Beranda Informasi BI: Ekonomi Lampung tetap tumbuh tinggi

BI: Ekonomi Lampung tetap tumbuh tinggi

BI: Ekonomi Lampung tetap tumbuh tinggi

Di sisi permintaan, konsumsi swasta diperkirakan masih menjadi pendorong utama pertumbuhan

Bandarlampung (ANTARA) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung mengatakan memasuki triwulan III 2019, pertumbuhan ekonomi Lampung diperkirakan tetap tumbuh tinggi dengan kisaran 5,1 hingga 5,5 peesen (year on year).

"Di sisi permintaan, konsumsi swasta diperkirakan masih menjadi pendorong utama pertumbuhan, meskipun tidak sekuat periode sebelumnya yang ditopang faktor musiman perayaan hari besar keagamaan," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Lampung, Budiharto Setyawan, di Bandarlampung, Senin.

Ia menyebutkan, pendorong pertumbuhan lainnya diperkirakan bersumber dari peningkatan investasi seiring meningkatnya kepastian usaha dari sudut pandang investor pasca Pilpres dan pelantikan pimpinan daerah Lampung yang baru.

Baca juga: Pemprov Lampung berharap dukungan DPR dalam mengentaskan kemiskinan

Selain itu, lanjut dia, perbaikan net ekspor yang didukung kenaikan produksi perkebunan diperkirakan turut menopang pertumbuhan ekonomi Lampung meskipun harga komoditas utama ekspor seperti CPO dan kopi diperkirakan masih berada pada level yang rendah.

Secara sektoral, siklus produksi optimal komoditas perkebunan seperti kopi, lada, tebu dan nanas memasuki musim kemarau diperkirakan menjadi penopang kinerja sektor pertanian, sektor perdagangan, serta sektor transportasi dan pergudangan.

Sementara itu, secara global, pertumbuhan ekonomi tahun 2019 diperkirakan melambat.

Ketegangan hubungan dagang AS dan China yang berlanjut dan diikuti risiko geopolitik terus menekan perekonomian dunia dan membuat ketidakpastian pasar keuangan global tetap tinggi.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia turut terpengaruh kondisi perekonomian global yang kurang menguntungkan tersebut.

Baca Juga :  SELEMBAR SEJARAHNEGARA PENGHASIL BIJI KOPI TERBESAR DI DUNIA

Ekspor diperkirakan belum membaik seiring permintaan global dan harga komoditas yang menurun, meskipun beberapa produk ekspor manufaktur seperti kendaraan bermotor tetap tumbuh positif.

Baca Juga :  BAGAIMANA SEDUH KOPI AROMA DI KANTOR

Meski demikian, konsumsi rumah tangga tumbuh stabil didukung oleh penyaluran bantuan sosial pemerintah.

Baca juga: BI : Aset perbankan Lampung tumbuh 4,91 persen.
Baca juga: BI Lampung sediakan penukaran uang di Bakauheni

Pewarta: Agus Wira Sukarta
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

PPI gandeng UMKM, petani dan nelayan sebagai mitra percepatan ekspor

PPI gandeng UMKM, petani dan nelayan sebagai mitra percepatan ekspor Kemitraan dengan petani, nelayan, dan UMKM, merupakan pola sumber suplai dalam percepatan ekspor PPIJakarta...

Kemarin, kasus asusila hingga demo PPDB di Jakarta

Kemarin, kasus asusila hingga demo PPDB di Jakarta Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada Jumat (3/7) disiarkan Antara dan mungkin...

UPDATE TERBARU KOPI YANG TERPOPULER DI DUNIA

Bicara tentang kopi, minuman ini tetap dapat menghadirkan melankoli tersendiri bagi siapa saja, lebih-lebih bagi para pecinta puisi dan diksi. Kopi seolah punya...

Desa ini bikin website jualan online gula aren, kopi, hingga rebung

Desa ini bikin website jualan online gula aren, kopi, hingga rebung Tujuan kami membuat website jual beli online ini tak lain adalah untuk memasarkan...

Alasan penggemar Harry Potter hapus link ke situs JK Rowling

Alasan penggemar Harry Potter hapus link ke situs JK Rowling Jakarta (ANTARA) - Dua situs terbesar penggemar Harry Potter yakni The Leaky Cauldron dan...