Pot bunga picu kemacetan Jalan I Gusti Ngurah Rai

0
91

Pot bunga picu kemacetan Jalan I Gusti Ngurah Rai

Ada aja motor yang nyerempet pot kalau lagi macet parah

Jakarta (ANTARA) –

Pengendara di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Cakung, Jakarta Timur, mengeluhkan keberadaan pot bunga yang memicu penyempitan badan jalan.
 
"Udah lama juga pot bunganya 'nangkring' di situ (sisi jalan). Tiap jam sibuk pagi atau sore, lalin pasti macet," kata pengendara ojek daring, Zaki Kurnia (33), di Jakarta, Senin sore.
 
Tidak kurang dari sepuluh pot bunga berdiameter 1 meter dengan ketinggian 1,5 meter berjajar di sisi badan Jalan I Gusti Ngurah Rai depan Perumahan Jatinegara Baru.
 
Pot bunga bekas itu semula berada di atas trotoar jalan di dekat Stasiun Buaran. Namun sejak sebulan terakhir diturunkan ke bahu badan jalan karena adanya proyek revitalisasi trotoar.

Baca juga: Satu Tewas Akibat Mobil Tabrak Pot Bunga

 
"Sudah sebulan diturunin dari atas (trotoar). Soalnya kan kita lagi ganti baru," kata Karyadi (30) salah satu pekerja trotoar.
 
Saat ini Karyadi bersama sejumlah rekannya telah menyelesaikan penggantian cetakan semen trotoar dan pengerjaan sudah sampai pada pembuatan lubang saluran air.
 
"Saya juga gak tau kenapa belum diberesin ini potnya," katanya.
 
Pot bunga tersebut tampak sebagian fisiknya hancur serta berada di area perlintasan pengendara sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.
 
"Ada aja motor yang nyerempet pot kalau lagi macet parah," kata pedagang kopi di sisi Jalan I Gusti Ngurah Rai, Indria.

Baca juga: Walkot Jaktim minta kontraktor kereta cepat tanggung jawab atas banjir

 
Sementara itu Kepala Seksi Jalan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Benny Sitorang, yang dikonfirmasi mengatakan keberadaan pot bunga itu belum diketahui siapa pemiliknya.
 
"Memang posisinya tidak wajar ada di bahu jalan. Saya sedang koordinasi dengan pihak terkait agar segera dipindahkan," katanya.
 
Pihaknya mengaku jika pot tersebut bukanlah aset dari Bina Marga Jakarta Timur.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.