AHLI KOPI HARUS PAHAM PENYEBARAN KOPI DI DUNIA

Berawal dari temuan orang-orang Afrika di tahun 800an sebelum masehi, kini kopi sukses menjadi minuman nyaris seluruh orang di dunia. Tak keliru memang kenapa minuman ini mampu begitu digemari. Bukan cuma gara-gara miliki rasa dan aroma yang khas, tetapi terhitung seribu manfaat luar biasa di baliknya. Belum ulang kopi juga punyai beragam tipe yang masing-masing punyai cita rasa khasnya sendiri.

Mungkin salah satu Kita ada yang udah tau, model kopi yang paling tenar di kalangan penduduk adalah arabika. Karena banyak para penikmat kopi beranggap mutu kopi arabika lebih unggul kalau dibandingkan dengan tipe kopi lainnya. Tapi memang masih ada banyak tipe kopi di dunia yang punyai kualitas terbaik.

AHLI KOPI HARUS PAHAM PENYEBARAN KOPI DI DUNIA

Di Mana Kopi Berasal?


AHLI KOPI HARUS PAHAM PENYEBARAN KOPI DI DUNIA

Jikalau menilik ke belakang tentang bagaimana kopi ditemukan, ada sebuah legenda yang menceritakan perihal awal dari sejarah kopi. Konon, pernah hiduplah seorang penggembala kambing di Ethiopia bernama Kaldi.

Awalnya, ia memahami bahwa kambing-kambingnya menjadi sangat energik dan tidak tidur di malam hari. Hal tersebut berlangsung sesudah hewan gembalanya memakan semacam buah beri berwarna merah dari suatu pohon.

Mengetahui hal itu, Kaldi kemudian melaporkannya kepada biarawan. Mendengar temuan Kaldi, biarawan selanjutnya pun tertarik untuk untuk mencoba buah beri yang dikonsumsi para kambing. Dan ternyata benar, ia dapat terjaga selama malam untuk berdoa.

Karena cita rasa pahit yang dihasilkannya, biarawan itu jadi mengolahnya menjadi sebuah minuman bersama memanggang dan menyeduh buah beri tersebut. Kalau anda pernah mendengar minum kopi mampu mengusir kantuk dan menambah tenaga, kemungkinan awal awalnya adalah dari cerita si Kaldi ini.

Dari Afrika Sampai Eropa

Menurut beraneka literatur disebutkan bahwa tanaman kopi atau coffee berasal sebuah daerah di Afrika yang bernama Abyssinia yang waktu ini mencakup wilayah negara Ethiopia dan Eritrea. Di pertengahan abad ke-15, biji coffee jadi diekspor dari Ethiopia ke Kota Mocha, Yaman.

Saat biji beri ini didatangkan ke Venesia terhadap tahun 1615, para rohaniawan setempat kompak menolak, apalagi hingga mengutuknya. Saking besarnya kontroversi yang muncul, Paus Klemens VIII pun diminta untuk campur tangan mengatasi kasus ini.

Meskipun begitu, keberadaan coffee shop tambah menjamur dan menjadi pusat kegiatan sosial dan juga pusat komunikasi di kota-kota besar di Inggris, Austria, Perancis, Jerman, dan Belanda. Minuman bercita rasa pahit ini sesudah itu jadi menggantikan minuman yang biasa dikonsumsi waktu sarapan, yang pada waktu itu mereka biasa minum bir atau wine.

Di akhir th. 1800-an, kopi telah menjadi komoditas yang mendunia dan para pebisnis menjadi melacak cara-cara baru untuk beroleh keuntungan dari minuman yang sedang populer pada waktu itu. Kemudian di tahun 1864, John dan Charles Arbuckle membeli coffee bean roaster dari Jabez Burns. Mereka lantas menamai product mereka bersama dengan nama “Ariosa” dan menjualnya lagi kepada para koboi di Amerika Barat.

