Beranda Informasi PMI intensifkan "jemput bola" pendonor di tengah COVID-19

PMI intensifkan "jemput bola" pendonor di tengah COVID-19

PMI intensifkan "jemput bola" pendonor di tengah COVID-19

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) memeriksa kondisi pendonor jelang transfusi darah pada layanan jemput bola di Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Rabu (8/4/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Cuaca panas Jakarta menjadi kendala untuk pelayanan

Jakarta (ANTARA) – Palang Merah Indonesia mengintensifkan kegiatan "jemput bola" pendonor di Jakarta demi memenuhi kebutuhan pasokan darah di berbagai rumah sakit.

"Stok darah di PMI Jakarta sangat berkurang sekali saat ini. Yang sukarela mendonorkan darah juga sangat menurun sejak wabah COVID-19," kata Dokter Unit Transfusi Darah PMI Jakarta, Eli Setiawati, di Jakarta, Rabu.

Eli beserta tim ditemui saat jemput bola pendonor di permukiman warga Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) memeriksa kondisi pendonor jelang transfusi darah pada layanan jemput bola di Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Rabu (8/4/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Menurut Eli seluruh golongan darah di PMI Jakarta saat ini sedang mengalami kekurangan stok.

Eli beserta empat petugas PMI jemput bola pendonor menggunakan satu unit bus yang dilengkapi kursi donor dan sejumlah instalasi transfusi darah.

Bus tersebut mampu menampung hingga empat pendonor darah setelah mereka antre di luar bus yang difasilitasi tempat duduk.

Sebelum diambil darahnya, pendonor dari kalangan warga sekitar dicek suhu tubuh serta kondisi stamina sebelum masuk ke ruang transfusi darah.

Baca juga: PMI Jaksel terima bantuan 200 paket dari donatur

Baca juga: Penyemprotan disinfektan oleh PMI Jaksel jangkau 824 titik

Baca juga: Pendonor mulai datangi PMI Jaksel

"Antusiasme pendonor cukup baik. Ada 75 orang yang daftar, tapi kan tidak semua bisa tergantung kondisinya," katanya.

Baca Juga :  INI 5KOPI PALING TERPOPULER DI DUNIA

Eli mengatakan kegiatan jemput bola pendonor darah akan terus diintensifkan selama wabah COVID-19 berlangsung.

"Selama masih ada COVID-19, kita akan jemput bola terus. Sebab banyak rumah sakit butuh transfusi darah, tidak hanya pasien COVID-19, tapi juga pasien lainnya," kata Eli.

Baca Juga :  JANGAN SALAH METODE SEDUH KOPI YANG ENAK SENDIRI

Tantangan terberat selama proses jemput bola adalah situasi cuaca panas di Jakarta di tengah ancaman COVID-19.

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) memeriksa kondisi pendonor jelang transfusi darah pada layanan jemput bola di Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Rabu (8/4/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

"Makanya kami selalu ingatkan petugas untuk tertib pada standar operasional prosedur pelayanan. Kita pakai masker, cuci tangan, dan tetap menjaga diri," katanya.

Eli berharap warga turut berperan membantu proses jemput bola pendonor dengan menyediakan ruangan pelayanan.

"Kalau ada warga yang bantu ruangan, akan sangat membantu sekali, karena cuaca di luar panas," katanya.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...