Beranda Informasi Mentan minta penegakan hukum terhadap pelaku konversi lahan pertanian

Mentan minta penegakan hukum terhadap pelaku konversi lahan pertanian

Mentan minta penegakan hukum terhadap pelaku konversi lahan pertanian

Pelaku alih fungsi lahan mendapat tindak pidana dengan ancaman kurungan selama lima tahun penjara dan pidana sebesar Rp5 miliar,

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo meminta agar para penegak hukum menangkap oknum yang melakukan upaya konversi atau alih fungsi lahan pertanian sehingga menyebabkan lahan khususnya tanaman pangan berkurang.

Mentan menilai perlunya mengekstensifikasikan pembukaan lahan baru yang diperuntukkan khusus pada tanaman pangan secara permanen.

Saya juga minta kepada penegak hukum untuk menangkap mereka yang membuat lahan pertanian menjadi non pertanian, kata Syahrul di Pengalengan Jawa Barat, melalui keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu.

Secara hukum, pengalihfungsian lahan pertanian sudah diatur dalam Undang-Undang 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Aturan ini pun mengancam siapa aja yang secara tidak langsung melakukan alih fungsi lahan.

Baca juga: Bertemu Menpan RB, Mentan bahas penguatan penyuluh sampai kecamatan

Pelaku alih fungsi lahan mendapat tindak pidana dengan ancaman kurungan selama lima tahun penjara dan pidana sebesar Rp5 miliar.

Syahrul mengatakan praktik pengalihfungsian lahan sangat merugikan pemerintah dan petani yang kini tengah memiliki semangat bercocok tanam. Perilaku tersebut juga dapat mengakibatkan terjadinya bencana alam.

Baca juga: Sambangi Mendag, Mentan tegaskan single data jadi rujukan bersama

Jika ada lahan pertanian yang rusak akibat banjir atau bencana alam lainnya, pemerintah harus memberikan bibit-bibit pertanian untuk dilakukan penanaman kembali, ujar dia.

Baca Juga :  BI NTB gelar pelatihan wirausaha di tengah COVID-19

Berdasarkan hasil validasi akhir, Kementan menyatakan total luas lahan baku sawah sebesar 7.463.948 hektare (ha).

Baca juga: Mentan targetkan pertumbuhan ekspor komoditas kopi hingga vanili

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Baca Juga :  Indonesia miliki 49 kawasan sains dan teknologi

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Rasa Indonesia di menu McD, burger nasgor hingga es krim teh botol

Rasa Indonesia di menu McD, burger nasgor hingga es krim teh botol Burger Nasi Goreng Spesial (HO/McDonald's Indonesia) Jakarta (ANTARA) -...

Ahad, SIM Keliling di Jakarta ada di tiga lokasi

Ahad, SIM Keliling di Jakarta ada di tiga lokasi Jakarta (ANTARA) - Pada hari Ahad 9 Agustus 2020, layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling...

KLHK: Bengkulu harus miliki strategi kembangkan daerah berbasis hutan

KLHK: Bengkulu harus miliki strategi kembangkan daerah berbasis hutan Bengkulu dengan kondisinya 43 persen lebih hutan harus memiliki strategi berbasis hutanRejang Lebong (ANTARA) -...

INILAH SEPULUH COFFEE TERSOHOR DI DUNIA

tiap tiap negara dan paling utamanya adalah kopi. Terlepas bagaimana Anda minum kopi dan apa-pun alasannya perihal paling utama sebenarnya dapat merasakan rasanya, aroma...

Kementan sarankan Belitung integrasikan perkebunan lada dan kopi

Kementan sarankan Belitung integrasikan perkebunan lada dan kopi Jika ingin mencari tambahan lain mungkin bisa mengatur pola tanam, kalau selama ini hanya lada saja...