SEJARAH DAN BIJI KOPI YANG TERBAIK DI DUNIA

0
92

Jika Anda penggemar kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri kala Anda mampu menikmati seduhan kopi dari banyak ragam biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan dunia.
Selain cita rasanya yang nikmat, ternyata jika dikonsumsi cocok bersama dengan takarannya, kopi akan mengimbuhkan manfaat bagi kesegaran tubuh, lho!
Khasiat kopi diantaranya menambah stamina, menghindar kanker, memelihara kesegaran mulut, mencegah penyakit parkinson, menambah mood, dan masih banyak lagi.
Bahkan, tersedia juga khasiat kopi yang dipercaya bisa memelihara kecantikan kulit. Misalnya, ampas kopi yang kerap digunakan untuk masker berguna untuk mengencangkan kulit.

Penemuan biji kopi sekitar th. 800 Sebelum Masehi tersedia pendapat lain menyatakan jika tahun 850 Masehi. Pada saat itu, banyak orang di Benua Afrika, terlebih orang dari bangsa Etiopia, yang konsumsi biji kopi yang dicampurkan bersama dengan lemak hewan dan anggur untuk memenuhi kebutuhan protein dan kekuatan tubuh.

SEJARAH DAN

BIJI KOPI YANG TERBAIK DI DUNIA

Asal Usul Kopi Sebagai Minuman

SEJARAH DAN

BIJI KOPI YANG TERBAIK DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri berjalan secara tidak sengaja kala penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang selalu terjaga apalagi sehabis matahari terbenam sehabis memakan sejenis buah berry. Ia pun coba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini lantas tetap berkembang dan menyebar ke bermacam negara di Afrika, namun metode penyajiannya masih menggunkan metode konvensional. Barulah beberapa ratus th. sesudah itu biji kopi ini dibawa melalui Laut Merah dan tiba di Negara Arab dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

SEJARAH DAN

BIJI KOPI YANG TERBAIK DI DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang jadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang sesudah itu dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya hingga ke semua dunia. Bangsa Arab mulai mempopulerkan ekstrak bijinya dengan langkah diseduh dengan air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, pada th. 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terdapat dua model kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yaitu kultivar yang dibawa ke Jawa dan kemudian tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang kedua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal bersama dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada kala ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut informasi yang telah dijelaskan di dalam histori kopi sebelumnya, kita sudah sadar kalau tipe kopi robusta adalah model yang paling sukses bertahan di situasi tanah Indonesia. Bahkan, negara kami ini termasuk ke didalam penghasil kopi robusta terbesar sehabis Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, type kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo pada th. 1898 oleh pakar botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi beragam negara, seperti Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dilakukan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul peristiwa kopi liberika atau yang miliki nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, model satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di sebagian negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika dapat tumbuh bersama dengan baik di tempat tropis dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, selamanya tetap sanggup tumbuh dan berbuah kalau ditanam di ketinggian hingga 1.200 mdpl. Suhu kebanyakan yang dibutuhkan adalah sekitar 27-30°C dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan model arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya cuma 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada type kopi yang dikategorikan di dalam varietas liberika yang mulanya diakui sebagai jenis tersendiri, yaitu excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa kemudian diakui dan diresmikan dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei terhadap th. 2006.

SEJARAH DAN

BIJI KOPI YANG TERBAIK DI DUNIA

, Berikut 10 Kopi Termahal Di dunia!

1. Finca El Injerto Coffee (Harga: Rp6,75 juta/500 gram)

Kopi ini benar-benar mahal gara-gara terbuat dari kacang kecil, dan langka. Biji-bijian dicuci didalam satu saluran dan lantas dipecahkan dua kali untuk menambah kualitas. Meskipun harganya terlampau mahal, banyak pecandu kopi di semua dunia masih mencobanya setidaknya sekali.

2. Los Planes Coffee

(harga: Rp540.000/500 gram)

Dibudidayakan oleh keluarga Sergio Ticas Yeyes di sebuah peternakan di El Salvador, Finca, Los Planes juga merupakan kopi yang harus Anda coba setidaknya sekali. Pada th. 2006 dan 2011 terhadap Cup of Excellence, kopi unik ini berhasil meraih area ke dua dan keenam.
3. Starbucks Quadriginoctuple Frap Coffee (harga: Rp638.550/gelas)
Ini adalah kopi Starbuck termahal yang dulu ditawarkan. Alasan mengapa terlalu mahal adalah gara-gara diproduksi hanya di dalam jumlah terbatas dan mempunyai banyak bahan beraroma seperti, 48 mocha frappuccino dengan es krim karamel, keping vanila, stroberi, dua pisang, bubuk protein, blues karamel, bubuk matcha, dan rempah labu.

Jika Anda dambakan menikmati kopi yang enak bersama cita rasa dunia dan terhadap kala yang sama jadi bersemangat maka minuman ini adalah pilihan yang pas untuk Anda.

