Beranda Informasi Penyebar video asusila di Sumedang terancam 12 tahun penjara

Penyebar video asusila di Sumedang terancam 12 tahun penjara

Penyebar video asusila di Sumedang terancam 12 tahun penjara

Sumedang (ANTARA) – Kepolisian Resor Sumedang menangkap seorang pria pemeran sekaligus penyebar video asusila di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang akan dijerat Undang-undang Pornografi dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara.

"Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," kata Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Hartoyo saat jumpa pers pengungkapan kasus video asusila di Sumedang, Rabu.

Baca juga: Polres Sumedang ungkap peredaran uang palsu modus transfer ke BRILink

Ia menuturkan, Kepolisian Resor Sumedang telah mendapatkan informasi adanya pembuatan dan penyebaran video asusila di Sumedang, kemudian dilakukan penyelidikan hingga akhirnya diketahui pelakunya yang merupakan pasangan selingkuh.

Polisi, lanjut dia, telah mengamankan pemeran pria inisial AIS (34) yang sebelumnya dilaporkan inisial YS (34) sebagai korban sekaligus pemeran perempuan yang menjadi selingkuhan pelaku.

"Hasil laporan itu kami bergerak dan menangkap pelaku di wilayah Kabupaten Sumedang," katanya.

Ia mengungkapkan, hasil pemeriksaan sementara pasangan selingkuh dalam video tersebut sudah berkeluarga yang videonya tersebar di kalangan masyarakat Sumedang.

Motif pelaku, kata dia, sengaja menyebarkan video asusila tersebut karena sakit hati terhadap pasangannya yang mau mengakhiri hubungan terlarangnya itu.

"Motifnya sakit hati, niatnya mau serius, tetapi masing-masing sudah memiliki pasangan," katanya.

Ia menambahkan, selain menangkap pemeran pria, polisi juga mengamankan barang bukti berupa telepon genggam yang digunakan untuk merekam perbuatannya, dan mengamankankan selimut dan bantal yang terekam dalam video.

Baca Juga :  MENGETAHUI SEJARAH PENYEBARAN KOPI DI DUNIA

"Kami juga menemukan beberapa video adegan mesum tersangka dengan durasi yang berbeda-beda," katanya.

Akibat perbuatannya itu tersangka mendekam di sel tahanan Markas Polres Sumedang untuk menjalani proses hukum dan dijerat pasal berlapis yakni selain Undang-undang Pornografi, tersangka juga dijerat Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Baca Juga :  ATURAN SEDUH KOPI HITAM, PERHATIKAN TIPSNYA

Baca juga: Dubes RI pasarkan kopi Sumedang di Afrika
Baca juga: Kejuaraan dunia paralayang promosikan pariwisata Sumedang

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Solok berlakukan jam malam cegah penyebaran virus corona

Solok berlakukan jam malam cegah penyebaran virus corona Solok, (ANTARA) - Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat mulai memperketat aktivitas warga setempat termasuk pemberlakuan jam...

Warganet temukan "tumbler" di film "Little Women"

Warganet temukan "tumbler" di film "Little Women" Jakarta (ANTARA) - Film "Little Women" karya Sutradara Greta Gerwig yang rilis Februari lalu kini kembali mendapat...

Kemarin, Kapolsek Kembangan dicopot hingga warga berjemur

Kemarin, Kapolsek Kembangan dicopot hingga warga berjemur Jakarta (ANTARA) - Beragam berita dan peristiwa di Kota Metropolitan Jakarta dan sekitarnya terjadi pada Kamis (2/4)...

Pemkab Karimun berlakukan jam malam untuk cegah COVID-19

Pemkab Karimun berlakukan jam malam untuk cegah COVID-19 Pemberlakuan jam malam ini dalam rangka upaya mendukung program nasional terkait percepatan pencegahan penyebaran COVID-19Tanjungpinang (ANTARA)...

INI 10 KOPI TERKENAL DI DUNIA

Bagi Indonesia, kopi merupakan komoditas yang terlampau penting. Kopi udah jadi sumber penghidupan bagi jutaan petani di Indonesia yang membuahkan kopi yang dinikmati semua...