Beranda Informasi Ekspor kopi Aceh triwulan I tembus 311,04 Persen

Ekspor kopi Aceh triwulan I tembus 311,04 Persen

Ekspor kopi Aceh triwulan I tembus 311,04 Persen

Banda Aceh (ANTARA) – Nilai ekspor kopi yang tumbuh di kawasan dataran tinggi wilayah Tengah Aceh triwulan I di 2019 sudah menembus angka 311,04 persen dengan nilai 22,86 juta dolar AS jika dibanding periode yang sama di tahun 2018.

"Ekspor kopi asal Aceh di bulan Maret 2019 saja total 7,85 juta dolar AS, jika digabungkan dalam tiga bulan terakhir menjadi 22,86 juta dolar AS," terang Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Kamis.

Ia menyebut ekspor kelompok kopi tergabung komoditas teh, dan rempah-rempah tersebut asal provinsi berjuluk "Serambi Mekkah" ini di periode Januari-Maret 2019 tercatat senilai 5,56 juta dolar AS lebih.

Bahkan komoditas yang telah diekspor ke-17 negara dan semakin disukai penikmatnya telah memberi andil 30,41 persen, setelah batubara Aceh senilai 40,05 juta dolar AS atau mempunyai andil 53,28 persen dari total nilai ekspor 75,18 juta dolar AS lebih.

Meningkatnya nilai ekspor kopi ini terutama jenis Arabika, karena dunia internasional semakin meminati kopi yang sebagian besar diekspor, dalam bentuk biji, tidak dipanggang dan tidak dihilangkan kandungan kafeinnya.

"Sayangnya di triwulan itu, kegiatan ekspor kopi dilakukan melalui pelabuhan luar Aceh. Seperti Pelabuhan Belawan di Medan, Sumut, mayoritas negara tujuan ekspor kopi adalah Amerika Serikat," katanya.

Ia mengatakan sedangkan melalui pelabuhan di provinsi paling barat Indonesia ini belum tercatat sama sekali di antara lima kelompok komoditas dengan nilai triwulan tahun ini total tercatat 44,88 juta dolar AS lebih.

Baca Juga :  SIMAK RESEP SEDUH KOPI ENAK SENDIRI

"Nilai komoditas asal Aceh diekspor melalui pelabuhan di Aceh, yakni bahan bakar mineral atau batubara 40,05 juta dolar AS memberi andil 89,23 persen, dan menyusul bahan kimia anorganik 4,35 juta dolar AS dari total nilai ekspor 44,88 juta dolar AS," kata Wahyudin.

Baca Juga :  DIREKTORI NEGARA PENGHASIL KOPI DI DUNIA

Presiden Joko Widodo tahun 2018 mengatakan, ekspor dan investasi menjadi dua hal penting atau kunci dalam memperkuat fundamental perekonomian Indonesia.

"Kalau itu bisa kita lakukan, ekspornya meningkat, sehingga defisit neraca perdagangan bisa kita selesaikan. Defisit transaksi berjalan kita bisa kita selesaikan," kata Jokowi.

Kawasan Nusa Dua klaim hunian meningkat hingga 92%

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...