Beranda Informasi Pemkab Karimun berlakukan jam malam untuk cegah COVID-19

Pemkab Karimun berlakukan jam malam untuk cegah COVID-19

Pemkab Karimun berlakukan jam malam untuk cegah COVID-19

Pemberlakuan jam malam ini dalam rangka upaya mendukung program nasional terkait percepatan pencegahan penyebaran COVID-19

Tanjungpinang (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) mulai memberlakukan jam malam untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19 terhitung Kamis, 2 April 2020.

Kebijakan tersebut diperkuat melalui surat edaran nomor: 300/BAKESBANGPOL-COVID-19/IV/ 01/2020 yang ditandatangani langsung Bupati Karimun Aunur Rafiq.

"Pemberlakuan jam malam ini dalam rangka upaya mendukung program nasional terkait percepatan pencegahan penyebaran COVID-19," kata Aunur Rafiq. Bupati dengan tegas memerintahkan kepada camat se-Kabupaten Karimun agar dapat menyampaikan imbauan kepada warga di wilayahnya masing-masing untuk tidak melakukan aktivitas dan kegiatan di luar rumah di atas pukul 20.30 WIB sampai dengan 04.00 WIB.

"Kecuali untuk keperluan yang sifatnya mendesak dan penting," ujarnya pula.

Kemudian mengimbau kepada seluruh toko/warung/ kedai kopi, atau warung sejenis yang sifatnya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul yang tidak penting, dan mendesak agar tidak menyediakan layanan makan/minum di tempat, namun cukup pembelian dengan cara dibungkus.

"Kami batasi aktivitas perdagangan cukup sampai pukul 20.30 WIB," kata Rafiq.
Baca juga: Seorang PDP COVID-19 di Karimun meninggal dunia

Selan itu, dia juga meminta kepada Satuan Gugus Tugas Pengamanan dan Penegakan Hukum COVID-19 agar dapat melakukan pemantauan/monitoring dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga lurah/desa agar saling bersinergi melakukan kegiatan patroli secara berkala di atas pukul 20.30 WIB.

Baca Juga :  Ingin minum kopi lebih dari secangkir saat Ramadhan? Begini kiatnya

Bupati turut menegaskan, bakal ada sanksi bagi warga yang kedapatan melanggar pemberlakuan jam malam tersebut.

"Sanksi dapat dilakukan melalui kegiatan pembinaan oleh Tim Gugus Tugas Pengamanan dan Penegakan Hukum COVID-19 Kabupaten Karimun," ujar Rafiq.

Baca Juga :  KETAHUI INILAH GAMBAR TIGA JENIS BIJI KOPI

Rafiq mengharapkan semua pihak dapat memaklumi sekaligus mematuhi kebijakan pemberlakuan jam malam tersebut, guna memutus mata rantai penyebaran wabah COVID-19 khususnya di Kabupaten Karimun.

Pewarta: Ogen
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Pendaki ditemukan selamat tanpa baju di Gunung Guntur Garut

Pendaki ditemukan selamat tanpa baju di Gunung Guntur Garut Garut (ANTARA) - Seorang pendaki yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/7) berhasil ditemukan selamat dengan...

Zona hijau, aktivitas perdagangan Kota Sukabumi berangsur normal

Zona hijau, aktivitas perdagangan Kota Sukabumi berangsur normal Aktivitas perdagangan berangsur normal ini ditandai dengan jam operasional toko non-sembako yang diizinkan buka hingga pukul...

Sejauh Mata Memandang dukung Jakarta bebas plastik sekali pakai

Sejauh Mata Memandang dukung Jakarta bebas plastik sekali pakai Jakarta (ANTARA) - Brand Sejauh Mata Memandang turut mendukung Jakarta Bebas Kantong Plastik Sekali Pakai...

Dua pekan lagi WHO dapatkan hasil awal uji coba obat COVID-19

Dua pekan lagi WHO dapatkan hasil awal uji coba obat COVID-19 Jenewa (ANTARA) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) harus segera mendapatkan hasil uji klinis...

PPI gandeng UMKM, petani dan nelayan sebagai mitra percepatan ekspor

PPI gandeng UMKM, petani dan nelayan sebagai mitra percepatan ekspor Kemitraan dengan petani, nelayan, dan UMKM, merupakan pola sumber suplai dalam percepatan ekspor PPIJakarta...