Beranda Informasi Dua atraksi wisata di Kudus masuk kalender kegiatan Jateng 2019

Dua atraksi wisata di Kudus masuk kalender kegiatan Jateng 2019

Dua atraksi wisata di Kudus masuk kalender kegiatan Jateng 2019

Kedua atraksi wisata tersebut, yakni tradisi ampyang maulid di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati dan tradisi kirab jenang tebokan di Desa Kaliputu, Kecamatan Kota

Kudus (ANTARA) – Dua atraksi wisata di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang berlangsung sejak belasan tahun yang lalu mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jateng dengan dimasukkan ke dalam festival pusaka Jateng sebagai kalender kegiatan Jateng tahun 2019.

"Kedua atraksi wisata tersebut, yakni tradisi ampyang maulid di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati dan tradisi kirab jenang tebokan di Desa Kaliputu, Kecamatan Kota," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Wahyu Haryanti di Kudus, Senin.

Ia mengungkapkan sebagai bukti kedua atraksi wisata tersebut dimasukkan ke dalam festival pusaka Jateng, Pemprov Jateng melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jateng mengeluarkan surat keputusan.

Surat keputusan tersebut, kata dia, nomor 556/250 tahun 2019 tentang Penetapan Festival Pusaka Jateng Sebagai Calender of Events Jateng tahun 2019 yang menyebutkan di Kabupaten Kudus ada dua atraksi wisata yang termasuk dalam festival pusaka Jateng.

Kirab jenang tebokan, katanya, sudah diberlangsung sejak 15 tahun lalu sehingga menjadi wujud dari gotong-royong dan guyubnya masyarakat Desa Kaliputu beserta tokoh masyarakat beserta pemerintah desa.

"Penghargaan tidak hanya dari Pemprov Jateng, melainkan Pemkab Kudus juga memberikan apresiasi yang sama," ujarnya.

Dengan adanya kesempatan tersebut, kata dia, nantinya ketika ada kegiatan di tingkat Jateng akan dilakukan seleksi.

Baca Juga :  Rejang Lebong tidak menikmati pajak transaksi kopi

Ketika memenuhi persyaratan, selanjutnya mereka bisa tampil di festival pusaka Jateng dengan biaya secara mandiri.

Ia menambahkan salah satu persyaratan atraksi wisata bisa masuk ke dalam kalender even Jateng, sudah membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang nantinya bisa mengelola potensi wisata maupun ekonomi di daerahnya.

Baca Juga :  PERHATIKAN UPAYA SEDUH KOPI HITAM SENDIRI

Baca juga: Kudus miliki objek wisata baru taman bunga celocia

Baca juga: Museum Jenang Kudus kian diminati wisatawan

Baca juga: Tiga pesona wisata memanen kopi di Kudus
 

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...