4. Luwak Coffee (Harga: Rp2,16 juta / 500 gram)

Kopi ini terbuat dari Musang di Indonesia. Hewan-hewan ini konsumsi biji kopi dan sepanjang proses pencernaan, mereka difermentasi. Biji kopi kemudian disimpan di kotoran mereka dan dari sana mereka dihimpun dan diproses. Kopi ini meraih rasa yang unik dan luar biasa sebab enzim yang disekresikan oleh musang ini sepanjang proses pencernaan mereka. Ini juga mengapa kopi ini disebut kopi luwak.

5. Saint Helena Coffee

(harga: Rp1,06 juta / 500 gram)
Kopi ini ditanam di Pulau St. Helena dan Napoleon Bonaparte sendiri adalah penggemar beratnya. Sejak itu kopi merek ini benar-benar populer. Pulau St. Helena terletak sekitar 1.200 mil jauhnya dari pantai barat Afrika, di pusat Samudera Atlantik. Inilah sebabnya cost transportasi terlampau tinggi dan ini secara alami juga pengaruhi label harganya.

Namun, mereka yang mencintai merek ini kudu siap untuk membayar harga tinggi seperti minumannya gara-gara tawarkan rasa karamel yang indah, berkwalitas tinggi, bersama sentuhan jeruk yang ringan.

6. Jamaica Blue Mountain Coffee (Harga Lebih dari Rp675.000 / 500 gram)

Kopi ini ditanam pada ketinggian kurang lebih 5.000 kaki di pegunungan Blue Jamaika. Daerah ini selamanya diguyur hujan deras dan bersama demikian punyai pasokan airnya cukup. Setelah biji kopi diambil, mereka diproses langsung, dan sesudah itu dikirim ke tempat lain.
Kopi ini ringan dan tidak sepahit biasanya brand lainnya. Sangat populer di Jepang yang merupakan salah satu pengimpor terbesar kopi ini.

7. Hacienda La Esmeralda Coffee

(Harga: Rp4,72 juta / 500 gram)

Hacienda La Esmeralda sudah jadi pemenang banyak penghargaan area pertama di dalam beraneka persaingan kopi dalam sebagian tahun terakhir. Itu ditanam di Panama di sisi gunung. Baru di bawah naungan pohon jambu biji. Kopi ini terlalu kaya rasa dan memiliki rasa yang luar biasa dan semua fans kopi harus mencobanya setidaknya sekali dalam hidup mereka untuk nikmati pengalaman yang tidak pernah terlupakan.

8. Fazenda Santa Ines Coffee

(Harga: Rp675.000/500 gram)

Alasan mengapa kopi ini amat tidak serupa dan harganya mahal adalah gara-gara menawarkan rasa manis dan buah. Kopi ini tumbuh di Brasil dekat bersama dengan Pegunungan Mantiquera. Dan, itu telah diproduksi sepanjang lebih dari seratus tahun. Banyak orang di semua dunia inginkan kopi unik ini dan mereka tertarik sebab bahan-bahannya juga buah-buahan yang lezat di dalamnya.

9. Black Ivory Coffee

(Harga: lebih dari Rp6,75 juta/ 500 gram)

The Black Ivory Coffee Company yang berasal dari Thailand, membawa dampak kopi ini pakai biji Arabika. Cukup layaknya kopi luwak, ini dibikin oleh gajah yang memakan kacang Arabika. Asam lambung gajah memecah protein kacang dan tawarkan rasa yang kaya untuk minuman.
Kopi ini amat mahal dan langka gara-gara hanya sejumlah kecil biji kopi yang ada di dalam satu waktu. Jika Anda idamkan mencoba kopi yang unik tetapi lezat ini, setidaknya sekali, Anda kudu siap untuk membayar Rp675.000 per gelas.

10. Hawaiian Kona Coffee

(Harga: Rp459.000/500 gram)

Kopi ini menawarkan rasa yang unik dan luar biasa. Ini diakui sebagai salah satu kopi termahal di dunia, karena biji yang amat langka sudah digunakan untuk sebabkan variasi rasa kopi ini.
Selain itu, kopi ini juga kekurangan pasokan dan inilah mengapa lebih dari satu besar penjaja menawarkan campuran yang cuma termasuk 10% kopi Kona dan 90% dari lebih dari satu varietas murah. Jika Anda idamkan nikmati rasa kopi Hawaii asli, maka Anda perlu memastikan belanja kopi Kona 100%.

Seperti bersama wine yang mempunyai banyak variasi rasa dan kelas, kopi juga mempunyai rasa dan kastanya masing-masing. Banyak sekali style kopi yang ada di dunia, tapi sayangnya nggak seluruh orang paham kopi mana yang punya kualitas baik dengan rasa yang lezat. Untuk kamu para penikmat kopi, selamat coba kopi jelajah dunia di atas.

Sumber :

detik.com, liputan6.com, wikipedia, aklcoffee.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.