Beranda Informasi Polda Kalbar amankan penjual sisik trenggiling di perbatasan

Polda Kalbar amankan penjual sisik trenggiling di perbatasan

Polda Kalbar amankan penjual sisik trenggiling di perbatasan

Pontianak (ANTARA) – Unit 1 Subdit 4 Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar yang dipimpin oleh IPTU Marhiba, berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial RN alias BM karena kedapatan membawa sisik trenggiling, Kamis (29/8) sekitar pukul 13.00 WIB.

Direktur Reskrimsus Polda Kalbar Kombes (Pol) Mahyudi Nazriansyah di Pontianak, mengatakan bahwa RN diamanankan ketika berada di salah satu warung kopi di Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang.

"RN kami amankan beserta barang bukti berupa tiga kantong plastik yang berisi tiga kilogram sisik trengiling yang memang menurut Undang-Undang tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem itu sudah melanggar, makanya RN kami amankan," katanya.

Ia mengatakan, keberhasilan penangkapan RN dan barang bukti itu berkat adanya informasi yang disampaikan oleh masyarakat setempat.

Baca juga: Singapura sita gading dari hampir 300 gajah dalam penyitaan terbesar

Baca juga: Vietnam sita 5,26 ton sisik Trenggiling

Baca juga: Polres Kotawaringin Timur tangkap penjual sisik trenggiling

"Dari informasi itu, tim kami bergerak melakukan penyelidikan dan mencari informasi terkait sisik trenggiling itu dan berhasil mengamankan RN dan barang bukti,” katanya.

Dari hasil keterangan pelaku bahwa sisik trengiling itu akan dijual dengan harga Rp2,7 juta perkilogram. Pelaku juga mengaku telah membeli dari pemburu sebanyak empat kilogram dengan harga Rp3,6 juta.

"Selain barang bukti yang ada ditangan pelaku, petugas menemukan satu buah kotak kardus bertuliskan Fullo. Dan setelah dibuka ternyata isinya sisik trenggiling yang masing-masing dibungkus dengan kantong plastik berisis total seberat empat kilogram," katanya.

Baca Juga :  Insan komunikasi diminta ikut menjaga perdamaian Aceh

Ia menambahkan, bila terbukti bersalah pelaku dapat dikenakan pasal 40 ayat (2), Jo pasal 21 ayat (2) huruf d, UU No. 5/1950 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.
 

Baca Juga :  Dana bergulir hingga Rp100 miliar dianggarkan khusus untuk kopma

Pewarta: Andilala
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

Berita sebelumyaUnand raih tiga gelar juara di MEA 2019
Berita berikutnyaTelaah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...