MARI MEMBACA 

PERMINTAAN KOPI DI DUNIA

MARI MEMBACA PERMINTAAN KOPI DI DUNIA

Bicara soal kopi, minuman kafein ini jadi salah satu sumber inspirasi banyak orang. Seolah-olah kopi punyai kemampuan magis yang membuat kita jadi lebih tenang, santai, dan penuh ide. Gak heran kalau kopi dapat membuat orang kecanduan, anda kah salah satunya?

Penemuan biji kopi sekitar tahun 800 Sebelum Masehi tersedia pendapat lain mengatakan jikalau th. 850 Masehi. Pada waktu itu, banyak orang di Benua Afrika, lebih-lebih orang dari bangsa Etiopia, yang konsumsi biji kopi yang dicampurkan dengan lemak hewan dan anggur untuk memenuhi keperluan protein dan daya tubuh.

MARI MEMBACA

PERMINTAAN KOPI DI DUNIA

Di Mana Kopi Berasal?



MARI MEMBACA 

PERMINTAAN KOPI DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja disaat penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang senantiasa terjaga lebih-lebih sesudah matahari terbenam sesudah memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini kemudian konsisten berkembang dan menyebar ke beragam negara di Afrika, namun metode penyajiannya tetap menggunkan metode konvensional. Barulah sebagian ratus th. kemudian biji kopi ini dibawa melalui Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

MARI MEMBACA

PERMINTAAN KOPI DI DUNIA, Setidaknya, ada tiga spesies yang menjadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang sesudah itu dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya sampai ke seluruh dunia. Bangsa Arab terasa mempopulerkan ekstrak bijinya dengan cara diseduh bersama air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, terhadap th. 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terdapat dua jenis kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yaitu kultivar yang dibawa ke Jawa dan lantas tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang ke-2 adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal bersama nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada pas ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut informasi yang telah dijelaskan di dalam sejarah kopi sebelumnya, kami udah mengerti kalau style kopi robusta adalah style yang paling sukses bertahan di situasi tanah Indonesia. Bahkan, negara kita ini termasuk ke dalam penghasil kopi robusta terbesar sesudah Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, style kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo terhadap th. 1898 oleh pakar botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi bermacam negara, seperti Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dilakukan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul peristiwa kopi liberika atau yang mempunyai nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, tipe satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di lebih dari satu negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika mampu tumbuh bersama dengan baik di tempat tropis dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, tetap tetap sanggup tumbuh dan berbuah jikalau ditanam di ketinggian hingga 1.200 mdpl. Suhu biasanya yang diperlukan adalah kurang lebih 27-30°C bersama curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan model arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya cuma 10 prosen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada style kopi yang dikategorikan didalam varietas liberika yang awalnya diakui sebagai type tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa sesudah itu diakui dan diresmikan dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei terhadap tahun 2006.

MARI MEMBACA

PERMINTAAN KOPI DI DUNIA, Berikut 10 Kopi Termahal Di dunia!

1. Finca El Injerto Coffee (Harga: Rp6,75 juta/500 gram)

Kopi ini terlampau mahal karena terbuat dari kacang kecil, dan langka. Biji-bijian dicuci dalam satu saluran dan sesudah itu dipecahkan dua kali untuk tingkatkan kualitas. Meskipun harganya sangat mahal, banyak pecandu kopi di seluruh dunia tetap mencobanya setidaknya sekali.

2. Los Planes Coffee

(harga: Rp540.000/500 gram)

Dibudidayakan oleh keluarga Sergio Ticas Yeyes di sebuah peternakan di El Salvador, Finca, Los Planes juga merupakan kopi yang wajib Anda cobalah setidaknya sekali. Pada tahun 2006 dan 2011 pada Cup of Excellence, kopi unik ini sukses memperoleh area ke dua dan keenam.
3. Starbucks Quadriginoctuple Frap Coffee (harga: Rp638.550/gelas)
Ini adalah kopi Starbuck termahal yang pernah ditawarkan. Alasan mengapa sangat mahal adalah dikarenakan diproduksi cuma dalam jumlah terbatas dan punya banyak bahan beraroma seperti, 48 mocha frappuccino bersama es krim karamel, keping vanila, stroberi, dua pisang, bubuk protein, blues karamel, bubuk matcha, dan rempah labu.

Jika Anda inginkan menikmati kopi yang enak bersama cita rasa dunia dan pada sementara yang sama menjadi bersemangat maka minuman ini adalah pilihan yang tepat untuk Anda.

