Perjalanan ke Doloksanggul, tanpa sengaja mempertemukan kami dengan Piltik Coffee, pengalaman ngopi yang menyenangkan.

SETELAH hujan yang cukup lama sore harinya di Doloksanggul, ketika hujan pun reda menjelang malam, kami memutuskan untuk pergi ke kota Siborongborong mengunjungi kenalan kami. Saling bertukar kabar, tukar cerita dalam sekali jumpa, kami pun seakan tak ingin waktu berlalu terlalu cepat. Setelah makan di kota Siborongborong, dilanjutkan dengan wacana ngopi untuk menutup perjumpaan, berangkat sekitar 10 menit dari kota Siborongborong menuju jalan Sadar, kami terkesima dengan suasana malam di kedai kopi ini. Piltik Coffee and Homestay.

Sebelum kami tiba di kedai kopi ini, perjalanan begitu gelap, rumah masyarakat pun belum banyak, tapi setelah sampai di sini kami seperti menemukan oasis malam hari. Eksteriornya yang dikemas bergaya bangunan lama, seperti kembali menyelami sesapan secangkir kopi dalam suasana hitam putih.

Jika luar kedai kopi ini saja buat penasaran, lalu bagaimana ruang bagian dalam, tentunya tak kalah menarik. Ternyata benar adanya, konsep interior Piltik Coffee malahan membawa kami seperti melintasi mesin waktu, merayakan suasana heritage yang masih asri.

Melihat menu di sini pertama kali, entah mengapa langsung tertuju pada manual brew V60 Peaberry, dan ditemani dengan potongan Sweet Corn Cake. Ketika pramusaji datang membawa nampan serta lengkap dengan server sekaligus alat brewing, kami tidak mengira akan diseduh di atas meja. Sungguh pengalaman yang berkesan, melihat bagaimana bubuk kopi dialiri air panas langsung di meja kami. Karakter rasa manis dari cake menambah sensasi ngopi lebih nikmat malam itu.

Sekilas dengan bagian dalam dari kedai kopi ini yang memiliki gaya yang khas, di bagian luar tidak kalah menarik dengan sentuhan hijaunya. Banyak tanaman yang tumbuh di bagian ini untuk memberikan sentuhan nyaman pengunjung yang datang.

Baca Juga :  STARBUCKS RESERVE SHANGHAI ROASTERY

Bahkan menurut ceritanya, jika berkunjung di Piltik Coffee siang hari bagian ini lebih menarik lagi memanjakan mata yang memandangnya. Tidak hanya itu saja, agak menjauh lagi dari kedai kopi ini, jika datang di hari yang cerah dan pada musim yang baik. Kita disuguhkan dengan pemandangan persawahan yang membentang luas untuk ritual ngopi yang begitu hikmat. Sayangnya kami datang ke kedai kopi malam hari, tapi tetap saja tidak mengurangi keistimewaan dari Piltik Coffee.

Mungkin lain kesempatan berkunjung di kedai kopi ini, saya akan mencoba sajian kopi espresso base yang dibuat dari mesin Orchestrale – Nota yang sedari tadi menyambut ramah kami dari balik meja bar. Siborongborong sangat beruntung punya Piltik Coffee sebagai tempat ngopi nyaman dan nikmat, buat kamu yang sedang di danau toba silahkan berkunjung di kedai kopi ini, tidak jauh dari Bandara Silangit.

PILTIK COFFEE
Jalan Sadar
Lobu Siregar I, Siborong-Borong,
Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara 22474

Yoga A. Musika

. . .