembangkan demplot pengelolaan lahan tanpa bakar (PLTB) guna mencegah kerusakan.

Dinamisator BRG Provinsi Sumsel DD Shineba di Palembang, Senin, meminta Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin yang memiliki lahan gambut cukup luas dan selalu mengalami karhutla di setiap musim kemarau agar membina masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan membakar guna membersihkan dan membuka lahan pertanian/perkebunan dengan mengembangkan demplot PLTB.

Baca juga: BRG dorong Desa Peduli Gambut terintegrasi dengan pembangunan desa

Ia mengatakan sekarang sudah ada beberapa pemda yang berhasil membina masyarakatnya membuat demplot PLTB, seperti di sejumlah desa yang memiliki lahan gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Banyuasin.

Keberhasilan itu diharapkan dapat menjadi contoh pemda lain dan mendorong pengembangan PLTB dengan skala yang lebih besar, sehingga kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut pada setiap musim kemarau dapat diminimalkan dan pada saatnya bisa dicegah secara maksimal.

Selain mendorong pemda setempat, BRG juga berupaya melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui program desa peduli gambut.

Baca juga: Kepala BRG sebut cetak sawah baru sama dengan program restorasi gambut

Baca juga: Guru Besar IPB ingatkan perlu siapkan satpras karhutla jelang kemarau

Pembinaan kepada masyarakat desa peduli gambut di Kabupaten Banyuasin dalam beberapa tahun terakhir membuahkan hasil yang cukup menggembirakan, yakni berhasil membuka lahan tanpa membakar dengan mengembangkan padi hitam, kopi liberika, aneka sayuran, dan buah-buahan.

Baca Juga :  Kulon Progo kembangkan Kampung "Koteka" berbasis agrowisata

Melalui upaya tersebut diharapkan lahan gambut dapat dikelola secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat dan tidak menimbulkan kebakaran lahan yang asapnya dapat mengganggu berbagai aktivitas dan kesehatan masyarakat di setiap musim kemarau.

Baca Juga :  SUHU SEDUH KOPI, ALA BARISTA

Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Ibu Bams eks Samson rintis bisnis makanan penutup

Ibu Bams eks Samson rintis bisnis makanan penutup Jakarta (ANTARA) - Masa pandemi menjadi kesempatan bagi pengusaha untuk merintis bisnis yang berjalan secara daring,...

Belajar masak makanan Korea otentik bersama Chef Jun

Belajar masak makanan Korea otentik bersama Chef Jun Rak I Like K-Food (HO/Korea Food Industry Association) Jakarta (ANTARA) - Chef asal...

SALAH SATUNYA INDONESIA KOPI YG TERKENAL DI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, pasti ada kepuasan tersendiri kala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beragam belahan...

Kemendag dorong ekspor kopi Indonesia ke Meksiko

Kemendag dorong ekspor kopi Indonesia ke Meksiko Dengan keberagaman dan karakteristik yang kuat, kopi Indonesia berpeluang untuk semakin dikenal di pasar MeksikoJakarta (ANTARA) -...

URUTAN KOPI TERMAHAL DI DUNIA

Kopi sudah menjadi minuman terfavorit di dunia, sampai-sampai kopi menjadi komoditi ke-2 sesudah minyak bumi. URUTAN KOPI TERMAHAL DI DUNIA, Mungkin Anda sebagai pengagum...