BERIKUT INDEKS SEJARAH PERKEMBANGAN KOPI DI DUNIA

Kopi merupakan salah satu model minuman yang banyak diminati oleh manusia di dunia ini. Minuman yang punya kandungan kafein ini membawa citarasa yang khas, supaya banyak yang nikmati style minuman ini sewaktu enjoy ataupun kala bekerja.
Selain nikmat, kopi ini terhitung membawa beragam macam manfaat bagi peminumnya. fungsi kopi tersebut yakni sanggup tingkatkan konsentrasi, bisa menghilangkan ngantuk, bisa menciptakan suasana hati menjadi senang, dan lain sebagainya.
Minuman kopi ini berasal dari sebuah tanaman perdu yang tumbuh didaerah tropis. Dari tanaman yang tergolong tumbuhan ini, maka munculah biji kopi. Biji kopi ini yang akhirnya diolah sedemikian rupa jadi minuman kopi yang amat nikmat.Di belahan bumi ini, banyak negara yang membuahkan biji kopi paling baik di dunia.

Sebelum kita menelusuri aneka kopi di dunia, ada baiknya kami mundur lagi ke belakang berkenaan bagaimana peristiwa kopi dimulai. Ada sebuah perjalanan panjang yang layak kita ketahui, Jauh dari sekitar 3000 th. yang lalu.

BERIKUT INDEKS SEJARAH

PERKEMBANGAN KOPI DI DUNIA

Asal Usul Kopi Sebagai Minuman



BERIKUT INDEKS SEJARAH 

PERKEMBANGAN KOPI DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri berlangsung secara tidak sengaja disaat penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang senantiasa terjaga bahkan sesudah matahari terbenam sesudah memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini lantas terus berkembang dan menyebar ke beraneka negara di Afrika, tapi metode penyajiannya tetap menggunkan metode konvensional. Barulah beberapa ratus th. sesudah itu biji kopi ini dibawa melewati Laut Merah dan tiba di Negara Arab dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

BERIKUT INDEKS SEJARAH

PERKEMBANGAN KOPI DI DUNIA, Setidaknya, ada tiga spesies yang jadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang lantas dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya sampai ke seluruh dunia. Bangsa Arab jadi mempopulerkan ekstrak bijinya bersama cara diseduh dengan air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, terhadap th. 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terdapat dua type kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yaitu kultivar yang dibawa ke Jawa dan kemudian tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang kedua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal bersama dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada selagi ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut informasi yang udah dijelaskan di dalam peristiwa kopi sebelumnya, kita udah menyadari kalau style kopi robusta adalah type yang paling sukses bertahan di keadaan tanah Indonesia. Bahkan, negara kami ini termasuk ke didalam penghasil kopi robusta terbesar setelah Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, tipe kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898 oleh pakar botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi berbagai negara, layaknya Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya ditunaikan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul sejarah kopi liberika atau yang punyai nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, jenis satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di sebagian negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, selalu tetap dapat tumbuh dan berbuah terkecuali ditanam di ketinggian hingga 1.200 mdpl. Suhu kebanyakan yang dibutuhkan adalah kurang lebih 27-30°C bersama dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan jenis arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya hanya 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada style kopi yang dikategorikan dalam varietas liberika yang awalnya dianggap sebagai model tersendiri, yaitu excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa sesudah itu diakui dan diresmikan dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei pada tahun 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita sudah sadar peristiwa asal usul kopi di atas, agar kita mampu simpulkan benua Afrika jadi tempat kelahiran kopi. Sehingga tidak heran hingga waktu ini nyaris tiap-tiap negara Afrika sedang menanamnya. Benua ini terhitung 8 dari 25 eksportir kopi kondang di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya jadi favorit terlama di kalangan pecinta kopi. Ada yang menyatakan perihal berikut dikarenakan kombinasi negara ini unik antara iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang amat membedakan kopi kenya bersama dengan lainnya adalah model pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menjelaskan : “Perkebunan kopi di kenya sering memanfaatkan campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan udah terbukti membuahkan kopi yang luar biasa secara senantiasa dari th. ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk menghambat terhadap bermacam model penyakit, bakal tapi justru juga mendapat berlebihan dapat citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian kecuali kita membandingkan bersama dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya malah menjadi produk yang relatif murah di pasarnya, beberapa besar umumnya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati dengan rentang harga kurang dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling fantastis dan termahal juga di antaranya dari Asia Tenggara, terutama Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kami menemukan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari grup kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini jadi mesin mengolah massal. Para konservasionis beranggapan hal selanjutnya sanggup mengancam populasi Luwak Liar. Akan tapi semua angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber umumnya bukti di lapangan terkecuali sebagian kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan dengan foto-foto bahwa luwak ditaruh terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan menggabungkan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat udah banyak melakukan pendampingan kepada petani kopi luwak bersama dengan beri tambahan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan merawat luwak secara baik dan beri tambahan sertifikasi bagi yang sudah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang menjadi fenomenal dunia, kopi paling baik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sebenarnya kopi sumatera juga miliki banyak variasi rasa bergantung metode washing kopi. Sweet Maria menggambarkan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling kondang adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini sudah banyak varian sistem layaknya honey, fullwashed, natural apalagi wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah salah satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak mampu beradu dengan Afrika, Asia atau Amerika latin didalam faktor hal kuantitasnya.

