Beranda Informasi Di Temanggung ada budaya tiap Jumat minum kopi

Di Temanggung ada budaya tiap Jumat minum kopi

Di Temanggung ada budaya tiap Jumat minum kopi

Sekarang dengan munculnya para pengusaha kopi bubuk di Temanggung diharapkan imbauan itu dapat mengembalikan kopi Temanggung pada komunitas yang sesungguhnya

Temanggung (ANTARA) – Surat Edaran Bupati Temanggung nomor 500/513/IX/2019 yang menjadikan hari Jumat sebagai "Hari minum kopi" untuk masyarakat setempat mendapat dukungan dari Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Temanggung Slamet Ekowantoro.

Slamet di Temanggung, Jumat, mengatakan budaya minum kopi di Temanggung sebenarnya sudah lama, namun akhir-akhir ini tergeser dengan kopi kemasan.

"Sekarang dengan munculnya para pengusaha kopi bubuk di Temanggung diharapkan imbauan itu dapat mengembalikan kopi Temanggung pada komunitas yang sesungguhnya," katanya.

Menurut dia surat edaran bupati mengimbau masyarakat untuk minum kopi, terutama pada hari Jumat itu menjadi solusi yang luar biasa bahwa harapan ke depannya kedai-kedai kopi, rumah makan, dan restoran menjadi satu kewajiban bahwa mereka harus menyediakan kopi Temanggung.

Menurut dia sekarang ini antara on farm dan of farm kopi Temanggung sudah berjalan linier, artinya ketika para petani bisa menghasilkan produksi kopi dengan kualitas bagus langsung ditangkap oleh para pengolah kopi sehingga para pengusaha kopi bubuk ini tidak kesulitan mencari kopi dengan kualitas yang memadai baik arabika maupun robusta.

Ia berharap selain kualitas produksi yang bagus, ke depan juga harus meningkatkan produktifitas.

Ia meminta para petani yang belum begitu paham cara budidaya kopi bisa menimba ilmu kepada mereka yang sudah pintar untuk peningkatan produksi kopi.

Baca Juga :  ADAKAH SIASAT SEDUH KOPI HITAM BERSAMA KAWAN

Selama ini ada pemahaman bahwa kopi robusta khususnya hanya bagus di lahan wilayah Kandangan, Gemawang, dan Candiroto, katanya hal ini harus mulai dikembangkan ke arah timur di daerah Kaloran, Kranggan, dan Pringsurat.

Baca Juga :  MELIHAT VARIETAS KOPI DI DUNIA

"Teknik budidaya yang mereka lakukan rata-rata masih rendah dibandingkan dengan petani di Kandangan, Gemawang, dan Candiroto. Peran dari dinas perlu dioptimalkan dalam rangka pendampingan kepada para petani kopi," katanya.

Ia berharap dengan surat edaran bupati itu, mudah-mudahan masyarakat juga antusias, yang paling penting semua rumah makan, restoran, dan warung harus menyediakan kopi Temanggung. 

Baca juga: 109 stan bakal meriahkan Festival Kopi Temanggung
Baca juga: Petani Muncar Temanggung gelar syukuran panen kopi

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Desa ini bikin website jualan online gula aren, kopi, hingga rebung

Desa ini bikin website jualan online gula aren, kopi, hingga rebung Tujuan kami membuat website jual beli online ini tak lain adalah untuk memasarkan...

Alasan penggemar Harry Potter hapus link ke situs JK Rowling

Alasan penggemar Harry Potter hapus link ke situs JK Rowling Jakarta (ANTARA) - Dua situs terbesar penggemar Harry Potter yakni The Leaky Cauldron dan...

Kepala BRG sebut cetak sawah baru sama dengan program restorasi gambut

Kepala BRG sebut cetak sawah baru sama dengan program restorasi gambut kalau musim hujan biasanya membawa tanah mineral, nah areal itu sebenarnya cocok untuk...

Polres Jakarta Utara tetapkan tersangka kasus asusila di Starbucks

Polres Jakarta Utara tetapkan tersangka kasus asusila di Starbucks Jakarta (ANTARA) - Polres Jakarta Utara menetapkan seorang tersangka inisial DD (22) dalam kasus asusila...

Kemendag bidik ekspor produk pangan olahan ke Afrika Utara

Kemendag bidik ekspor produk pangan olahan ke Afrika Utara Kawasan Afrika Utara, khususnya Mesir, merupakan pasar yang menjanjikan bagi produk pangan olahan dari IndonesiaJakarta...