Beranda Informasi AJI kecam pelaku pengeroyokan Jurnalis di Aceh Barat

AJI kecam pelaku pengeroyokan Jurnalis di Aceh Barat

AJI kecam pelaku pengeroyokan Jurnalis di Aceh Barat

Agar tidak terus berulang, pelakunya harus ditemukan dan diadili

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Abdul Manan mengecam keras aksi pengeroyokan kepada jurnalis di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Senin.

Dalam keterangan tertulisnya, Manan meminta agar aparat Kepolisian segera mengungkap motif dari pengeroyokan itu.

"Polri perlu menggali apa motif dari pengeroyokan itu, apakah karena berita atau karena sebab lain," ujar Manan ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin (20/1) malam.

Baca juga: AJI harap dibentuk satgas tangani kekerasan jurnalis ANTARA di Aceh

Manan menambahkan jika ditemukan motif pengeroyokan karena pemberitaan, pelaku pengeroyokan bisa dijerat tidak hanya dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) melainkan juga dengan UU 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Kalau memang ada indikasi karena berita, mereka harus dijerat tidak hanya dengan KUHP tapi juga dengan UU Pers," kata Manan.

Dalam UU Pers, disebutkan siapa saja yang dengan sengaja menghambat kemerdekaan pers dapat dipidana paling lama dua tahun penjara dan denda paling banyak Rp 500 juta. Sedangkan, pada pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan, pelaku bisa paling lama lima tahun enam bulan penjara.

AJI mendesak kasus tersebut bisa segera diungkap motifnya oleh aparat Kepolisian agar kekerasan serupa tidak terus berulang.

"Agar tidak terus berulang, pelakunya harus ditemukan dan diadili," ujar Manan.

Sebelumnya, seorang wartawan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara di Kabupaten Aceh Barat, Teuku Dedi Iskandar mengalami peristiwa pengeroyokan oleh sekelompok orang, sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Baca Juga :  CARA MEMBUAT KOPI SEDUH YANG NIKMAT, SEPERTI INI RAHASIANYA

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di salah satu warung kopi di Kota Meulaboh, Aceh Barat, Senin sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca Juga :  JANGAN SALAH CARA SEDUH KOPI ENAK SENDIRI

Menurut keterangan yang dihimpun Antara di Jakarta, peristiwa itu diterima korban saat sedang melakukan kerja jurnalistiknya sehari-hari di Aceh Barat.

Tiba-tiba ia didatangi pelaku secara berkelompok yang langsung memukulinya hingga mengakibatkan cedera pada dada dan tangan korban.

Korban mengaku tidak memiliki masalah pribadi dengan pelaku terkecuali saat ia memberitakan kasus salah seorang pelaku berinisial A yang kabarnya seorang pengusaha tersebut.

Kepala Perum LKBN Antara Biro Aceh Azhari membenarkan Teuku Dedi Iskandar pernah memberitakan kasus tersebut di laman aceh.antaranews.com.

"Pengeroyokan terhadap Dedi itu, merupakan sebuah pelanggaran dan suatu tindakan kriminal yang tidak 'gentle man'. Saya melihat ini, harus diusut tuntas oleh polisi agar hukum kita tegak di Indonesia khususnya Aceh Barat," kata Azhari.

Pihaknya memiliki keyakinan bahwa peristiwa pengeroyokan yang dialami oleh Teuku Dedi Iskandar tersebut bakal diusut pihak yang berwajib di Meulaboh.

"Ini harus diusut tuntas. Kita percaya bahwa polisi akan bertindak profesional dalam mengusut kasus ini," kata Azhari.

Baca juga: LKBN ANTARA mengutuk keras pengeroyokan terhadap wartawannya
Baca juga: PWI Aceh Tengah kecam pengeroyokan wartawan ANTARA di Meulaboh

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Desa ini bikin website jualan online gula aren, kopi, hingga rebung

Desa ini bikin website jualan online gula aren, kopi, hingga rebung Tujuan kami membuat website jual beli online ini tak lain adalah untuk memasarkan...

Alasan penggemar Harry Potter hapus link ke situs JK Rowling

Alasan penggemar Harry Potter hapus link ke situs JK Rowling Jakarta (ANTARA) - Dua situs terbesar penggemar Harry Potter yakni The Leaky Cauldron dan...

Kepala BRG sebut cetak sawah baru sama dengan program restorasi gambut

Kepala BRG sebut cetak sawah baru sama dengan program restorasi gambut kalau musim hujan biasanya membawa tanah mineral, nah areal itu sebenarnya cocok untuk...

Polres Jakarta Utara tetapkan tersangka kasus asusila di Starbucks

Polres Jakarta Utara tetapkan tersangka kasus asusila di Starbucks Jakarta (ANTARA) - Polres Jakarta Utara menetapkan seorang tersangka inisial DD (22) dalam kasus asusila...

Kemendag bidik ekspor produk pangan olahan ke Afrika Utara

Kemendag bidik ekspor produk pangan olahan ke Afrika Utara Kawasan Afrika Utara, khususnya Mesir, merupakan pasar yang menjanjikan bagi produk pangan olahan dari IndonesiaJakarta...