Beranda Informasi KPRI Kota Bogor untung Rp0,617 miliar

KPRI Kota Bogor untung Rp0,617 miliar

KPRI Kota Bogor untung Rp0,617 miliar

Bogor (ANTARA) – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Beriman Kota Bogor memperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU) atau keuntungan sebesar Rp617 juta pada tahun 2019.

Ketua KPRI Beriman Kota Bogor, Edgar Suratman, usai Rapat Anggota Tahunan di Balai Kota Bogor, Kamis, RAT dihadiri para pengurus dan sebagian anggota yang saat ini berjumlah 908 orang.

Pada RAT tersebut selain mengumumkan SHU dan pembagiannya, juga penyampaikan program kerja tahun 2020 serta laporan pertanggungjawaban pengurus dan pemilihan pengurus baru. "Pada program kerja tahun 2020, salah satunya adalah ekspansi pengembangan usaha," katanya.

KPRI Beriman semula usahanya hanya punya usaha penggandaan (fotocopy) dan "payment point", tapi kemudian berkembang. Saat ini usahanya beragam termasuk layanan rental mobil, rental sarana dan prasarana serta menjual sembako.

Anggota KPRI Beriman Kota Bogor pada 2019 sebanyak 908 orang. Edgar berharap, Wali Kota dan Sekretaris Daerah sebagai pembina dapat memberikan arahan kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang belum menjadi anggota bisa mendaftar sebagai anggota.

"Kalau anggotanya bertambah, maka modal usaha juga bisa bertambah. Anggota juga bisa mendapatkan pinjaman," katanya.

Baca juga: Tiga strategi diusulkan untuk modernisasi koperasi Indonesia
Baca juga: Koperasi Santri Milenial gandeng perusahaan Malaysia kembangkan kopi

Modal usaha KPRI pada 2019 mencapai Rp11 miliar. Modal usaha tersebut berasal dari simpanan pokok dan simpanan sukarela anggota sebesar Rp5,6 miliar serta pinjaman dari bank sebesar Rp5,4 miliar.

Pada RAT tahun 2019 yang diselenggarakan di Balai Kota Bogor, ada SHU sebanyak Rp617 juta.

Baca Juga :  Kapolres Bangka Bangka hentikan aktivitas pasar malam

SHU kemudian dibagi-bagi, yakni 25 persen untuk cadangan, 45 persen untuk dana anggota, 10 persen untuk dana pengurus dan lima persen untuk dana kesejahteraan pegawai.

Baca Juga :  KAIDAH SEDUH KOPI GAYO, SEPERTI INI RAHASIANYA

Sebesar 2,5 persen untuk dana pembangunan daerah kerja, 2,5 persen untuk dana sosial serta lima persen untuk dana pendidikan dan lima persen untuk dana pengawas.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengatakan, RAT ini merupakan bentuk tanggung jawab pengurus atas semua transaksi yang kemudian disampaikan secara transparan agar diketahui semua anggota.

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...