Beranda Informasi Pekerja Sumut dipulangkan dari Aceh karena langgar protokol kesehatan

Pekerja Sumut dipulangkan dari Aceh karena langgar protokol kesehatan

Pekerja Sumut dipulangkan dari Aceh karena langgar protokol kesehatan

Sesuai aturan protokol kesehatan yang berlaku, setiap masyarakat yang datang dari daerah zona merah COVID-19 ke daerah hijau, harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari sejak tiba di daerah tujuan

Meulaboh (ANTARA) – Sebanyak 20 orang pekerja bangunan asal Provinsi Sumatera Utara terpaksa dipulangkan ke daerah asalnya dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh setelah diketahui kedatangan mereka tidak sesuai protokol kesehatan saat pandemi COVID-19 karena tidak memiliki surat keterangan sehat dari otoritas kesehatan.

"Puluhan pekerja yang dipulangkan tersebut masing-masing 16 orang berasal dari Kota Binjai dan sisanya empat orang dari Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara," kata Petugas Sekretariat Gugus COVID-19 Kabupaten Aceh Barat  Irsadi Aristora,  Senin (1/6) tengah malam di Meulaboh.

Ia menjelaskan 20 orang pekerja yang dipulangkan ke Sumatera Utara ini karena kedatangan mereka ke Aceh Barat tidak dilaporkan secara resmi kepada aparat desa dan tim terkait sehingga kehadiran mereka ditolak oleh masyarakat.

Menurut dia penolakan yang dilakukan oleh masyarakat itu dikarenakan para pekerja tersebut juga tidak mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, yakni dengan memiliki surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan.

Tidak hanya itu, para pekerja yang sejak sepekan terakhir bekerja sebagai tenaga kerja di proyek pembangunan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Aceh Barat, berlokasi di Desa Lapang, Meulaboh, Aceh Barat, juga tidak melakukan karantina mandiri dan tidak dilaporkan keberadaannya kepada aparat desa.

Baca Juga :  MENGENAL BIJI KOPI ROBUSTA

Kehadiran pekerja ini, kata dia, diketahui warga saat berada di sebuah warung kopi.

Setelah ditanyakan kepada aparat desa, kehadiran puluhan pekerja ini juga tidak diketahui aparat desa sehingga kemudian warga marah dan meminta pekerja tersebut dipulangkan ke daerah asal.

Baca Juga :  Armand Maulana merasa lebih produktif selama PSBB

“Karena permintaan masyarakat agar dipulangkan, dan pekerja dari Sumatera Utara ini merasa tidak nyaman, akhirnya setelah dilakukan musyawarah dan kontraktornya setuju, 20 pekerja tersebut langsung dipulangkan ke daerah masing-masing dari Aceh Barat,” katanya.

Ia menegaskan sesuai aturan protokol kesehatan yang berlaku, setiap masyarakat yang datang dari daerah zona merah COVID-19 ke daerah hijau, harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari sejak tiba di daerah tujuan.

Hal ini untuk menghindari agar para pendatang tidak terinfeksi atau terpapar virus COVID-19.

Bahkan, para pekerja yang sudah dipulangkan tersebut juga diketahui tidak memiliki surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh otoritas terkait, sehingga kehadirannya di Aceh Barat dinilai melanggar protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, demikian Irsadi Aristora.

Baca juga: Jam malam berlaku, warga Aceh Barat dilarang keluar rumah

Baca juga: Kepala desa di Aceh Barat boleh pakai dana desa tanggulangi Covid-19

Baca juga: Dua OTG dinyatakan positif di Aceh, warga diminta waspada

Baca juga: 913 warga miskin Kabupaten Aceh Barat terdampak terima bantuan sembako

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...