Beranda Informasi Dinsos Bangka kirim 5 siswa ke Balai Besar Rehabilitasi Vokasional

Dinsos Bangka kirim 5 siswa ke Balai Besar Rehabilitasi Vokasional

Dinsos Bangka kirim 5 siswa ke Balai Besar Rehabilitasi Vokasional

Selain lima siswa yang mengikuti kegiatan pendidikan itu, terdapat dua siswa lain yang berasal dari kabupaten lain di Provinsi Bangka Belitung

Sungailiat,Bangka (ANTARA) – Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengirim lima siswa berkebutuhan khusus untuk mengikuti pendidikan vokasional angkatan XXIII/2020 di Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas Cibinong, Jawa Barat

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Baharudin Bafa, di Sungailiat, Sabtu, mengatakan pendidikan vokasional untuk meningkatkan kualitas keterampilan siswa berkebutuhan khusus sesuai bidangnya.

"Kelima siswa tersebut yang dipercaya mengikuti kegiatan pendidikan vokasional angkatan XXIII berasal dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Sungailiat," kata dia.

Dia menjelaskan siswa tersebut akan mengikuti pendidikan praktik keterampilan desain grafis, menjahit, dan pekerjaan logam selama enam bulan setelah sebelumnya dinyatakan lulus dari seleksi oleh panitia.

"Pendidikan vokasional bagi siswa berkebutuhan khusus di Cibinong, Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," kata dia.

Baca juga: BBRSPDI Temanggung rancang kurikulum edukasi kopi penyandang disabilitas

Dia mengatakan pelatihan itu diperlukan mereka karena dari pengalaman siswa sebelumnya yang pernah mengikuti kegiatan yang sama akan memiliki kemampuan keterampilan yang cukup baik.

Harapan pemerintah dengan diselenggarakan pendidikan vokasional bagi siswa berkebutuhan khusus, kata dia, supaya bisa menjalankan fungsi sosialnya secara layak meskipun mereka memiliki keterbatasan secara fisik.

"Kita berharap dengan bekal keterampilan yang dimiliki siswa berkebutuhan khusus tidak menghalangi mereka dalam mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," kata dia.

Baca Juga :  Peringati Hari Disabilitas, Grab perkenalkan program "Mendobrak Sunyi"

Dia mengatakan pemerintah pusat maupun daerah berusaha memperhatikan pemenuhan hak dasar mereka yang berkebutuhan khusus untuk mendapatkan kehidupan yang layak.

Baca Juga :  MENINJAU SEJARAH PENEMUAN TANAMAN KOPI DI DUNIA

"Selain lima siswa yang mengikuti kegiatan pendidikan itu, terdapat dua siswa lain yang berasal dari kabupaten lain di Provinsi Bangka Belitung," katanya.

Baca juga: Kemensos optimalkan pelaksanaan program rehabilitasi sosial lansia
Baca juga: Kemensos siapkan Balai Rehabilitasi Sosial Anak

 

Pewarta: Kasmono
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...