Beranda Informasi BKPM luncurkan "Pusat Kopi" bikin investasi makin mudah

BKPM luncurkan "Pusat Kopi" bikin investasi makin mudah

BKPM luncurkan "Pusat Kopi" bikin investasi makin mudah

Di layar ini, juga menampilkan potensi investasi yang ada di seluruh daerah, baik dari tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota

Jakarta (ANTARA) – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meluncurkan Pusat Komando dan Pengawalan Investasi (Pusat Kopi) atau Command Center pada Senin, di kantor BKPM, Jakarta, sebagai pusat komando/monitoring investasi serta perizinan.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam peluncuran yang disiarkan secara langsung melalui video conference menjelaskan informasi yang ditampilkan dalam Pusat Kopi antara lain sentimen media sosial dan media digital, statistik harian permohonan perizinan melalui Online Single Submission (OSS), Potensi Investasi Regional (PIR), tracking (pelacakan) status perizinan suatu perusahaan (end-to-end), pemantauan perizinan melalui OSS yang sedang diproses kementerian/lembaga lainnya, serta realisasi investasi.

“Hari ini kita resmikan Command Center yang dibangun sejak akhir 2019. Kita berpikir untuk sajikan data yang up to date kepada masyarakat, terutama kepada pelaku usaha terkait perizinan maupun realisasi hingga tanggapan publik,” kata Bahlil Lahadalia.

Menurut Bahlil Lahadalia, di tengah kondisi ekonomi dunia yang tengah mengalami ketidakpastian, terlebih karena pandemi Virus Corona baru (COVID-19) harus ada kreativitas lain yang disiapkan pemerintah, salah satunya Command Center tersebut.

Baca juga: BKPM sebut animo investor tidak menurun di tengah wabah Corona

Salah satu pantauan yang menarik, lanjut Bahlil, yakni tampilan data potensi investasi per wilayah yang ada dalam website BKPM Potensi Investasi Regional (PIR) www.regionalinvestment.bkpm.go.id.

Baca Juga :  HIPMI sampaikan usulan untuk gairahkan UMKM makanan dan minuman

"Di layar ini, juga menampilkan potensi investasi yang ada di seluruh daerah, baik dari tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota," kata Bahlil.

Mantan Ketua Umum Hipmi itu mengakui masih perlu perubahan terkait basis datanya.

Baca Juga :  BNI gencarkan pertanian modern 4.0 untuk kopi sidikalang Dairi

"Sekarang kami sedang susun inventaris potensi sumber daya yang harus kita pasarkan. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Sebentar lagi kami lakukan pekerjaannya," jelas  Bahlil.

Sekretaris Utama BKPM Andi Maulana menjelaskan pembangunan Pusat Kopi dilakukan sejak Oktober hingga Desember 2019. Ada pun sistem monitoring disiapkan hingga Maret 2020.

“Anggaran untuk bangunan Rp1,5 miliar, untuk sistem Rp23 miliar sehingga total Rp24,5 miliar," katanya.

Baca juga: OSS hanya dilayani dengan sistem online selama dua minggu ke depan

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Halaman utama media China hitam-putih peringati perkabungan nasional

Halaman utama media China hitam-putih peringati perkabungan nasional Jakarta (ANTARA) - Perwajahan halaman utama sejumlah media cetak dan daring di China berwarna hitam-putih pada...

BKPM: Terjadi lonjakan izin kesehatan pada Maret, tembus di atas 5.000

BKPM: Terjadi lonjakan izin kesehatan pada Maret, tembus di atas 5.000 Data tersebut menunjukkan reaksi positif dari pelaku usaha atas kemudahan perizinan yang diberikan...

Solok berlakukan jam malam cegah penyebaran virus corona

Solok berlakukan jam malam cegah penyebaran virus corona Solok, (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat mulai memperketat aktivitas warga setempat termasuk pemberlakuan jam...

Warganet temukan "tumbler" di film "Little Women"

Warganet temukan "tumbler" di film "Little Women" Jakarta (ANTARA) - Film "Little Women" karya Sutradara Greta Gerwig yang rilis Februari lalu kini kembali mendapat...

Kemarin, Kapolsek Kembangan dicopot hingga warga berjemur

Kemarin, Kapolsek Kembangan dicopot hingga warga berjemur Jakarta (ANTARA) - Beragam berita dan peristiwa di Kota Metropolitan Jakarta dan sekitarnya terjadi pada Kamis (2/4)...