Jokowi dorong produk unggulan lokal masuk pasar nasional

Jokowi dorong produk unggulan lokal masuk pasar nasional

Jokowi dorong produk unggulan lokal masuk pasar nasional

Dumai (ANTARA) – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo akan terus mendorong produk-produk unggulan lokal masuk ke pasar nasional bahkan internasional.

"Produk-produk unggulan seperti ini harus diangkat jangan sampai hanya jadi produk lokal saja tapi kalau bisa di nasional kayak kopi ini," kata Jokowi di Kedai Kopi Arabika Jalan Sultan Hassanudin Dumai, Riau, Selasa malam.

Sambil menunjukkan gelas berisi kopi yang diminumnnya, Jokowi mengakui setiap berkunjung ke daerah akan menyempatkan mencoba kopi atau makanan khas daerah.

"Seperti kopi ini, ini hanya Rp12.000," kata Jokowi didampingi Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Tohir dan Wakil TKN Jokowi-Ma'ruf, Moeldoko.

Ia menyebutkan rasa kopi lokal itu sudah internasional namun harganya sangat lokal. "Rasanya global, internasional, sampai habis," katanya.

Ketika ditanya enak mana dibanding kopi yang dijual menantunya, Bobby Nasution, Jokowi mengatakan dua-duanya enak.

Sementara itu mengenai program pendaftaran tanah secara sistematis dan lengkap (PTSL), Jokowi mengatakan akan berlanjut dan lebih besar lagi.

"Akan berlanjut dan lebih besar lagi, akan berlanjut juga program redistribusi aset, reformasi agraria, pembagian sertifikat, karena itu yang ditunggu rakyat," kata calon presiden petahana itu.

Sementara itu mengenai cuti karena kepadatan kampanye, Jokowi mengatakan sudah melakukan cuti.

Sementara mengenai ajakannya untuk mencoblos capres-cawapres yang mengenakan baju putih, Jokowi mangatakan mengiyakan.

Sebelumnya dalam kampanye terbuka di lapangan Taman Bukit Gelanggang Dumai, Jokowi mengajak warga berbondong bondong datang ke TPS pada 17 April 2019.

"Jangan lupa, saya ingatkan tanggal 17 April itu, kita pakai baju putih, karena yang mau dicoblos nanti bajunya putih, karena kita adalah putih, putih adalah kita," katanya.

Baca Juga :  MENGETAHUI KOPI YANG TERBAIK DI DUNIA

Ia mengemukakan alasan memakai baju putih yaitu karena murah dan semua rakyat Indonesia memilikinya.

"Kalau pakai jas mahal, ya ndak,jas itu pakaian orang Eropa, pakaian orang Amerika, orang Indonesia cukup baju murah, pakai baju putih seperti  baju yang saya pakai," katanya.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon yaitu pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno.

Baca juga: Jokowi cicip kopi lokal di Dumai
Baca juga: Jokowi "hadiahkan" kapal RoRo Malaka-Dumai

Pewarta: Agus Salim
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumber ArtikelAntaranews

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.