Beranda Coffee INI 10 KOPI YG TERSOHOR DI DUNIA

INI 10 KOPI YG TERSOHOR DI DUNIA

Kopi udah menjadi minuman favorit bagi banyak warga dunia. INI 10

KOPI YG TERSOHOR DI DUNIA

Bahkan, meminum kopi kini udah menjadi gaya hidup tersendiri. Lalu, bagaimana awal mula kopi mampu menjadi minuman yang mendunia? Menurut legenda, kopi ditemukan di Abyssinia, Ethiopia, terhadap perubahan abad IX.

Mungkin diantara Kita ada yang udah tau, style kopi yang paling tenar di kalangan masyarakat adalah arabika. Karena banyak para penikmat kopi berpikiran kualitas kopi arabika lebih unggul kalau dibandingkan bersama style kopi lainnya. Tapi sebenarnya tetap ada banyak style kopi di dunia yang miliki mutu terbaik.

INI 10

KOPI YG TERSOHOR DI DUNIA

Sejarah Kopi Memiliki Cerita Panjang

INI 10

KOPI YG TERSOHOR DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri berjalan secara tidak sengaja disaat penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang senantiasa terjaga apalagi setelah matahari terbenam setelah memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini lantas terus berkembang dan menyebar ke beraneka negara di Afrika, tapi metode penyajiannya tetap menggunkan metode konvensional. Barulah beberapa ratus th. sesudah itu biji kopi ini dibawa lewat Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

INI 10

KOPI YG TERSOHOR DI DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang jadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang lantas dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya sampai ke seluruh dunia. Bangsa Arab terasa mempopulerkan ekstrak bijinya bersama dengan langkah diseduh bersama dengan air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, pada tahun 1616, Belanda sukses membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terdapat dua style kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yaitu kultivar yang dibawa ke Jawa dan lantas tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang kedua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada saat ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut informasi yang telah dijelaskan di dalam sejarah kopi sebelumnya, kita sudah tahu kalau tipe kopi robusta adalah type yang paling sukses bertahan di suasana tanah Indonesia. Bahkan, negara kami ini juga ke di dalam penghasil kopi robusta terbesar sesudah Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, tipe kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo terhadap th. 1898 oleh ahli botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi beraneka negara, layaknya Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dikerjakan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul histori kopi liberika atau yang mempunyai nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, model satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di beberapa negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika bisa tumbuh bersama dengan baik di area tropis bersama dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, selamanya tetap dapat tumbuh dan berbuah jika ditanam di ketinggian sampai 1.200 mdpl. Suhu rata-rata yang diperlukan adalah sekitar 27-30°C dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan jenis arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya cuma 10 prosen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada jenis kopi yang dikategorikan di dalam varietas liberika yang awalnya diakui sebagai style tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa kemudian diakui dan diresmikan dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei terhadap tahun 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita telah menyadari sejarah asal usul kopi di atas, sehingga kita mampu simpulkan benua Afrika jadi area kelahiran kopi. Sehingga tidak heran hingga selagi ini hampir setiap negara Afrika sedang menanamnya. Benua ini juga 8 dari 25 eksportir kopi populer di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya menjadi favorit terlama di kalangan fans kopi. Ada yang menyatakan hal selanjutnya sebab gabungan negara ini unik pada iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang terlampau membedakan kopi kenya bersama dengan lainnya adalah jenis pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor mengatakan : “Perkebunan kopi di kenya sering menggunakan campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan udah terbukti menghasilkan kopi yang luar biasa secara selamanya dari tahun ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk menahan pada berbagai type penyakit, akan tetapi justru juga mendapat kelebihan akan citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikianlah jika kami membandingkan bersama dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya jadi jadi product yang relatif murah di pasarnya, beberapa besar umumnya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati dengan rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling fantastis dan termahal terhitung di antaranya dari Asia Tenggara, terutama Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kami mendapatkan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari kelompok kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini jadi mesin produksi massal. Para konservasionis beranggapan hal berikut bisa mengancam populasi Luwak Liar. Akan tapi seluruh angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber kebanyakan bukti di lapangan jikalau lebih dari satu kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama dengan foto-foto bahwa luwak di tempatkan terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan menggabungkan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat udah banyak laksanakan pendampingan kepada petani kopi luwak bersama dengan mengimbuhkan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan merawat luwak secara baik dan memberi tambahan sertifikasi bagi yang udah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang jadi fenomenal dunia, kopi paling baik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sesungguhnya kopi sumatera juga miliki banyak variasi rasa bergantung metode washing kopi. Sweet Maria melukiskan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling populer adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini udah banyak varian proses seperti honey, fullwashed, natural apalagi wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah salah satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi teratas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak dapat beradu bersama Afrika, Asia atau Amerika latin dalam faktor perihal kuantitasnya.

