SELEMBAR SEJARAH KOPI YANG PALING MAHAL DI DUNIA

0
78

Tahukah Anda Jenis-jenis Kopi paling baik dunia, diantaranya ada di Indonesia, tanah air selain kaya dapat rempah-rempah, Indonesia juga kaya akan banyak ragam kopi nikmat yang mendunia. Bagi Anda para penikmat dan fans kopi pasti telah tidak asing lagi dengan beragam macam tipe kopi.
Bahkan Indonesia sendiri menjadi salah satu negara penghasil biji kopi bersama dengan mutu terbaik di dunia. Jadi kenikmatannya terhitung dianggap tidak cuma di dalam negeri, namun termasuk di luar negeri.

Di sini, kami bakal melihat sekilas sejarah dan asal usul kopi dahulu dan menjelajahi wilayah penghasil kopi paling terkemuka di dunia, Kopidunia coba share beberapa varian kopi favorit yang kami dapatkan dalam beberapa th. terakhir.

SELEMBAR SEJARAH

KOPI YANG PALING MAHAL DI DUNIA

Sejarah Kopi Memiliki Cerita Panjang

SELEMBAR SEJARAH

KOPI YANG PALING MAHAL DI DUNIA

Apabila menilik ke belakang perihal bagaimana kopi ditemukan, ada sebuah legenda yang menceritakan perihal awal dari sejarah kopi. Konon, dulu hiduplah seorang penggembala kambing di Ethiopia bernama Kaldi.

Awalnya, ia jelas bahwa kambing-kambingnya menjadi terlampau energik dan tidak tidur di malam hari. Hal berikut terjadi setelah hewan gembalanya memakan semacam buah beri berwarna merah dari suatu pohon.

Mengetahui hal itu, Kaldi lantas melaporkannya kepada biarawan. Mendengar temuan Kaldi, biarawan selanjutnya pun tertarik untuk untuk mencoba buah beri yang dikonsumsi para kambing. Dan ternyata benar, ia sanggup terjaga sepanjang malam untuk berdoa.

Karena cita rasa pahit yang dihasilkannya, biarawan itu merasa mengolahnya jadi sebuah minuman bersama dengan memanggang dan menyeduh buah beri tersebut. Kalau kamu dulu mendengar minum kopi bisa mengusir kantuk dan meningkatkan tenaga, mungkin awal awalnya adalah dari cerita si Kaldi ini.

Dari Afrika Sampai Eropa

Menurut berbagai literatur disebutkan bahwa tanaman kopi atau coffee berasal sebuah area di Afrika yang bernama Abyssinia yang kala ini termasuk wilayah negara Ethiopia dan Eritrea. Di pertengahan abad ke-15, biji coffee merasa diekspor dari Ethiopia ke Kota Mocha, Yaman.

Saat biji beri ini didatangkan ke Venesia pada tahun 1615, para rohaniawan setempat kompak menolak, lebih-lebih hingga mengutuknya. Saking besarnya kontroversi yang muncul, Paus Klemens VIII pun diminta untuk campur tangan menangani persoalan ini.

Meskipun begitu, keberadaan coffee shop tambah menjamur dan jadi pusat kesibukan sosial serta pusat komunikasi di kota-kota besar di Inggris, Austria, Perancis, Jerman, dan Belanda. Minuman bercita rasa pahit ini kemudian merasa mengambil alih minuman yang biasa dikonsumsi kala sarapan, yang pada selagi itu mereka biasa minum bir atau wine.

