Beranda Informasi Investasi triwulan pertama 2020 diprediksi melambat karena COVID-19

Investasi triwulan pertama 2020 diprediksi melambat karena COVID-19

Investasi triwulan pertama 2020 diprediksi melambat karena COVID-19

…penanaman modal dalam negeri (PMDN) juga diprediksi ikut melambat karena banyak investor domestik yang mengalihkan prioritasnya, bahkan beberapa di antaranya terpaksa menghentikan sementara aktivitas produksi.

Jakarta (ANTARA) – Investasi sepanjang triwulan pertama 2020 diprediksi melambat karena terdampak pandemi virus corona (COVID-19) yang melanda dunia.

Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi ketika dihubungi di Jakarta, Selasa, mengatakan di tengah wabah COVID-19, investor kemungkinan besar memiliki prioritas lain yang harus dilakukan.

"Dari sisi FDI (investasi asing langsung) saya rasa juga akan melambat karena mayoritas negara asal investasi seperti China, Amerika Serikat  dan Eropa masih struggling (berjuang) dengan COVID-19," katanya.

Baca juga: Bahlil terus yakinkan investor di tengah wabah corona

Di sisi lain, penanaman modal dalam negeri (PMDN) juga diprediksi ikut melambat karena banyak investor domestik yang mengalihkan prioritasnya, bahkan beberapa di antaranya terpaksa menghentikan sementara aktivitas produksi.

"Saya rasa kuartal pertama 2020 ini pertumbuhan investasi akan sangat rendah dibandingkan kuartal tahun sebelumnya," katanya.

Fithra menilai, dengan mulai pulihnya China, di mana industrinya akan mulai beroperasi penuh pada April mendatang, investasi di Indonesia baru akan pulih sepenuhnya pertengahan tahun ini atau sekitar awal semester kedua.

Baca juga: BKPM luncurkan "Pusat Kopi" bikin investasi makin mudah

Berkaca pada China, kondisi penyebaran COVID-19 baru akan mencapai puncak awal hingga pertengahan Mei mendatang.

"Berdasarkan simulasi yang saya jalankan, setidaknya puncak COVID-19 ini 6-12 Mei dan mungkin baru melandai akhir Mei atau awal Juni. Di China grafiknya begitu sejak Desember awal kasus, baru April ekspektasi mulai beroperasi penuh," katanya.

Baca Juga :  SEDUH KOPI CAFE, PELAJARI DI RUMAH

 

Baca Juga :  Indonesia tuan rumah kompetisi barista ASEAN

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Tak ada stok etanol nasional, Swiss kekurangan bahan baku disinfektan

Tak ada stok etanol nasional, Swiss kekurangan bahan baku disinfektan Rasanya tidak bisa bahan baku penting seperti alkohol ini hilang begitu saja ketika pandemi mulai...

Warga Kampung Akuarium terdampak COVID-19 terima bantuan sembako

Warga Kampung Akuarium terdampak COVID-19 terima bantuan sembako Jakarta (ANTARA) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membagikan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat di...

Ngopi Bareng Virtual cara KBRI London edukasi WNI saat wabah COVID-19

Ngopi Bareng Virtual cara KBRI London edukasi WNI saat wabah COVID-19 KBRI London terus mengimbau WNI untuk selalu mematuhi langkah-langkah yang ditempuh Pemerintah Inggris...

Kemarin, PSI usul swasta atasi COVID-19 hingga PSBB sisakan celah

Kemarin, PSI usul swasta atasi COVID-19 hingga PSBB sisakan celah Jakarta (ANTARA) - Ragam berita politik yang terjadi Minggu (5/4) disiarkan Antaranews.com, mulai dari...

MELIHAT PERKEMBANGAN KOPI DI DUNIA

Bagi Indonesia, kopi merupakan komoditas yang amat penting. Kopi udah menjadi sumber penghidupan bagi jutaan petani di Indonesia yang menghasilkan kopi yang dinikmati...