Beranda Informasi 70 barista Indonesia perebutkan tiket kejuaraan kopi dunia

70 barista Indonesia perebutkan tiket kejuaraan kopi dunia

70 barista Indonesia perebutkan tiket kejuaraan kopi dunia

Prestasi Indonesia di ajang dunia saat ini cukup membanggakan karena berada pada peringkat empat pada kompetisi dunia 2019

Bekasi (ANTARA) – Sebanyak 70 barista dari berbagai daerah di Indonesia memperebutkan tiket ke ajang Barista World Championship 2021 dalam kompetisi meracik kopi di Bekasi, Jawa Barat.

"Pemenang langsung mendapatkan 'wildcard' untuk berkompetisi di seleksi skala nasional Indonesian Coffee Event, sebelum ke World Barista Championship," kata Panitia Bekasi Coffee Week, Rico Ronald Sinaga, Sabtu.

Bekasi Coffee Week adalah kompetisi meracik kopi yang kali pertama dihelat di The Oval Summarecon Mall Bekasi sebagai ajang bergengsi kalangan barista kopi.

Pemenang dari tiga kategori yang dilombakan berkesempatan bersaing pada skala nasional untuk memperebutkan tiket bertanding di ajang Barista World Championship 2021.

Rico menyebutkan prestasi Indonesia di ajang dunia saat ini cukup membanggakan karena berada pada peringkat empat pada kompetisi dunia 2019.

"Ajang ini bergengsi, sebab kalau dilihat dari antusiasmenya sangat tinggi," katanya.

Baca juga: Kedai kopi tumbuh pesat, Brewfest 2020 berlangsung di Jakarta

Baca juga: Penggunaan dana kelurahan di Yogyakarta dari bangun MCK hingga barista

Baca juga: Artne Coffee, seni kopi dari barista tunanetra

Dari 70 peserta tiga kategori kompetisi yang tidak hanya berasal dari Bekasi, tapi juga datang dari Karawang, Bandung, bahkan Bangka Belitung.

Peserta akan bersaing di tiga kategori kompetisi yakni barista, manual brew, dan latte art sejak Kamis (27/2) hingga Minggu (1/3).

Baca Juga :  ALAT SEDUH KOPI BUBUK, BELAJAR SENDIRI DI RUMAH

"Juri dengan kualifikasi Q 'grader' turut dilibatkan untuk memberikan penilaian," katanya.

Salah satu kontestan adalah Okeu Rahmawati (23), seorang perempuan warga Kota Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga :  ALAT SEDUH KOPI BUBUK, BELAJAR SENDIRI DI RUMAH

"Kalau buat latte art itu yang penting hasil akhirnya rapi, tidak ada bercak air yang merusak hasil gambar," ujar Barista di "Blue Doors" Bandung itu.

Okeu mengatakan tantangan membuat latte art ada pada tingkat kekentalan foam saat di-steam.

Cara yang dilakukan adalah dengan menempatkan ujung mesin steam sedikit terapung di permukaan susu, sehingga ketika steam dihidupkan susu akan berputar seperti pusaran air.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...