Beranda Informasi Tekan COVID-19, pegawai swasta di Arab Saudi libur 15 hari

Tekan COVID-19, pegawai swasta di Arab Saudi libur 15 hari

Tekan COVID-19, pegawai swasta di Arab Saudi libur 15 hari

Kairo (ANTARA) – Pemerintah Arab Saudi pada Rabu meliburkan sebagian besar usaha di sektor swasta selama 15 hari dan mengarahkan pelaku bisnis menerapkan kebijakan "kerja dari rumah" demi menekan penyebaran  virus corona jenis baru atau COVID-19.

Kementerian Tenaga Kerja meminta pelaku usaha di Arab Saudi untuk menutup kantor, mengurangi jumlah pegawai masuk di kantor cabang, serta menjalankan langkah pencegahan dengan membatasi kontak fisik antarkaryawan, serta memantau adanya gejala penyakit pada seluruh pekerja.

Namun, aturan tersebut tidak berlaku untuk perusahaan yang menyediakan kebutuhan pokok seperti pangan dan layanan kesehatan. Kebijakan itu juga dikecualikan untuk perusahaan penyedia jasa komunikasi, listrik, dan transportasi (utility service) serta lembaga pemerintah.

Sebagaimana disebut dalam aturan baru itu, perempuan hamil, pekerja berusia di atas 55 tahun, dan mereka dengan penyakit keras wajib mendapatkan jatah cuti tambahan selama 14 hari.

Di samping itu, pemerintah juga menutup masjid, sekolah, restoran, kedai kopi, dan mal, serta membatasi penerbangan internasional dan menutup sementara ibadah umrah.

Baca juga: Arab Saudi denda Rp1,9 miliar bagi mereka yang bohong soal kesehatan
Baca juga: Khawatir corona, Arab Saudi hentikan perjalanan sembilan negara

Pada awal minggu ini, sejumlah kantor-kantor milik pemerintah telah meliburkan pegawainya, sementara bank sentral setempat menerapkan kebijakan kerja-dari-rumah untuk bank-bank di Arab Saudi. Dewan Menteri di Arab Saudi juga membatalkan agenda pertemuan rutin untuk dua minggu ke depan.

Baca Juga :  BNN Samarinda Ungkap Bisnis Ganja Antar Provinsi

Dewan Kerja Sama Teluk, yang beranggotakan enam negara, melaporkan 1.000 pasien tertular COVID-19 dan satu di antaranya meninggal dunia. Banyak kasus terhubung dengan penyebaran virus di Iran, negara yang menjadi pusat wabah di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Sulsel kucurkan Rp1 M untuk Festival Keraton Nusantara XIII

Sumber: Reuters

Baca juga: Arab Saudi hentikan shalat berjamaah di masjid akibat virus corona
Baca juga: Akibat virus corona, Arab Saudi tunda penerbangan ke Uni Eropa

Penerjemah: Genta Tenri Mawangi
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

RAGAM VARIETAS BIJI KOPI DI DUNIA

Jika Anda pengagum kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri kala Anda sanggup nikmati seduhan kopi dari begitu banyak ragam biji kopi yang tumbuh di...

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...