Di Temanggung ada budaya tiap Jumat minum kopi

0
86

Di Temanggung ada budaya tiap Jumat minum kopi

Sekarang dengan munculnya para pengusaha kopi bubuk di Temanggung diharapkan imbauan itu dapat mengembalikan kopi Temanggung pada komunitas yang sesungguhnya

Temanggung (ANTARA) – Surat Edaran Bupati Temanggung nomor 500/513/IX/2019 yang menjadikan hari Jumat sebagai "Hari minum kopi" untuk masyarakat setempat mendapat dukungan dari Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Temanggung Slamet Ekowantoro.

Slamet di Temanggung, Jumat, mengatakan budaya minum kopi di Temanggung sebenarnya sudah lama, namun akhir-akhir ini tergeser dengan kopi kemasan.

"Sekarang dengan munculnya para pengusaha kopi bubuk di Temanggung diharapkan imbauan itu dapat mengembalikan kopi Temanggung pada komunitas yang sesungguhnya," katanya.

Menurut dia surat edaran bupati mengimbau masyarakat untuk minum kopi, terutama pada hari Jumat itu menjadi solusi yang luar biasa bahwa harapan ke depannya kedai-kedai kopi, rumah makan, dan restoran menjadi satu kewajiban bahwa mereka harus menyediakan kopi Temanggung.

Menurut dia sekarang ini antara on farm dan of farm kopi Temanggung sudah berjalan linier, artinya ketika para petani bisa menghasilkan produksi kopi dengan kualitas bagus langsung ditangkap oleh para pengolah kopi sehingga para pengusaha kopi bubuk ini tidak kesulitan mencari kopi dengan kualitas yang memadai baik arabika maupun robusta.

Ia berharap selain kualitas produksi yang bagus, ke depan juga harus meningkatkan produktifitas.

Ia meminta para petani yang belum begitu paham cara budidaya kopi bisa menimba ilmu kepada mereka yang sudah pintar untuk peningkatan produksi kopi.

Selama ini ada pemahaman bahwa kopi robusta khususnya hanya bagus di lahan wilayah Kandangan, Gemawang, dan Candiroto, katanya hal ini harus mulai dikembangkan ke arah timur di daerah Kaloran, Kranggan, dan Pringsurat.

"Teknik budidaya yang mereka lakukan rata-rata masih rendah dibandingkan dengan petani di Kandangan, Gemawang, dan Candiroto. Peran dari dinas perlu dioptimalkan dalam rangka pendampingan kepada para petani kopi," katanya.

Ia berharap dengan surat edaran bupati itu, mudah-mudahan masyarakat juga antusias, yang paling penting semua rumah makan, restoran, dan warung harus menyediakan kopi Temanggung. 

Baca juga: 109 stan bakal meriahkan Festival Kopi Temanggung
Baca juga: Petani Muncar Temanggung gelar syukuran panen kopi

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.