Di akhir th. 1800-an, kopi udah jadi komoditas yang mendunia dan para pebisnis terasa mencari cara-cara baru untuk meraih keuntungan dari minuman yang sedang populer pada selagi itu. Kemudian di th. 1864, John dan Charles Arbuckle membeli coffee bean roaster dari Jabez Burns. Mereka sesudah itu menamai produk mereka bersama dengan nama “Ariosa” dan menjualnya lagi kepada para koboi di Amerika Barat.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita telah sadar sejarah asal usul kopi di atas, supaya kita mampu simpulkan benua Afrika menjadi area kelahiran kopi. Sehingga tidak heran sampai saat ini nyaris setiap negara Afrika tengah menanamnya. Benua ini terhitung 8 dari 25 eksportir kopi tenar di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya menjadi favorit terlama di kalangan penggemar kopi. Ada yang mengatakan hal tersebut sebab kombinasi negara ini unik pada iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang sangat membedakan kopi kenya dengan lainnya adalah type pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor mengatakan : “Perkebunan kopi di kenya sering manfaatkan campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan udah terbukti membuahkan kopi yang luar biasa secara senantiasa dari th. ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk menahan terhadap beragam model penyakit, akan tetapi justru juga mendapat kelebihan akan citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikianlah jikalau kami membandingkan dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya malah menjadi produk yang relatif tidak mahal di pasarnya, lebih dari satu besar kebanyakan di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama dengan rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling menakjubkan dan termahal termasuk di antaranya dari Asia Tenggara, terlebih Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kita menemukan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari group kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini jadi mesin produksi massal. Para konservasionis beranggapan hal tersebut dapat mengancam populasi Luwak Liar. Akan tetapi seluruh angapan-anggapan berikut banyak yang tidak bersumber umumnya bukti di lapangan kecuali sebagian kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama dengan foto-foto bahwa luwak ditaruh terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mencampurkan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat sudah banyak lakukan pendampingan kepada petani kopi luwak bersama dengan menambahkan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan merawat luwak secara baik dan menambahkan sertifikasi bagi yang sudah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang menjadi fenomenal dunia, kopi paling baik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sesungguhnya kopi sumatera juga memiliki banyak variasi rasa terkait metode washing kopi. Sweet Maria melukiskan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling tenar adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini sudah banyak varian proses seperti honey, fullwashed, natural lebih-lebih wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah hanya satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak dapat bersaing bersama dengan Afrika, Asia atau Amerika latin dalam faktor perihal kuantitasnya.

Beberapa pengagum Jawa, kualitas varietas kopi Karibia jadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur udara dingin, curah hujan lumayan tinggi, tanah yang subur dan juga drainase yang benar-benar baik menciptakan iklim yang sempurna, membuahkan kopi yang smooth yang terkenal dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain bisa didapatkan sekitar $45-$50. Untuk selagi ini 80% hasil tahunan negara selanjutnya dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir setiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seluruhnya berada di peringkat 10 negara paling atas di dalam perihal mengolah kopi tahunan.

Berbeda bersama dengan Panama, yang hanya menghasilkan 13 juta poun pertahun, keluar didalam dekade paling akhir ini jadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas keberhasilan area berikut bisa dikaitkan dengan penemuan th. 2004 yakni varietas yang disebut-sebut dengan Geisha.

Hacienda La Esmeralda mendapatkan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka segera memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya sangat unik, terlampau khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi berikut didalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di menjual seharga $60 per 500g Green Bean, berarti sesudah menjadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang tenar adalah mempunyai rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak fans kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan tanya di mana tempat menanam kopi di Eropa, gara-gara tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kami tampilkan? Anda paham bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah tempat kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari keperluan minum kopi menjadi sebuah proses membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di didalam atau luar ruangan kafe telah menjadi segi klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di th. 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang menukar tekanan udara bersama dengan uap pada tahun 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso jadi menggembirakan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang sementara itu masih secara tak beraturan, lantas muncul beragam inovasi yang lebih banyak di seluruh negeri. Semangat mendalam untuk terus menyempurnakan kopi supaya menghidupkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah terhadap kualitas dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan tiap-tiap orang selama hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona sanggup dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling punya nilai di dunia.

Asal usul kopi Kona bisa ditelusuri ulang ke th. 1820-an, disaat stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama dengan pagi yang sangat cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang miliki rasa yang tidak seperti yang lain.

Salah satu tempat pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di tempat teduh pada ketinggian lebih kurang 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod mengenai harga produk kurang lebih $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi terutama gara-gara keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga karena ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung selagi pematangan sepanjang musim. Banyak operasi besar di negara lain memanfaatkan cara mekanis, sehingga kopi mereka termasuk beberapa biji yang sangat masak dan beberapa biji yang belum matang.”

Yak, itu dia SELEMBAR SEJARAH

KOPI YANG PALING MAHAL DI DUNIA

. Bagaimana, telah memahami kamu biasanya minum yang mana? Berniat coba memproduksi kopi sendiri?

Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_coffee_production
https://perfectdailygrind.com/
Smell the Coffee

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.