Beranda Informasi Demonstran 13 organisasi pasang keranda di depan gedung KPK

Demonstran 13 organisasi pasang keranda di depan gedung KPK

Demonstran 13 organisasi pasang keranda di depan gedung KPK

Kami menggiring tiga keranda pertanda matinya profesionalisme KPK. Kita juga melakukan tabur bunga sebagai rasa prihatin terhadap sikap pegawai KPK yang menolak revisi Undang-Undang KPK

Jakarta (ANTARA) –

Ratusan demonstran dari 13 organisasi masyarakat memasang keranda mayat dan menaburkan bunga di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu siang.
 
Koordinator aksi, Rizal Sutan Bagindo, menyebut kegiatan itu sebagai bentuk visualisasi aksi terhadap matinya profesionalisme KPK.
 
"Kami menggiring tiga keranda pertanda matinya profesionalisme KPK. Kita juga melakukan tabur bunga sebagai rasa prihatin terhadap sikap pegawai KPK yang menolak revisi Undang-Undang KPK," katanya di Jakarta.

Baca juga: Srikandi Milenial dukung revisi UU KPK

 
Massa aksi berasal dari Komando Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Kompak), Masyarakat Pemuda Cinta Indonesia (Mat Peci), Gerakan Masyarakat Reaksioner (Gemar), Kopi-Indonesia.
 
Komite Aksi Mahasiswa Pemuda Untuk Sang Merah Putih, Forum Silaturrahmi Pemuda Indonesia (FSPI), Forum Masyarakat Demokrasi Indonesia ( FMDI ), Komunitas Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi, Gerakan Masyarakat Peduli Keadilan (GMPK).
 
Berikutnya, Jaringan Masyarakat Jayakarta, Forum Masyarakat Cinta (Formaci) KPK, Srikandi Millenial dan Api Demokrasi.
 
Massa menyuarakan tiga tuntutan, di antaranya, mendukung hasil revisi UU KPK, mengusir Saut Situmorang dan Agus Raharjo dan kolega dari KPK karena telah mengundurkan diri, serta meminta Presiden segera melantik pimpinan KPK 2019-2023.
 
Demonstran juga memecahkan balon berwarna merah dan putih di pagar kawat yang menjadi pembatas gedung KPK dengan lokasi unjuk rasa.

Baca Juga :  CATATAN TERBARUKOPI TERSOHOR DI DUNIA

Baca juga: Polisi imbau demonstran pro revisi UU KPK tidak ke DPR

 
"Pecahkan balonnya, sebagai tanda bahwa konsistensi pegawai KPK dalam mengawal kedaulatan rakyat telah pupus," ujar demonstran.
 
Aksi unjuk rasa berlangsung kondusif dengan dikawal puluhan petugas berseragam polisi. Massa membubarkan diri dengan tertib setelah dua jam berorasi sejak pukul 14.00 WIB.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Baca Juga :  MINUMAN KOPI NIKMAT DARI BIJI KOPI ROBUSTA

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Adam Mitter sebut fans di Indonesia seperti di Inggris

Adam Mitter sebut fans di Indonesia seperti di Inggris Jakarta (ANTARA) - Meski belum setahun mencicipi Liga 1 Indonesia, mantan pemain Liga inggris yang...

Bintan terapkan sistem "ganjil-genap" NIK cegah COVID-19

Bintan terapkan sistem "ganjil-genap" NIK cegah COVID-19 Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau akan menerapkan sistem "ganjil-genap" dari ujung pada Nomor...

PTPN IX buka kerja sama kembangkan potensi lahan

PTPN IX buka kerja sama kembangkan potensi lahan kami melihat peluang beberapa aset strategis mulai dilirik para mitraSemarang (ANTARA) - PT Perkebunan Nusantara IX...

Pelaku usaha kecil berharap mendapat bantuan pemerintah

Pelaku usaha kecil berharap mendapat bantuan pemerintah Cianjur (ANTARA) - Pelaku usaha kecil di tempat wisata di Cianjur, Jawa Barat, berharap mendapat bantuan dari...

LRT Jakarta-Samjin Elex bantu sembako warga Jakarta

LRT Jakarta-Samjin Elex bantu sembako warga Jakarta Jakarta (ANTARA) - PT LRT Jakarta dan perusahaan dari Korea Selatan, Samjin Elex memberikan bantuan 100 paket sembilan bahan...