Beranda Informasi Seniman pamerkan 70 karya sketsa melalui daring

Seniman pamerkan 70 karya sketsa melalui daring

Seniman pamerkan 70 karya sketsa melalui daring

Jakarta (ANTARA) – Seniman Yusuf Susilo Hartono menampilkan sebanyak 70 karya sketsa yang disiarkan secara daring melalui akun Youtube Budaya Saya di Jakarta, Jumat.

Pameran yang mengangkat tema Move On tersebut dikuratori oleh kurator Galeri Nasional, Citra Smara Dewi.

"Tema Move On diambil karena memiliki banyak makna. Salah satunya sebagai bagian ekspresi visual yang dikaitkan dengan semangat dinamika gerak," ujar Citra.

Citra menambahkan sketsa merupakan bagian dari seni rupa yang menangkap peristiwa atau momentum. Kecepatan karya merupakan hal yang penting dalam suatu sketsa.

Baca juga: Mizan gelar pameran buku daring, ada diskon hingga 90 persen

Baca juga: Fotografer ANTARA Bali gelar pameran daring "Melihat Pulau Dewata"

Dia menjelaskan Yusuf yang juga seorang jurnalis itu, kerap menggambar sketsa bahkan saat sedang liputan acara budaya. Kemudian, tema tersebut dikaitkan dengan ajakan agar pandemi COVID-19 cepat berlalu.

"Dan kita bisa menuju kehidupan yang lebih baik lagi," kata dia.

Pameran itu menampilkan 70 sketsa yang dikumpulkan sejak 2002. Sejumlah tema diangkat mulai dari kemanusiaan, keagamaan, hingga pandemi COVID-19.

"Yang menarik, Yusuf juga mengangkat tema perempuan yang memang sejak dulu menjadi inspirasi seniman. Namun, Yusuf menggambarkannya sebagai sosok yang mandiri dan punya semangat juang," kata dia.

Karya sketsa milik Yusuf tersebut memiliki beragam medium. Mulai dari tinta, akrilik, oil pastel, soft pastel, charcoal, sampai kopi Tanah Toraja.

Pameran tersebut dibuka oleh Sekretaris Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Sri Hartini. Sri mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada Yusuf Susilo Hartono.

Baca Juga :  Menu Ramadhan - Es kopi susu kayu manis

"Ini merupakan kesempatan yang luar biasa. Kami berharap dengan pameran ini dapat menjadi contoh baik atau pendorong bagi seniman lainnya untuk terus berkarya meski pada saat pandemi COVID-19," kata Sri Hartini.*

Baca Juga :  MACAM-MACAMKOPI YANG TERKENAL DI DUNIA

Baca juga: Kemendikbud: Pertunjukan budaya via daring perkuat pembelajaran daring

Pewarta: Indriani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Dubes: Tidak ada Shalat Idul Fitri di KBRI Kairo

Dubes: Tidak ada Shalat Idul Fitri di KBRI Kairo Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir Helmy Fauzy mengatakan tidak...

Siswa SMK di Jatim ciptakan teknik menanam tanpa pot ala Jepang

Siswa SMK di Jatim ciptakan teknik menanam tanpa pot ala Jepang COVID-19 dan vokasi adalah bagian dari cerita baru duniaJakarta (ANTARA) - Siswa SMK...

Kepri susun strategi pelaksanaan "new normal"

Kepri susun strategi pelaksanaan "new normal" Tanjungpinang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mulai menyusun strategi dalam melaksanakan tatanan kehidupan...

Baekhyun EXO dominasi tangga lagu iTunes dunia lewat "Delight"

Baekhyun EXO dominasi tangga lagu iTunes dunia lewat "Delight" Jakarta (ANTARA) - Baekhyun, salah satu personel grup idola K-pop EXO mendominasi tangga lagu...

Korsel gunakan robot barista untuk cegah penyebaran corona

Korsel gunakan robot barista untuk cegah penyebaran corona Sistem kami tidak memerlukan interaksi dengan pelanggan mulai dari pemesanan hingga pengiriman, dan meja-meja disusun dalam...