Beranda Informasi Belajar menganalisa cita rasa kopi dengan "cupping"

Belajar menganalisa cita rasa kopi dengan "cupping"

Belajar menganalisa cita rasa kopi dengan "cupping"

Jakarta (ANTARA) – Mencicip kopi atau yang populer disebut cupping dilakukan untuk menganalisa kualitas kopi, mulai dari aroma, rasa, keasaman, hingga keseimbangan rasa.

Kegiatan menilai rasa kopi itu biasanya dikerjakan oleh seorang ahli yang disebut cupper. Namun, kini orang biasa juga dapat melakukannya dengan mengikuti protokol Specialty Coffee Association (SCA).

"Ada aroma, ada flavor, kita ada saltiness dan accidity, bitterness dan sweetnes, after tase, balance, mug filled, yang terakhir afterall itu lebih ke preference pribadi, jadi setiap sudut dari kopi itu kita analisa," ujar Germawan Wahyadhiatmika, seorang cupper, di Jakarta, Selasa (1/10).

Protokol cupping kopi dengan standar SCA memakai lima cangkir (cup) kopi untuk mengukur konsistensi kopi — bisa jadi satu cangkir enak, sementara lainnya tidak.

Baca juga: Fine robusta tingkatkan kesejahteraan petani kopi

Ketentuan SCA lainnya adalah kopi digiling dengan rasio satu banding 18 atau dengan tingkat kekasaran kopi medium hingga kasar, lalu diseduh memakai air dengan suhu 94 derajat Celsius.

"Awalnya, kita cium dulu aroma kering sebelum diseduh, terus kita seduh, kita biarkan empat menit, karena empat menit itu dijadikan standar bahwa semua kopi itu terekstraksi dengan baik secara maksimal," katanya.

Perlu dicatat, saat mencium aroma kopi, sebaiknya cangkir tetap berada di meja atau tidak diangkat, sebab tangan yang memegang cangkirr dikhawatirkan dapat memengaruhi aroma kopi.

Baca juga: Alasan kopi susu digandrungi banyak orang

Setelah empat menit, lakukan break untuk melepaskan aroma yang terperangkap di balik kopi. Break dilakukan dengan menggunakan sendok untuk memecah tumpukan kopi di atas permukaan air.

Baca Juga :  Kumpulan diskon menarik setelah mencoblos
Baca Juga :  PERHATIKAN SEDUH KOPI ENAK DI RUMAH

"Sudah selesai itu kita bersihkan semua cup, baru kita mulai cupping," ujar Gemawan.

"Nah, aroma cuma di-assest sewaktu kering dan basah, dan break, cuma dari pake hidung saja, selebihnya flavor, aftertase, saltiness dan accidity, bitternes, sweetness, mug filled, balance sama afterall pakai lidah," lanjut dia.

Lebih lanjut, untuk mengetahui langkah-langkah dalam melakukan cupping kopi secara rinci, simak video berikut.

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Desa ini bikin website jualan online gula aren, kopi, hingga rebung

Desa ini bikin website jualan online gula aren, kopi, hingga rebung Tujuan kami membuat website jual beli online ini tak lain adalah untuk memasarkan...

Alasan penggemar Harry Potter hapus link ke situs JK Rowling

Alasan penggemar Harry Potter hapus link ke situs JK Rowling Jakarta (ANTARA) - Dua situs terbesar penggemar Harry Potter yakni The Leaky Cauldron dan...

Kepala BRG sebut cetak sawah baru sama dengan program restorasi gambut

Kepala BRG sebut cetak sawah baru sama dengan program restorasi gambut kalau musim hujan biasanya membawa tanah mineral, nah areal itu sebenarnya cocok untuk...

Polres Jakarta Utara tetapkan tersangka kasus asusila di Starbucks

Polres Jakarta Utara tetapkan tersangka kasus asusila di Starbucks Jakarta (ANTARA) - Polres Jakarta Utara menetapkan seorang tersangka inisial DD (22) dalam kasus asusila...

Kemendag bidik ekspor produk pangan olahan ke Afrika Utara

Kemendag bidik ekspor produk pangan olahan ke Afrika Utara Kawasan Afrika Utara, khususnya Mesir, merupakan pasar yang menjanjikan bagi produk pangan olahan dari IndonesiaJakarta...