Beranda Informasi Starbucks tutup banyak kafe di AS, Kanada cegah penyebaran corona

Starbucks tutup banyak kafe di AS, Kanada cegah penyebaran corona

Starbucks tutup banyak kafe di AS, Kanada cegah penyebaran corona

“Mari hadapi kenyataan. Kopi latte bukan sesuatu yang ‘sangat penting. Namun, pada saat krisis, pemerintah meminta gerai makanan dan minuman yang aman untuk tetap buka jika memungkinkan untuk layanan ambil, drive through, atau pengiriman

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan produsen dan rantai kedai kopi asal Amerika, Starbucks Corp, pada Jumat menyampaikan akan menutup sebagian besar kafe yang dioperasikan di seluruh Amerika utara selama dua pekan dan membatasi layanannya hanya untuk drive-through.

Hal itu dilakukan Starbucks untuk membantu menahan penyebaran virus corona yang sangat menular.

"Mari hadapi kenyataan. Kopi latte bukan sesuatu yang 'sangat penting. Namun, pada saat krisis, pemerintah meminta gerai makanan dan minuman yang aman untuk tetap buka jika memungkinkan untuk layanan ambil, drive through, atau pengiriman," kata Rossann Williams, presiden direktur Starbucks untuk bisnis di AS dan Kanada.

Pengecualian untuk kebijakan penutupan kafe itu akan diberikan untuk kafe-kafe yang melayani di atau sekitar rumah sakit dan pusat perawatan kesehatan, kata Williams.

Baca juga: Sikapi virus corona, Starbucks tutup toko, tunda jasa pengiriman
Baca juga: Washington laporkan kenaikan jumlah kematian COVID-19 jadi 74

Starbucks, yang memiliki hampir semua gerai kopinya di AS, mengatakan mitra lisensinya akan membuat keputusan masing-masing tentang apakah akan menutup toko mereka atau tidak. Namun, Starbucks mengatakan akan membayar semua mitra toko selama 30 hari ke depan, terlepas dari keputusan itu.

Baca Juga :  MENYELAMIPERSEBARAN KOPI DI DUNIA

Langkah penutupan kafe oleh perusahaan rantai kedai kopi terbesar di dunia itu dilakukan untuk meningkatkan dukungan bagi gerakan menjaga jarak sosial.

Starbucks juga memperluas penutupan kafe-kafe di area luar universitas, mal, dan daerah berisiko tinggi yang diumumkannya beberapa hari lalu.

Baca Juga :  Pemilik kedai kopi di Purwokerto menggugat Grab karena akun fiktif

Ketika virus corona menyebar dengan cepat di seluruh Amerika Serikat, pemilik bisnis menutup kafe dan restoran mereka atau mengalihkan layanan terbatas untuk pengiriman dan dibawa pulang.

Negara bagian New York, Illinois dan Connecticut pada Jumat (20/3) semuanya mengikuti California mengarahkan penduduk untuk tinggal di rumah dalam langkah menerapkan gerakan luas menjaga jarak sosial yang selama ini belum diterapkan di ketiga negara bagian AS itu.

Pembatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang berdampak pada lebih dari 75 juta orang, atau hampir seperempat dari populasi AS, telah membuat sebagian besar tempat kerja tutup dan mengharuskan penduduk untuk tetap di dalam rumah kecuali untuk perjalanan ke toko bahan makanan, apotek, pom bensin dan "urusan penting" lainnya.

Virus corona telah menginfeksi hampir 14.400 orang di seluruh wilayah AS dengan jumlah kematian saat ini lebih dari 200.

Baca juga: Los Angeles minta pertokoan tutup, penduduk tetap di rumah
Baca juga: AS peringatkan warganya bisa terjebak di luar negeri karena corona

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Nostalgia "Filosofi Kopi" lewat konser daring "Wave of Cinema"

Nostalgia "Filosofi Kopi" lewat konser daring "Wave of Cinema" Jakarta (ANTARA) - Bioskop Online dan Visinema Musik bekerja sama menghadirkan pengalaman nonton pertunjukan musik...

Pertamina tingkatkan kapasitas produksi petani kopi Bener Meriah

Pertamina tingkatkan kapasitas produksi petani kopi Bener Meriah Aceh Besar (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I meningkatkan kapasitas petani kopi...

Zona merah, Pemkot Sabang-Aceh gencarkan razia pelanggar protokol

Zona merah, Pemkot Sabang-Aceh gencarkan razia pelanggar protokol Selama pandemi COVID-19 ini kita rutin melakukan razia penerapan protokol kesehatan di beberapa titik pusat keramaian...

Polisi bongkar ladang ganja seluas dua hektare di Bengkulu

Polisi bongkar ladang ganja seluas dua hektare di Bengkulu Bengkulu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu membongkar ladang ganja seluas dua hektare di area...

Tekuni pertanian potensial berpigmen, Elfi jadi Guru Besar UMM

Tekuni pertanian potensial berpigmen, Elfi jadi Guru Besar UMM Satu yang berpengaruh terhadap kualitas pangan adalah penggunaan bahan tambahan panganMalang, Jawa Timur (ANTARA) -...