Beberapa penggemar Jawa, kualitas varietas kopi Karibia menjadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan memadai tinggi, tanah yang subur serta drainase yang sangat baik menciptakan iklim yang sempurna, menghasilkan kopi yang smooth yang terkenal bersama dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain dapat didapatkan kira-kira $45-$50. Untuk kala ini 80% hasil tahunan negara selanjutnya dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir setiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) semuanya berada di peringkat 10 negara teratas di dalam perihal memproses kopi tahunan.

Berbeda bersama dengan Panama, yang cuma membuahkan 13 juta poun pertahun, muncul di dalam dekade paling akhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas keberhasilan daerah selanjutnya sanggup dikaitkan bersama dengan penemuan tahun 2004 yakni varietas yang disebut-sebut dengan Geisha.

Hacienda La Esmeralda mendapatkan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka segera memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya terlampau unik, benar-benar khas floral, supaya mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi tersebut didalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, berarti sesudah menjadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang kondang adalah punyai rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak pengagum kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan bertanya di mana daerah menanam kopi di Eropa, sebab tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kita tampilkan? Anda sadar bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah daerah kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari keperluan minum kopi jadi sebuah sistem membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di dalam atau luar ruangan kafe telah jadi faktor klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di th. 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang mengambil alih tekanan hawa bersama dengan uap pada th. 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso menjadi menyenangkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang kala itu tetap secara tak beraturan, lantas keluar berbagai inovasi yang lebih banyak di seluruh negeri. Semangat mendalam untuk tetap menyempurnakan kopi agar membangkitkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah terhadap mutu dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan setiap orang sepanjang hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini hanya ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona mampu dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling miliki nilai di dunia.

Asal usul kopi Kona mampu ditelusuri kembali ke tahun 1820-an, saat stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama dengan pagi yang benar-benar cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang memiliki rasa yang tidak seperti yang lain.

Salah satu daerah pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di daerah teduh terhadap ketinggian lebih kurang 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod tentang harga produk lebih kurang $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi terutama dikarenakan keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga gara-gara ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung pas pematangan selama musim. Banyak operasi besar di negara lain menggunakan cara mekanis, agar kopi mereka terhitung lebih dari satu biji yang sangat matang dan lebih dari satu biji yang belum matang.”

Cita rasa yang khas dan berkelanjutan menjadi energi tarik utama seorang pilih menikati kopi, meskipun bersama harga super mahal. Apakah kamu berani cobalah mencicipi salah satunya di atas?

Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_coffee_production
https://perfectdailygrind.com/
Smell the Coffee

Baca Juga :  Pemprov Babel tindak tegas warga pelanggar aturan pencegahan corona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

20 tahun dirilis, Coldplay restorasi video musik album "Parachutes"

20 tahun dirilis, Coldplay restorasi video musik album "Parachutes" Jakarta (ANTARA) - Coldplay merestorasi empat video musik di album perdana mereka yang bertajuk "Parachutes"...

Minggu, layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya ada di tiga lokasi

Minggu, layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya ada di tiga lokasi pelayanan SIM Keliling tersebut berlangsung mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan 15.00 WIBJakarta...

Yuk atasi kecemasan di fase normal baru dengan "mindfulness"

Yuk atasi kecemasan di fase normal baru dengan "mindfulness" Jakarta (ANTARA) - Ketenangan batin diperlukan dalam menghadapi situasi tak menentu yang telah terjadi akibat...

BEBERAPA HARGA KOPI DIPASARAN DUNIA

Bicara mengenai kopi, minuman ini selalu sanggup menghadirkan melankoli tersendiri bagi siapa saja, khususnya bagi para pengagum puisi dan diksi. Kopi seolah mempunyai...

Tips racik minuman dari mixologist, jumlah es hingga paduan sayur-buah

Tips racik minuman dari mixologist, jumlah es hingga paduan sayur-buah Es batu (Pixabay) Jakarta (ANTARA) - Tak perlu jauh-jauh pergi ke...
Baca Juga :  MENGENALBIJI KOPI TERKENAL DI SELURUH DUNIA