Beranda Informasi Gibran perkenalkan diri sebagai investor Wahyoo

Gibran perkenalkan diri sebagai investor Wahyoo

Gibran perkenalkan diri sebagai investor Wahyoo

Jakarat (ANTARA) – Pengusaha kuliner Gibran Rakabuming mengenalkan diri sebagai salah satu investor warteg digital bernama Wahyoo.

Gibran berpendapat warung tegal alias warteg merupakan salah satu bagian dari budaya dan kearifan lokal Bangsa Indonesia.

“Warteg bukan cuma sekedar tempat makan tapi ini adalah budaya bangsa. Orang Indonesia makannya ya di warteg, makanya ini harus dilestarikan. Di sini saya ingin bersilaturahmi dan mengenalkan diri sebagai investornya Wahyoo pada Masyu dan Mbakyu,” kata Gibran di hadapan sekira 3000-an peserta Pikniknye Wahyoo di Dufan, Jakarta pada Minggu.

Meski demikian, Gibran dan Wahyoo tak bersedia mengungkap jumlah investasi.

“Mulai investment dari awal kita belum disclose, kita komitmen dengan para shareholder bahwa kita tidak menjelaskan berapa,” kata founder sekaligus CEO Wahyoo Peter Shearer.

Baca juga: Kaesang resmikan gerai Sang Pisang di Kuala Lumpur

Baca juga: Jokowi pernah minta Kaesang berguru bisnis kepada Chef Arnold

Gibran mengatakan, bersama Wahyoo, dia ingin memajukan kuliner Indonesia dan menyejahterakan para pemilik warteg.

“Makanya salah satunya ikut platform Wahyoo, jika gabung Wahyoo maka nanti akan diberi kemudahan-kemudahan misalnya ada fitur beli bahan baku, pembekalan atur keuangan dan lain-lain,” katanya.

Wahyoo didirikan oleh Peter Shearer pada Juni 2017.

Kala itu, Peter bermimpi memberdayakan efisiensi pengeluaran dan pengembangan pendapatan pengusaha warteg di Indonesia melalui platform teknologi serta program pemberdayaan usaha mikro bisnis tersebut.

Beberapa contoh program adalah dengan pengadaan supply chain, membantu menciptakan model bisnis yang baru, dan penerapan program lokakarya Wahyoo Academy untuk meningkatkan kualitas pelayanan konsumen di tiap warteg.

Baca Juga :  Polres Sumedang musnahkan ratusan bungkus kopi stamina pria

Ada enam perusahaan yang tercatat sebagai investor Wahyoo yakni Agaeti Ventures, Kinesys Group, Chapter1 Ventures, SMDV, East Ventures dan Rentracks.

Baca Juga :  ADAKAH ALAT SEDUH KOPI DI RUMAH

Hingga saat ini, sudah ada 12.000 lebih warung kopi sampai warung tegal ikut bergabung dalam startup perusahaan sosial tersebut.

Baca juga: Gibran tak biasakan Jan Ethes konsumsi western food

Baca juga: Kuliner Mangkokku berencana "go international"

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Tol Sibanceh dan harapan pertumbuhan ekonomi Aceh

Tol Sibanceh dan harapan pertumbuhan ekonomi Aceh Memang sudah waktunya mulai menjadikan daerah-daerah Sumatera, termasuk Aceh, sebagai gerbang arus investasi dan logistik nasionalJakarta (ANTARA)...

Indef: Tol pertama di Aceh, momentum pemda pacu pertumbuhan ekonomi

Indef: Tol pertama di Aceh, momentum pemda pacu pertumbuhan ekonomi Keberadaan jalan tol di daerah diperlukan bukan dalam konteks mengatasi kemacetan, melainkan lebih kepada...

Warga Gunungsitoli panik akibat gempa magnitudo 5,0

Warga Gunungsitoli panik akibat gempa magnitudo 5,0 teman teman saya banyak yang lari keluar, takut bangunan permanen lantai dua tempat kami minum kopi ambrukGunungsitoli...

Perpanjang masa berlaku SIM di empat lokasi berikut

Perpanjang masa berlaku SIM di empat lokasi berikut Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyediakan empat lokasi layanan perpanjangan masa berlaku...

EXO-SC rilis video "Telephone" jelang "comeback" 13 Juli

EXO-SC rilis video "Telephone" jelang "comeback" 13 Juli Jakarta (ANTARA) - EXO-SC, sub unit grup idola K-pop EXO meluncurkan video musik "Telephone" yang berkolaborasi...