Baca Juga :  BEBERAPA MEREK KOPI DI DUNIA

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita telah tahu histori asal usul kopi di atas, supaya kita dapat simpulkan benua Afrika jadi area kelahiran kopi. Sehingga tidak heran sampai saat ini hampir setiap negara Afrika sedang menanamnya. Benua ini juga 8 dari 25 eksportir kopi populer di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya jadi favorit terlama di kalangan fans kopi. Ada yang menyatakan hal berikut dikarenakan kombinasi negara ini unik antara iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang benar-benar membedakan kopi kenya bersama lainnya adalah model pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menyebutkan : “Perkebunan kopi di kenya kerap pakai campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan udah terbukti membuahkan kopi yang luar biasa secara selamanya dari th. ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk mencegah terhadap beraneka tipe penyakit, bakal namun justru juga mendapat berlebihan dapat citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian jikalau kami memperbandingkan bersama Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya malah menjadi produk yang relatif murah di pasarnya, lebih dari satu besar umumnya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati dengan rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling mengagumkan dan termahal terhitung di antaranya dari Asia Tenggara, lebih-lebih Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kami mendapatkan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari grup kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini jadi mesin produksi massal. Para konservasionis beranggapan perihal berikut bisa mengancam populasi Luwak Liar. Akan tetapi seluruh angapan-anggapan berikut banyak yang tidak bersumber umumnya bukti di lapangan jika lebih dari satu kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama dengan foto-foto bahwa luwak diletakkan pada kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mengkombinasikan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat sudah banyak lakukan pendampingan kepada petani kopi luwak bersama dengan memberi tambahan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan merawat luwak secara baik dan memberi tambahan sertifikasi bagi yang sudah lulus.

Baca Juga :  DAFTAR TERBARUBIJI KOPI YANG TERPOPULER DI DUNIA

Selain kopi luwak Indonesia yang menjadi fenomenal dunia, kopi paling baik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun memang kopi sumatera juga memiliki banyak variasi rasa terkait metode washing kopi. Sweet Maria menggambarkan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling tenar adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini telah banyak varian proses seperti honey, fullwashed, natural lebih-lebih wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah salah satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak bisa bersaing dengan Afrika, Asia atau Amerika latin didalam aspek perihal kuantitasnya.

Beberapa penggemar Jawa, kualitas varietas kopi Karibia menjadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur udara dingin, curah hujan memadai tinggi, tanah yang subur dan juga drainase yang terlalu baik menciptakan iklim yang sempurna, membuahkan kopi yang smooth yang kondang bersama dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain sanggup didapatkan lebih kurang $45-$50. Untuk sementara ini 80% hasil tahunan negara berikut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir setiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seluruhnya berada di peringkat 10 negara paling atas di dalam hal mengolah kopi tahunan.

Berbeda bersama dengan Panama, yang hanya menghasilkan 13 juta poun pertahun, keluar dalam dekade paling akhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas kesuksesan daerah berikut bisa dikaitkan bersama dengan penemuan tahun 2004 yaitu varietas yang disebut-sebut bersama Geisha.

Hacienda La Esmeralda mendapatkan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka langsung memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya benar-benar unik, terlampau khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi tersebut di dalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, bermakna setelah jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Baca Juga :  BERIKUT INDEKS SEJARAH KOPI DI DUNIA

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang populer adalah memiliki rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak pengagum kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan tanya di mana tempat menanam kopi di Eropa, karena tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kita tampilkan? Anda memahami bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah tempat kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari kepentingan minum kopi jadi sebuah sistem membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di didalam atau luar ruangan kafe telah menjadi aspek klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di tahun 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang menukar tekanan udara bersama uap terhadap th. 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso jadi mengasyikkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang pas itu tetap secara tak beraturan, lantas keluar bermacam inovasi yang lebih banyak di semua negeri. Semangat mendalam untuk tetap menyempurnakan kopi supaya memunculkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah terhadap mutu dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai anggota dari kehidupan tiap-tiap orang selama hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona dapat dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling miliki nilai di dunia.

Asal usul kopi Kona mampu ditelusuri lagi ke th. 1820-an, saat stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama pagi yang sangat cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang punya rasa yang tidak layaknya yang lain.

Salah satu daerah pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di daerah teduh pada ketinggian kira-kira 1900 kaki di atas permukaan laut, dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod berkenaan harga product sekitar $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi lebih-lebih gara-gara keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga gara-gara ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih segera pas pematangan sepanjang musim. Banyak operasi besar di negara lain gunakan cara mekanis, agar kopi mereka termasuk beberapa biji yang sangat masak dan sebagian biji yang belum matang.”

Yak, itu dia
AHLI KOPI HARUS PAHAM PENYEBARAN KOPI DI DUNIA. Bagaimana, telah tahu kamu biasanya minum yang mana? Berniat mencoba mengolah kopi sendiri?

Sumber :

detik.com, liputan6.com, wikipedia, aklcoffee.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.