Beranda Informasi Warga Australia yang meninggal di Denpasar negatif COVID-19

Warga Australia yang meninggal di Denpasar negatif COVID-19

Warga Australia yang meninggal di Denpasar negatif COVID-19

Setelah di cek rapid test oleh pihak BPBD Denpasar, hasilnya nonreaktif atau negatif dan tidak ada gejala COVID-19. Sedangkan ada atau tidaknya memiliki riwayat sakit itu masih didalami

Denpasar (ANTARA) – Warga negara asing (WNA) asal Australia bernama Kevin James Kalgoorlie (58) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Antasura, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, dinyatakan negatif COVID-19.

"Setelah di cek rapid test oleh pihak BPBD Denpasar, hasilnya nonreaktif atau negatif dan tidak ada gejala COVID-19. Sedangkan ada atau tidaknya memiliki riwayat sakit itu masih didalami," kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu H. Andi Muhammad Nurul Yaqin, saat dikonfirmasi di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan setelah berkoordinasi dengan pihak RSUP Sanglah, Denpasar bahwa nihil ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga: Warga Australia ajukan banding usai divonis lima bulan penjara

Andi mengatakan bahwa korban tinggal di rumah kontrakan yang beralamat Jalan Antasura, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara selama satu tahun dua bulan.

"Korban bersama dengan istrinya, Arianti di Bali kurang lebih 5 tahun. Selain itu, korban dengan istri ini sempat pulang ke Australia pada 14 Maret 2020 sampai 30 Maret 2020 lalu," ujar Andi menjelaskan.

Andi menjelaskan kejadian berawal pada 6 Mei 2020, pukul 08.30 Wita, saat itu istri korban bangun tidur dan mengetahui korban sudah bangun lebih awal sekitar pukul 06.00 Wita. Kemudian korban membuat kopi lalu duduk di meja kerja. Saat itu korban masih beraktivitas keluar masuk rumah.

Baca Juga :  SIMAK CARA MEMBUAT KOPI SEDUH ENAK DI RUMAH

"Jadi pada pukul 09.00 Wita korban bilang ke istrinya kalau dadanya sakit, dan sekitar pukul 10.00 Wita korban masuk kamar untuk tiduran. Selang beberapa menit istri korban bersama korban dan pembantu pergi ke apotek untuk konsultasi. Sampai di rumah korban tidur lagi hingga pukul 11. 30 Wita korban diketahui tidak sadarkan diri," paparnya.

Baca Juga :  Polisi bongkar ladang ganja seluas dua hektare di Bengkulu

Baca juga: Warga Australia dituntut empat bulan penjara karena penganiayaan

Pada pukul 13.30 Wita ambulans tiba dan tim kesehatan langsung melakukan pemeriksaan pada korban, lalu korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, terhadap jenazah korban, tim kesehatan langsung memeriksa dengan rapid test dan hasil nonreaktif atau negatif, serta tidak ada gejala COVID-19.

Selanjutnya jenazah korban dievakuasi oleh tim kesehatan ke RSUP Sanglah, Denpasar.

Baca juga: Warga Australia terlibat penganiayaan dituntut delapan bulan penjara

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...