Beberapa fans Jawa, kualitas varietas kopi Karibia menjadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan lumayan tinggi, tanah yang subur dan juga drainase yang amat baik menciptakan iklim yang sempurna, menghasilkan kopi yang smooth yang populer bersama dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain bisa didapatkan kurang lebih $45-$50. Untuk waktu ini 80% hasil tahunan negara berikut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir setiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seluruhnya berada di peringkat 10 negara paling atas di dalam hal mengolah kopi tahunan.

Berbeda dengan Panama, yang cuma menghasilkan 13 juta poun pertahun, terlihat dalam dekade paling akhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas kesuksesan area tersebut dapat dikaitkan dengan penemuan tahun 2004 yakni varietas yang disebut-sebut bersama Geisha.

Hacienda La Esmeralda menemukan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka langsung memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya amat unik, benar-benar khas floral, supaya mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi berikut di dalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di menjual seharga $60 per 500g Green Bean, bermakna setelah jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang kondang adalah mempunyai rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak penggemar kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan tanya di mana area menanam kopi di Eropa, sebab tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kami tampilkan? Anda memahami bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah tempat kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari keperluan minum kopi jadi sebuah proses membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di didalam atau luar ruangan kafe sudah jadi aspek klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di tahun 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang mengambil alih tekanan udara bersama dengan uap terhadap th. 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso menjadi mengasyikkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang selagi itu tetap secara tak beraturan, sesudah itu muncul beraneka inovasi yang lebih banyak di semua negeri. Semangat mendalam untuk tetap menyempurnakan kopi agar membangkitkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah terhadap mutu dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan tiap-tiap orang selama hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona sanggup dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling bernilai di dunia.

Asal usul kopi Kona dapat ditelusuri kembali ke th. 1820-an, saat stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan dengan pagi yang terlampau cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang memiliki rasa yang tidak layaknya yang lain.

Salah satu area pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di daerah teduh pada ketinggian kurang lebih 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod tentang harga product kurang lebih $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi terutama gara-gara keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga karena ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung pas pematangan sepanjang musim. Banyak operasi besar di negara lain memanfaatkan cara mekanis, sehingga kopi mereka terhitung lebih dari satu biji yang amat masak dan sebagian biji yang belum matang.”

Pada akhirnya, kopi terbaik adalah kopi yang bisa menyebabkan Anda mencicipi kopi sendiri menghindari dari tempat tidur Anda dan mulai menjelajah dunia. Cobalah untuk konsisten coba untuk mendapatkan apresiasi sejati dalam perbedaan rasa setiap kopi. Seperti Cupping kopi yang merupakan metode dirancang tertentu untuk obyek di atas. Perekonomian international bagus untuk para fans kopi, memiliki lebih begitu banyak pilihan daripada dua dekade lalu. Jangan terpaku terhadap opsi yang mengintimidasi Anda, tetapi kombinasikanlah pengalaman mencicip kopi sebabkan lebih mudah bagi siapa saja untuk menjelajahi kopi kondang di dunia yang kini banyak tersedia.

Sumber :

detik.com, liputan6.com, wikipedia, aklcoffee.com

Baca Juga :  Gojek sebut kebijakan pemotongan insentif berlaku di semua daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.