Beranda Informasi Gas metan di TPA berpotensi jadi energi listrik Palu

Gas metan di TPA berpotensi jadi energi listrik Palu

Gas metan di TPA berpotensi jadi energi listrik Palu

Jika dua zona itu terkelola dengan baik, di perkirakan mampu menghasilkan energi listrik sekitar dua megawatt

Palu (ANTARA) – Keberadaan gas metan di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA sangat berpotensi untuk solusi menambah suplai energi listrik di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu Firman, di Palu, Rabu mengatakan tumpukan sampah di TPA Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore menghasilkan energi terbarukan yang cukup besar namun belum terkelola dengan baik.

"Pascabencana, kami masih fokus menangani kebersihan kota. bagaimana sampah-sampah di dalam kota bisa terangkut ke TPA sehingga pemerintah belum terkonsentarsi mengurus pengelolaan gas metan," ujar Firman.

Baca juga: Pemulung buat kopi dan masakan dengan gas metan sampah

Dia menjelaskan, pada pemerintahan sebelumnya Pemkot Palu menjalin kerja sama dengan Pemkot Boras, Swedia mengolah energi yang bersumber dari sampah di TPA Kawatuna untuk dijadikan sebagai sumber listrik. Dalam kerja sama itu, Pemkot Boras mendatangkan dua mesin pembangkit tenaga biogas dan sempat beroperasi, namun saat ini tidak lagi sebab mesin pembangkit tersebut kondisinya rusak.

Diuraikannya, di zona reigion satu terdapat 11 sumur gas metan dengan luas hamparan sekitar 1,1 hektare yang saat itu terkelolah mampu menghasilkan energi listrik sebesar 54.000 kilowatt dari sebagian kecil sumur gas beroperasi.

Dalam nota kesepahaman, Pemkot Palu tidak mengalokasikan energi listrik untuk dikerjasamakan dengan pihak berkompeten.

"Energi yang terdistribusi saat itu hanya sekitar 5.000 kilowat dan hanya digunakan untuk menerangi rumah-rumah pemuling di sekitar TPA," katanya menambahkan.

Baca Juga :  Potensi komoditas kopi di Dataran Tinggi Napu

Menurut Firman, jika pengelolaan energi tersebut dilakukan secara optimal melalui kerja sama PLN sebagai pihak ketiga sekaligus mitra pemerintah bisa menambah suplay listrik di Palu meskipun daya dihasilkan tidak sebesar pembangkit yang lain, paling tidak memberikan konstribusi energi.

Baca Juga :  PANDUAN MODEL SEDUH KOPI BIAR ENAK SENDIRI

Saat ini zona region dua dengan luas hamparan sekitar 1,2 hektare telah diamnfaatkan sebagai tempat sampah. Hamparan itu dinilai sudah potensial memproduksi gas metan.

"Jika dua zona itu terkelola dengan baik, di perkirakan mampu menghasilkan energi listrik sekitar dua megawatt. Sejauh ini belum ada komunikasi dibangun dengan pihak PLN merencanakan pengelolaan gas metan," ucap dia.

Dikemukakannya, potensi lahan TPA Kota Palu di kawasan tersebut mencapai sekitar 20 hektare lebih, namun yang baru memiliki sertifikat atau alas hak seluas lima hektare dan lahan yang sudah dimanfaatkan baru sekitar 2,3 hektare.

Baca juga: Sumur gas metan Palu disebut aman dari rembetan kebakaran sampah
Baca juga: TPA ini hasilkan kompos dan gas metan

Pewarta: Muhammad Hajiji/Moh Ridwan
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

Hakim "kopi sianida" bersaing menjadi calon komisioner KY

Hakim "kopi sianida" bersaing menjadi calon komisioner KY Jakarta (ANTARA) - Proses seleksi calon anggota Komisi Yudisial (KY) menyisakan 55 kandidat yang lolos seleksi...

NTB segera luncurkan program stimulus untuk UMKM

NTB segera luncurkan program stimulus untuk UMKM Program ini merupakan kelanjutan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang yang diinisiasi untuk menjaga produksi UMKM pada ...

Di tengah pandemi, ekspor Indonesia ke Swiss melonjak

Di tengah pandemi, ekspor Indonesia ke Swiss melonjak London (ANTARA) - Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad menyatakan nilai ekspor Indonesia ke negara itu...

BKPM harap Mal Pelayanan Publik Sulawesi Tengah jadi contoh

BKPM harap Mal Pelayanan Publik Sulawesi Tengah jadi contoh Kalau ada gubernur, bupati yang menghalangi investasi, sanksinya adalah dana transfer daerah bisa dikurangi atau...

Warga bersama PPSU evakuasi sanca berukuran tiga meter di BKT

Warga bersama PPSU evakuasi sanca berukuran tiga meter di BKT ular dimasukkan ke dalam karung untuk dibawa ke kantor kelurahan setempatJakarta (ANTARA) - Warga...