Beranda Informasi Sumut tuan rumah Rakornas pemberdayaan perempuan

Sumut tuan rumah Rakornas pemberdayaan perempuan

Sumut tuan rumah Rakornas pemberdayaan perempuan

Medan (ANTARA) – Sumatera Utara menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) se-Indonesia Tahun 2020  dipusatkan di Kota Medan 29 Maret – 1 April 2020.

Sekretaris Daerah Sumatera Utara R. Sabrina di Medan, Kamis, mengatakan, acara tersebut dapat menjadi momentum untuk mempromosikan wisata dan UMKM yang ada di Sumut, apalagi diperkirakan ada ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang akan hadir.

Baca juga: Kaltim bentuk satgas anti-perundungan di sekolah

"Diperkirakan bakal ada seribuan orang lebih perwakilan dari setiap provinsi serta perwakilan dari Dinas PPPA Kabupaten/Kota se-Indonesia. Jadi ini adalah momen yang tepat untuk kita mempromosikan apa yang ada di Sumut, baik itu pariwisata maupun UMKM," katanya.

Sabrina juga mengajak para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berada di ruang lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk kedepanya mampu mengadakan kegiatan Rakonas di Sumut. Sehingga bisa menjadi ajang promosi bagi daerah ini.

"Kalau bisa semua OPD yang ada menggelar Rakornas, tarik semua ke Sumut, karena ini juga ajang kesempatan kita untuk promosi. Nanti saat acara, gandeng Dinas Perkebunan untuk menyediakan kopi asal petani Sumut untuk disediakan testernya secara gratis kepada para peserta. Biar memancing mereka untuk beli kopi kita," katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut Nurlela mengatakan ada beberapa acara pendukung yang akan digelar untuk memeriahkan Rakornas.

"Selain melakukan Rakornas, akan ada beberapa agenda pendukung seperti fun bike, talk show layanan korban kekerasan dan talk show Pembangunan PPPA Kabinet Indonesia Maju," katanya.

Baca Juga :  Starbucks akan garap investasi hijau di Papua

Baca juga: Mensos optimistis anak dengan perlindungan khusus bisa hidup normal
Baca juga: BRSAMPK Handayani tangani 1.406 anak perlindungan khusus selama 2019
Baca juga: Lentera Anak: Perluasan fungsi KPPPA perkuat perlindungan anak

Pewarta: Juraidi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Baca Juga :  Pemberdayaan masyarakat kunci antisipasi Karhutla Sumsel

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Pendaki ditemukan selamat tanpa baju di Gunung Guntur Garut

Pendaki ditemukan selamat tanpa baju di Gunung Guntur Garut Garut (ANTARA) - Seorang pendaki yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/7) berhasil ditemukan selamat dengan...

Zona hijau, aktivitas perdagangan Kota Sukabumi berangsur normal

Zona hijau, aktivitas perdagangan Kota Sukabumi berangsur normal Aktivitas perdagangan berangsur normal ini ditandai dengan jam operasional toko non-sembako yang diizinkan buka hingga pukul...

Sejauh Mata Memandang dukung Jakarta bebas plastik sekali pakai

Sejauh Mata Memandang dukung Jakarta bebas plastik sekali pakai Jakarta (ANTARA) - Brand Sejauh Mata Memandang turut mendukung Jakarta Bebas Kantong Plastik Sekali Pakai...

Dua pekan lagi WHO dapatkan hasil awal uji coba obat COVID-19

Dua pekan lagi WHO dapatkan hasil awal uji coba obat COVID-19 Jenewa (ANTARA) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) harus segera mendapatkan hasil uji klinis...

PPI gandeng UMKM, petani dan nelayan sebagai mitra percepatan ekspor

PPI gandeng UMKM, petani dan nelayan sebagai mitra percepatan ekspor Kemitraan dengan petani, nelayan, dan UMKM, merupakan pola sumber suplai dalam percepatan ekspor PPIJakarta...