4. Luwak Coffee (Harga: Rp2,16 juta / 500 gram)

Kopi ini terbuat dari Musang di Indonesia. Hewan-hewan ini mengonsumsi biji kopi dan sepanjang proses pencernaan, mereka difermentasi. Biji kopi sesudah itu disimpan di kotoran mereka dan dari sana mereka dikumpulkan dan diproses. Kopi ini beroleh rasa yang unik dan luar biasa dikarenakan enzim yang disekresikan oleh musang ini sepanjang proses pencernaan mereka. Ini juga mengapa kopi ini disebut kopi luwak.

5. Saint Helena Coffee

(harga: Rp1,06 juta / 500 gram)
Kopi ini ditanam di Pulau St. Helena dan Napoleon Bonaparte sendiri adalah fans beratnya. Sejak itu kopi merk ini benar-benar populer. Pulau St. Helena terdapat sekitar 1.200 mil jauhnya dari pantai barat Afrika, di pusat Samudera Atlantik. Inilah sebabnya cost transportasi terlampau tinggi dan ini secara alami juga memengaruhi label harganya.

Namun, mereka yang mencintai merk ini mesti siap untuk membayar harga tinggi layaknya minumannya sebab menawarkan rasa karamel yang indah, memiliki kwalitas tinggi, dengan sentuhan jeruk yang ringan.

6. Jamaica Blue Mountain Coffee (Harga Lebih dari Rp675.000 / 500 gram)

Kopi ini ditanam pada ketinggian kurang lebih 5.000 kaki di pegunungan Blue Jamaika. Daerah ini tetap diguyur hujan deras dan bersama demikianlah punya pasokan airnya cukup. Setelah biji kopi diambil, mereka diproses langsung, dan kemudian dikirim ke daerah lain.
Kopi ini mudah dan tidak sepahit biasanya merk lainnya. Sangat terkenal di Jepang yang merupakan salah satu pengimpor terbesar kopi ini.

7. Hacienda La Esmeralda Coffee

(Harga: Rp4,72 juta / 500 gram)

Hacienda La Esmeralda udah jadi pemenang banyak penghargaan tempat pertama didalam berbagai kompetisi kopi didalam lebih dari satu th. terakhir. Itu ditanam di Panama di segi gunung. Baru di bawah naungan pohon jambu biji. Kopi ini amat kaya rasa dan memiliki rasa yang luar biasa dan semua penggemar kopi perlu mencobanya setidaknya sekali didalam hidup mereka untuk nikmati pengalaman yang tidak dulu terlupakan.

8. Fazenda Santa Ines Coffee

(Harga: Rp675.000/500 gram)

Alasan mengapa kopi ini sangat berlainan dan harganya mahal adalah karena menawarkan rasa manis dan buah. Kopi ini tumbuh di Brasil dekat bersama Pegunungan Mantiquera. Dan, itu telah diproduksi selama lebih dari seratus tahun. Banyak orang di semua dunia dambakan kopi unik ini dan mereka tertarik sebab bahan-bahannya terhitung buah-buahan yang lezat di dalamnya.

9. Black Ivory Coffee

(Harga: lebih dari Rp6,75 juta/ 500 gram)

The Black Ivory Coffee Company yang berasal dari Thailand, membawa dampak kopi ini manfaatkan biji Arabika. Cukup layaknya kopi luwak, ini dibuat oleh gajah yang memakan kacang Arabika. Asam lambung gajah memecah protein kacang dan menawarkan rasa yang kaya untuk minuman.
Kopi ini benar-benar mahal dan langka gara-gara hanya sejumlah kecil biji kopi yang tersedia didalam satu waktu. Jika Anda menginginkan mencoba kopi yang unik namun lezat ini, setidaknya sekali, Anda harus siap untuk membayar Rp675.000 per gelas.

10. Hawaiian Kona Coffee

(Harga: Rp459.000/500 gram)

Kopi ini tawarkan rasa yang unik dan luar biasa. Ini diakui sebagai salah satu kopi termahal di dunia, dikarenakan biji yang terlampau langka udah digunakan untuk mengakibatkan variasi rasa kopi ini.
Selain itu, kopi ini juga kekurangan pasokan dan inilah mengapa lebih dari satu besar penjaja tawarkan campuran yang cuma termasuk 10% kopi Kona dan 90% dari beberapa varietas murah. Jika Anda inginkan menikmati rasa kopi Hawaii asli, maka Anda harus memastikan belanja kopi Kona 100%.

Serupa bersama dengan wine yang miliki begitu banyak ragam rasa dan kelas, kopi juga punya rasa dan kastanya masing-masing. Banyak sekali style kopi yang ada di dunia, tapi sayangnya nggak seluruh orang sadar kopi mana yang miliki mutu baik bersama rasa yang lezat. Untuk anda para penikmat kopi, selamat coba kopi jelajah dunia di atas.

Sumber :

Dari Berbagai Sumber

Baca Juga :  PENYUKA KOPI HARUS MENGETAHUI KOPI TERMAHAL DI DUNIA, INDONESIA JADI BAGIANNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.