Beranda Informasi DKI inapkan sekitar 400 tenaga medis di hotel

DKI inapkan sekitar 400 tenaga medis di hotel

DKI inapkan sekitar 400 tenaga medis di hotel

Jakarta (ANTARA) – Sekitar 400 tenaga medis baik dokter maupun perawat yang menangani pasien terjangkit 
COVID-19 diinapkan di hotel yang sudah disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Tadi siang Pak Gubernur bilang baru ada 138 orang. Tapi setelah konpers langsung mendadak banyak sekali animo yang masuk. Jadi hari ini hingga malam nanti diperkirakan sampai 400 tenaga medis yang akan menginap,"
kata ​​​Direktur Utama Jaktour, Novita Dewi di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Kamis.

Hotel itu digunakan khusus bagi para dokter dan tenaga medis yang menangani pasien terjangkit virus corona untuk menginap.

Novita mengatakan, para tenaga medis itu nantinya mendapatkan layanan yang maksimal karena sudah menjadi garda terdepan untuk mengatasi kasus COVID-19 di Ibu Kota.

"Kita berikan penginapan yang layak kemudian juga makan itu 'free flow', baik pagi, siang, malam, snack. Jadi kapan mereka lapar kita siapkan," katanya.

Kemudian disiapkan kopi. "Setiap hari kamar mereka di semprot disinfektan untuk memastikan supaya semuanya steril," kata Novita.

Baca juga: Mall Kokas tutup sementara mulai 29 Maret
Baca juga: Pasar Jaya tutup sebagian Pasar Tanah Abang

Novita belum mengetahui waktu bagi para tenaga medis dapat kembali ke rumahnya. Para tenaga medis diharuskan menginap di tempat itu hingga wabah COVID-19 bisa diatasi dan dikendalikan secara penuh.

Jaktour sebagai penyedia jasa dan layanan bagi para tenaga medis tersebut berkomitmen memberikan layanan bagi para garda terdepan itu sesuai dengan arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  Tumbuhkan ekonomi kreatif digelar "Pontianak Fashion Coffee Week"

"Jadi kita juga mengajak seluruh warga untuk ikut membantu, karena ini masalah kita bersama. Kita muliakan para tenaga medis kita yang sudah membantu pasien-pasien yang terinfeksi COVID-19 ini," kata Novita.

Baca Juga :  PENGHASIL KOPI TERKENAL DI DUNIA ADALAH DIANTARANYA INDONESIA

Hingga saat ini baru dua RSUD yang mengirimkan tenaga medisnya untuk tinggal di hotel yang disediakan oleh Pemerintah itu, yaitu RSUD Pasar Minggu dan RSUD Tarakan.
 Baca juga: Anies Baswedan prioritaskan "rapid test" bagi tenaga medis
Baca juga: Angkutan umum di DKI dinilai berhasil terapkan jarak sosial

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Tak ada stok etanol nasional, Swiss kekurangan bahan baku disinfektan

Tak ada stok etanol nasional, Swiss kekurangan bahan baku disinfektan Rasanya tidak bisa bahan baku penting seperti alkohol ini hilang begitu saja ketika pandemi mulai...

Warga Kampung Akuarium terdampak COVID-19 terima bantuan sembako

Warga Kampung Akuarium terdampak COVID-19 terima bantuan sembako Jakarta (ANTARA) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membagikan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat di...

Ngopi Bareng Virtual cara KBRI London edukasi WNI saat wabah COVID-19

Ngopi Bareng Virtual cara KBRI London edukasi WNI saat wabah COVID-19 KBRI London terus mengimbau WNI untuk selalu mematuhi langkah-langkah yang ditempuh Pemerintah Inggris...

Kemarin, PSI usul swasta atasi COVID-19 hingga PSBB sisakan celah

Kemarin, PSI usul swasta atasi COVID-19 hingga PSBB sisakan celah Jakarta (ANTARA) - Ragam berita politik yang terjadi Minggu (5/4) disiarkan Antaranews.com, mulai dari...

MELIHAT PERKEMBANGAN KOPI DI DUNIA

Bagi Indonesia, kopi merupakan komoditas yang amat penting. Kopi udah menjadi sumber penghidupan bagi jutaan petani di Indonesia yang menghasilkan kopi yang dinikmati...