Beranda Informasi Keluarga sebut Ipda Imran tewas seketika di TKP

Keluarga sebut Ipda Imran tewas seketika di TKP

Keluarga sebut Ipda Imran tewas seketika di TKP

Jakarta (ANTARA) –

Anggota Dirlantas Polda Metro Jaya Inspektur Dua Polisi (Anumerta) Imran Yasin (50) tewas seketika di lokasi kejadian beberapa saat setelah insiden kecelakaan truk dan mobil patroli berlangsung di Tol Lingkar Luar Jakarta, Selasa malam (3/9).
 
"Cerita dari rekannya (Imran) tewas di tempat," kata adik korban, Iwan, usai menghadiri pemakaman di TPU Malaka 1, Jakarta Timur, Rabu siang.
 
Menurut dia keluarga mengetahui kabar terkait kecelakaan yang menimpa anak kedua dari enam bersaudara itu beberapa jam usai kejadian.
 
"Kalau adik saya tahu sekitar jam 00.00 WIB. Kalau saya tahunya jam 03.00 WIB saat bikin kopi, tiba-tiba rumah diketuk oleh polisi," katanya.

Juga baca: Ipda Imran tinggalkan dua anak yang masih sekolah

Juga baca: Jenazah Ipda Imran dimakamkan di TPU Malaka

Juga baca: Aiptu Imran tewas akibat luka dalam usai kecelakaan truk

 
Pihak keluarga langsung dijemput menuju RS Polri Kramat Jati dan dibawa menuju TKP di Tol Lingkar Luar Jakarta lintasan Ciledug, KM 13.200, arah Meruya.
 
Berdasarkan laporan polisi, kecelakaan terjadi saat kendaraan dinas Patroli Jalan Raya bernomor registrasi 12789-VII yang ditumpangi korban dengan pengemudi Brigadir Polisi Danial N Kristian menghentikan kendaraan truk boks nomor registrasi B 9817 WCB.
 
Truk boks yang dikendarai Rahmat dan ditumpangi Abdul Rasyid dihentikan Imran dan Danial karena melanggar aturan lalu lintas saat melaju di sekitar TKP.
 
Dua kendaraan itu selanjutnya berhenti di bahu jalan dengan posisi kendaraan patroli korban berada di belakang kendaraan truk boks B 9817 WCB.
 
Kemudian Imran turun dari kendaraan patroli untuk menghampiri kendaraan truk boks yang ditilang.
 
Pada saat yang sama, datang dari arah belakang di lajur lambat kendaraan truk Hino nomor registrasi B 9527 QI yang dikemudikan sopir berinisial AGS.
 
Diduga karena kurang hati-hati dan konsentrasi, kendaraan oleng ke kiri menabrak kendaraan patroli polisi hingga terhempas dan membentur tubuh Imran dan pengemudi serta asisten pengemusi yang sedang ditilang di bagian depan mobil patroli.
 
Imran dilaporkan meninggal, sementara pengemudi dan asisten pengemudi kendaraan boks nomor registrasi B 9817 WCB terluka dibawa ke RS Fatmawati untuk mendapatkan perawatan intensif, sedangkan Danial dilaporkan selamat namun terluka.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Baca Juga :  Metro
Baca Juga :  BEBERAPA HARGA KOPI DIPASARAN DUNIA

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga :  JUALAN KOPI SEDUH KELILING, BELAJAR SENDIRI DI RUMAH

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...