Beranda Informasi Babel gandeng ormas Islam kembangkan kelapa kopyor, ubi hingga kopi

Babel gandeng ormas Islam kembangkan kelapa kopyor, ubi hingga kopi

Babel gandeng ormas Islam kembangkan kelapa kopyor, ubi hingga kopi

Kita telah menyiapkan 200 hektare lahan untuk budi daya kelapa kopyor, ubi super, dan kopi ini

Pangkal Pinang (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) akan mengembangkan kelapa kopyor, ubi super, dan kopi, guna meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Kita telah menyiapkan 200 hektare lahan untuk budi daya kelapa kopyor, ubi super, dan kopi ini," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan di Pangkal Pinang, Kamis.

Ia mengatakan dalam pengembangan budi daya komoditas ini nantinya LDII bermitra dengan masyarakat sehingga ini bisa menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang akan memberi manfaat luas, sekaligus meningkatkan produksi komoditas pangan.

Erzaldi menginginkan LDII juga mengajak warga menanam, mengolah sendiri di kebun inti, nantinya kebun inti ini akan menjadi sarana pelatihan percontohan bagi masyarakat yang ingin bertani, yang utama juga harus ada offtaker (penjamin pembelian hasil petani).

"Kelapa kopyor ayo, peternakan juga dipikirkan, terutama tolong ditilik beberapa produk jangka pendek yang kurang dari enam bulan sudah ada hasilnya. Kemudian produk jangka menengah yaitu bisa dipanen satu tahun sekali dan produk jangka panjang yang bisa dipanen dalam kurun waktu tiga tahun, kemudian setahun, kombinasi ini harus kita terapkan," katanya.

Baca juga: Pemprov Babel fokus tingkatkan ekspor komoditas perkebunan

Ketua Umum LDII Prof Abdullah Syam menyambut gembira mengenai tersedianya lahan 200 hektare yang merupakan hutan tanaman industri sebagai habitat untuk kelapa kopyor, ubi, ataupun kopi.

Baca Juga :  Jamkrindo bantu pengembangan UMKM kopi Bali

"Kelapa kopyor merupakan kelapa eksotik asli Indonesia yang bernilai ekonomi tinggi yang ternyata di beberapa kota besar termasuk di Jakarta, menjadi salah satu komoditas yg dicari. Di tingkat petani di Jawa Tengah bisa dihargai antara Rp15-20 ribu tergantung ukuran buah," katanya.

Baca Juga :  BEGINI ATURAN SEDUH KOPI GAYO DI RUMAH

Menurut dia, saat ini secara georgrafis kelapa kopyor menyebar di Kalianda (Lampung Selatan), Tangerang, dan Bogor (Jawa Barat), Pati (Jawa Tengah), Jember, dan Sumenep (Jawa Timur).

"Kelapa kopyor juga cocok di Babel sebagai daerah pantai dan berpasir dan bisa dipadukan dengan pertanian terpadu, misalnya kopi dan ternak yang kotorannya bisa diolah sebagai pupuk organik, dan tanaman kopyor ini ditargetkan untuk daerah wisata, sehingga bisa jadi daya tarik orang untuk melihat objek wisata juga sambil menikmati kelapa kopyor," katanya.

Baca juga: Anggota DPR minta kelapa kopyor dipatenkan

Pewarta: Aprionis
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Dubes: Tidak ada Shalat Idul Fitri di KBRI Kairo

Dubes: Tidak ada Shalat Idul Fitri di KBRI Kairo Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir Helmy Fauzy mengatakan tidak...

Siswa SMK di Jatim ciptakan teknik menanam tanpa pot ala Jepang

Siswa SMK di Jatim ciptakan teknik menanam tanpa pot ala Jepang COVID-19 dan vokasi adalah bagian dari cerita baru duniaJakarta (ANTARA) - Siswa SMK...

Kepri susun strategi pelaksanaan "new normal"

Kepri susun strategi pelaksanaan "new normal" Tanjungpinang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mulai menyusun strategi dalam melaksanakan tatanan kehidupan...

Baekhyun EXO dominasi tangga lagu iTunes dunia lewat "Delight"

Baekhyun EXO dominasi tangga lagu iTunes dunia lewat "Delight" Jakarta (ANTARA) - Baekhyun, salah satu personel grup idola K-pop EXO mendominasi tangga lagu...

Korsel gunakan robot barista untuk cegah penyebaran corona

Korsel gunakan robot barista untuk cegah penyebaran corona Sistem kami tidak memerlukan interaksi dengan pelanggan mulai dari pemesanan hingga pengiriman, dan meja-meja disusun dalam...